Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Viral Di Medsos Nenek Tinggal Sebatang Kara Dalam Gua di Makale Selatan, Begini Faktanya

Viral Di Medsos Nenek Tinggal Sebatang Kara Dalam Gua di Makale Selatan, Begini Faktanya

  • account_circle Cr1/NDL
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Nenek Sati saat di depan Gua bersama Kadis PRKP dan Lurah Pasang dan sejumlah kerabatnya. (Foto: CR1/NDL)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Beberapa waktu belakangan, vidio seorang nenek yang ditinggal sebatang kara dalam Gua di Keluarahan Pasang, Kecamatan Makale Selatan Tana Toraja beredar luas dan menuai keprihatinan dan beragam komentar dari pengguna sosial media.

Tidak sedikit dari komentar mempertanyakan status nenek serta keberadaan anak dan perhatian keluarga serta pihak-pihak terkait.

Jurnalis Kareba Toraja kemudian mendatangi nenek viral tersebut Kamis pagi 07 Mei 2026.

Dari hasil penelusuran Nenek tersebut diketahui bernama Sattu yang akrab dengan panggilan Nenek Sati.

Nenek Sati ternyata bukan sebatang kara melainkan mempunyai lima orang anak. Beberapa diantaranya tinggal di luar kampung, sementara lainnya masih tinggal di Kelurahan Pasang.

Sebelumnya, Nenek Sati memiliki rumah sendiri. Sayangnya, sekitar sebulan lalu, rumah nenek Sati terbakar. Hal tersebutlah yang membuatnya akhirnya memilih tinggal di Gua kecil dekat lokasi rumah yang telah terbakar tersebut.

Meski demikian, keluarga menyebut Nenek Sati tidak setiap hari tinggal di Gua tersebut. Ia hanya datang pada siang hari untuk mengurus kebunnya. Pada malam hari, Nenek Sati biasanya menginap di rumah anaknya di Surruk, Kelurahan Pasang.

“Berita yang viral itu katanya Nenek tiap malam ada di sini, Sebenarnya itu tidak betul. Kalau malam itu Nenek tinggal di anaknya yang ada di Surruk, memang kalau pagi dia datang di sini, tetapi kalo dikatakan tidur disini itu tidak benar,” ungkap Selniyanti, Cucu Nenek Sati.

Meski demikian, Ia tidak menampik bahwa hari pertama pasca kebakaran, Nenek Sati memang sempat tidur di Gua tersebut karena tidak mau meninggalkan lokasi rumahnya yang baru terbakar. Hal tersebut karena adanya pantangan (pemali) untuk langsung meninggalkan rumah yang terbakar.

“Memang perna tidur disini, satu malam, waktu rumahnya baru terbakar karena katanya orang Toraja bilang pamali untuk langsung meninggalkan rumah yang habis kebakaran,” jelasnya.

Pada saat yang sama, Nenek Sati mengatakan keinginannnya untuk terus tinggal di Gua kecil tersebut, namun dilarang oleh anak-anaknya.

“ la inde tarru’na, tapi nasengkena ronde liu anakku nakua andi’ muinde to, na titok komi ula’. Jadi male omo’ mamma’ lako anakku.( saya mau disini, tapi anak-anak saya melarang karena khawatir saya digigit ular, jadi saya tidur di rumah anak),” jelas Nenek Sati.

Di dekat lokasi tempat tinggal nenek Sati, juga telah ditemui tumpukan-tumpukan kayu untuk pembangunan ulang rumah nenek Sati. Kayu tersebut disebut disiapkan oleh anaknya untuk membangun ulang rumah untuk nenek Sati, hanya saja belum semuanya rampung karena di lokasi tempat akan mengambil bambu yang akan dijadikan tiang sedang ada acara duka.

Lurah Pasang, Deki Sumeke mengatakan pada saat musibah kebakaran terjadi, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala lingkungan untuk menyiapkan berkas nenek Sati untuk selanjutnya ditindaklanjuti ke Dinas Sosial. Laporannya juga telah ditindaklanjuti oleh pihak Dinas Sosial dan turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan pasca kejadian tersebut.

“Saat kebakaran itu, saya sudah tanya kepala lingkungannya untuk ambil berkasnya, KK dan KTP supaya dilaporkan ke Dinas Sosial. Tapi saat itu semua surat-suratnya tidak, jadi kami cari berkas-berkasnya di sini, akhirnya dapat. Jadi kami langsung laporkan dan saat itu ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial,” Jelas Deki Sumeke.

Kepada Kareba Toraja, keluarga menyebut beberapa waktu lalu, Nenek Sati  telah dikunjungi oleh jemaat Kasimpo serta BPS Gereja Toraja wilayah III Makale.

Dikatakannya pula bahwa BPS Gereja Toraja Wilayah III Makale juga telah berjanji untuk membantu proses pembangunan rumah dengan membantu pengadaan material bangunan. Rencananya, pihak BPS akan memasukkan material lain pada hari Senin mendatang.

“Pernah BPS datang, katanya mereka mau bantu. Hari Senin baru mereka masukkan bahan,” jelas Selniyanti.

Ditemui juga sedang berada di lokasi, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Daud Balalembang.

Daud Balalembang mengatakan akan segera berkoordinasi dengan pihak BPS untuk mendukung pembangunan rumah Nenek Sati. (*)

  • Penulis: Cr1/NDL
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satu Rumah Ludes Terbakar di Lembang Balepe’ Kecamatan Malimbong Balepe’

    Satu Rumah Ludes Terbakar di Lembang Balepe’ Kecamatan Malimbong Balepe’

    • calendar_month Ming, 12 Des 2021
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MALIMBONG — Satu unit rumah milik Mama Lika yang terletak di Kampung Battayan Lembang Balepe’ Kecamatan Malimbong Balepe’ ludes terbakar, Sabtu Siang 11 Desember 2021. Api yang begitu cepat membesar mengakibatkan rumah dengan cepat terbakar dan rata dengan tanah. Satu rumah yang ada disampingnya pun nyaris ikut terbakar beruntung warga dengan sigap bergotong royong […]

  • Warga Toraja Utara yang Ditahan/Diperjara di Rutan Makale Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

    Warga Toraja Utara yang Ditahan/Diperjara di Rutan Makale Terancam Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

    • calendar_month Sel, 1 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sejumlah warga Toraja Utara yang saat ini tengah menjalani penahanan atau hukuman di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Makale, atas kasus hukum yang dilakukannya, terancam tidak bisa menggunakan hak pilih pada Pilkada, 9 Desember 2020 mendatang. Mereka hanya bisa menggunakan hak pilih jika diizinkan dan dikawal petugas Rutan di TPS tempat […]

  • Instalasi Air Bersih Senilai Rp 5,3 Miliar Dibangun di Lembang Kaduaja

    Instalasi Air Bersih Senilai Rp 5,3 Miliar Dibangun di Lembang Kaduaja

    • calendar_month Rab, 26 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Proyek penyediaan air minum melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), saat ini tengah dilaksanakan di Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja. Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini merupakan inovasi pembiayaan infrastruktur dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). […]

  • Dijanjikan Kerja di Tembagapura, Tiga Warga Toraja Utara Tertipu

    Dijanjikan Kerja di Tembagapura, Tiga Warga Toraja Utara Tertipu

    • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Uang Hasil Penipuan Digunakan untuk Mabuk di Karaoke KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — RBA, 45 tahun, warga Lo’ko Uru, Kecamatan Rindingallo, ditangkap aparat Kepolisian Resor Toraja Utara, Selasa, 25 Mei 2021. Lelaki yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini ditangkap polisi atas laporan dugaan penipuan terhadap tiga orang calon tenaga kerja asal Toraja Utara. Keterangan yang diperoleh kareba-toraja.com […]

  • Anak T*bas Ibu Kandung Pakai P*r*ng di Makale, Tana Toraja

    Anak T*bas Ibu Kandung Pakai P*r*ng di Makale, Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Seorang pemuda berinisial IAK (18) nekat menebas ibu kandungnya, AT (36) menggunakan sebilah parang di Kasimpo, Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Senin, 2 Maret 2026. Akibat pembacokan itu, korban menderita beberapa luka serius pada kedua tangan, kaki, paha, dan luka gigitan pada lengan kanan dan punggung. Warga yang mendengar […]

  • Sebut Nomor 1 Tetap Juara 1, Zadrak – Erianto Singgung BPJS Gratis dan Nol Devisit

    Sebut Nomor 1 Tetap Juara 1, Zadrak – Erianto Singgung BPJS Gratis dan Nol Devisit

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Pasangan Zadrak – Erianto mendapatkan nomor undian 1 dalam pengundian nomor urut pada Pilkada Tana Toraja. (foto: Mon/kareba-toraja). KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tana Toraja menggelar pengundian nomor urut pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, Senin 23 September 2024 di Halaman Kantor KPU Tana Toraja. Pengundian nomor urut digelar sehari setelah […]

expand_less