Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Dijanjikan Kerja di Tembagapura, Tiga Warga Toraja Utara Tertipu

Dijanjikan Kerja di Tembagapura, Tiga Warga Toraja Utara Tertipu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 25 Mei 2021
  • comment 0 komentar
  • Uang Hasil Penipuan Digunakan untuk Mabuk di Karaoke

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — RBA, 45 tahun, warga Lo’ko Uru, Kecamatan Rindingallo, ditangkap aparat Kepolisian Resor Toraja Utara, Selasa, 25 Mei 2021.

Lelaki yang tidak memiliki pekerjaan tetap ini ditangkap polisi atas laporan dugaan penipuan terhadap tiga orang calon tenaga kerja asal Toraja Utara.

Keterangan yang diperoleh kareba-toraja.com dari Humas Polres Toraja Utara, menyebutkan RBA diamankan polisi karena menjanjikan pekerjaan di PT Freeport Tembagapura, Papua, kepada tiga warga Toraja Utara, atas nama Roby dan Yunus, keduanya warga Maruang, Kecamatan Sopai dan Yosapin, warga Randanbatu, Kecamatan Sanggalangi.

Selain menjanjikan pekerjaan, RBA juga memungut uang jutaan rupiah dari ketiga korban, dengan alasan untuk biaya pesawat dari Makassar ke Timika. Namun, pekerjaan yang dijanjikan itu tidak pernah ada.

Kronologi peristiwa dugaan penipuan tenaga kerja ini bermula pada sekitar Mei 2021,dimana terduga pelaku RBA berkunjung ke rumah seorang temannya di Randandanbatu, Kecamatan Sanggalangi. Kepada temannya itu, RBA menawarkan lowongan kerja di Tembagapua, Papua. RBA menyebut ada kakaknya berinisial ML, yang konon bisa memasukkan orang untuk bekerja di Tembagapura. Dan, untuk sampai di Tembagapura, calon tenaga kerja harus membayar uang sebesar Rp 2,7 juta untuk ongkos pesawat.

Tergiur dengan lowongan yang ditawarkan RBA, Papa Gare temannya itu, kemudian menghubungi tiga ponakannya untuk menerima tawaran kerja tersebut. Ketiga ponakannya, masing-masing Roby, Yunus, dan Yosapin, pun tergiur. Mereka kemudian menyetor uang kepada RBA pada waktu berbeda di bulan Mei 2021, masing-masing sebesar Rp 2,7 juta.

Namun, berdasarkan pengakuan RBA kepada polisi, uang yang disetor ketiga korban ini tidak digunakan untuk membeli tiket pesawat, tetapi dipakai minum-minim di karaoke ballo’ dan café.

Untuk mengelabui para korban, pada Kamis, 20 Mei 2021, RBA mengajak ketiga korban berangkat ke Makassar untuk selanjutnya menuju ke Timika. Namun sesampainya di Makassar, RBA beralasan bahwa istri kakaknya di Tembagapura meninggal dunia ditabrak mobil, sehingga mereka tidak bisa berangkat ke sana, karena kakaknya hendak mengantar jenazah istrinya ke Palopo.

RBA berjanji bahwa setelah kakaknya mengantar jenazah istrinya ke Palopo, nanti akan berangkat bersama ketiga korban ke Tembagapura. Mereka pun kembali ke Toraja. Meski terus diyakinkan oleh RBA, namun ketiga korban sudah tidak percaya. Mereka pun mengadu ke polisi.

“RBA sudah diamankan di rutan Polsek Rantepao. Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 378 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” terang Paur Humas Polres Toraja Utara, Ipda Agus Martopo, Selasa, 25 Mei 2021. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persekutuan Keluarga Tondon se-Papua Pegunungan Resmi Terbentuk

    Persekutuan Keluarga Tondon se-Papua Pegunungan Resmi Terbentuk

    • calendar_month Sen, 3 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAYAWIJAYA — Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan resmi melantik dan mengukuhkan Keluarga Tondon Se-Papua Pegunungan. Pelantikan tersebut digelar di Gedung Tongkonan Wamena, Jayawijaya, Minggu, 2 Juni 2024. Pelantikan itu juga turut dihadiri sejumlah pengurus dari pilar-pilar IKT Jayawijaya yang ada di Wilayah Papua Pegunungan serta disaksikan langsung Pj. Bupati Jayawijaya […]

  • Begini Modus Ibu Muda Asal Toraja Utara Menggandakan dan Mengedarkan Uang Palsu

    Begini Modus Ibu Muda Asal Toraja Utara Menggandakan dan Mengedarkan Uang Palsu

    • calendar_month Jum, 24 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Senin, 20 Juni 2022, aparat Kepolisian Resor Tana Toraja menangkap seorang wanita berusia 27 tahun, asal Sesean Suloara, Toraja Utara. Ibu muda berinisial AS alias MA ini ditangkap karena diduga mengedarkan uang palsu. AS alias MA ini ditangkap saat melakukan transaksi (transfer) di sebuah agen BRILink di Rantelemo, Kecamatan Makale Utara, Tana […]

  • Bolos Sekolah dan Terlibat Perkelahian, Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Beri Pembinaan ke Pelajar di Gandasil

    Bolos Sekolah dan Terlibat Perkelahian, Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Beri Pembinaan ke Pelajar di Gandasil

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 1Komentar

    Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Brigpol Martono Tajo sedang memberikan pembinaan kepada Pelajar yang bolos sekolah dan terlibat perkelahian. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN —Dalam upaya mencegah kenakalan remaja di kalangan pelajar, Bhabinkamtibmas Polsek Mengkendek Brigpol Martono Tajo melaksanakan kegiatan pembinaan kepada siswa SMK Negeri 2 Tana Toraja bertempat di Buntu, Kelurahan Benteng Ambeso, Kecamatan Gandangbatu […]

  • Sarwindye Biringkanae Gelar Konsultasi Publik Ranperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

    Sarwindye Biringkanae Gelar Konsultasi Publik Ranperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

    • calendar_month Jum, 11 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Sarwindye Tiranda Biringkanae menggelar kegiatan Konsultasi Publik tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin, di Warkop Okinawa Makale, Tana Toraja, Sabtu, 28 November 2020 lalu. Konsultasi Publik merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan dalam tahapan Rancangan Perda untuk mendapatkan masukan dari masyarakat. Sarwindye […]

  • Mantan Ketum PMKRI Minta Polri Usut Tuntas (Dugaan) Pembunuhan Gadis Asal Toraja di Morowali

    Mantan Ketum PMKRI Minta Polri Usut Tuntas (Dugaan) Pembunuhan Gadis Asal Toraja di Morowali

    • calendar_month Ming, 14 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI), Benidiktus Papa angkat suara menanggapi kasus tewasnya Agnes Retni Anggarini (25) di salah satu mess kontraktor, yang terletak di Desa Bahodopi, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 21.40 Wita, Sabtu, 13 Mei 2023. Beni, yang merupakan Ketua PP […]

  • Polemik Eksplorasi Geotermal di Bittuang; DPRD Menolak, Pemerintah Masih Abu-abu

    Polemik Eksplorasi Geotermal di Bittuang; DPRD Menolak, Pemerintah Masih Abu-abu

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle Cr1/Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jumat, 12 Maret 2026, ribuan massa yang menamakan diri Aliansi masyarakat Toraja Tolak Toraja Geothermal di Bittuang kembali melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Tana Toraja. Ini aksi demonstrasi yang kesekian kalinya digelar masyarakat untuk menentang rencana pemerintah pusat, dalam hal ini, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral […]

expand_less