Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Polisi Diminta Usut Tuntas Jaringan Mafia yang Diduga Jadi Penyebab Kelangkaan BBM di Toraja

Polisi Diminta Usut Tuntas Jaringan Mafia yang Diduga Jadi Penyebab Kelangkaan BBM di Toraja

  • account_circle Desianti/Monika Rante Allo
  • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Sejumlah sopir truk asal Tana Toraja mengamankan satu unit mobil tangki yang diduga mengangkut bahan bakar minyak illegal jenis solar di jalan poros Rantepao-Palopo, tepatnya di Tandung Nanggala, Kecamatan Nanggala, Toraja Utara, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Usai diamankan, truk tangki berwarna biru dengan nomor polisi DP 8120 UC bersama sopirnya dikawal menuju Mapolres Toraja Utara untuk diserahkan kepada polisi guna penanganan hukum lebih lanjut.

Aksi para sopir truk ini diduga karena kesal dengan kelangkaan bahan bakar minyak, terutama jenis solar di wilayah Tana Toraja dan Toraja Utara. Mereka menduga, truk tangka ini merupakan bagian dari jaringan pelangsir BBM illegal yang menghabiskan stok solar di SPBU-SPBU yang ada di Toraja Utara dan Tana Toraja. Dampak dari dugaan pelangsir ini membuat truk-truk yang beroperasi di Toraja mengalami kesulitan memperoleh solar. Antrian panjang truk-truk di SPBU, baik di wilayah Kabupaten Tana Toraja maupun Toraja Utara merupakan pemandangan rutin saban hari.

Aksi pelangsiran BBM subsidi jenis solar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ini sebenarnya bukan cerita atau isu semata. Faktanya, saat ini, Polres Tana Toraja tengah menangani kasus pelangsiran BBM yang terjadi di wilayah Tana Toraja. Terkini, Polres Tana Toraja menetapkan lagi tiga warga Toraja Utara menjadi tersangka dalam kasus penyalahgunaan BBM subsidi.

BERITA TERKAIT: Kasus Penyalahgunaan Solar Subsidi, Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Baru

Usai mobil tangki dan sopirnya diserahkan serta diterima oleh Polres Toraja Utara, para sopir berharap polisi bisa mengusut tuntas jaringan mafia yang menyebabkan kelangkaan BBM di Tana Toraja dan Toraja Utara.

Sopir Tangki Ditahan

Kepolisian Resor Toraja Utara bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait mobil tangki yang diduga membawa BBM illegal tersebut.

“Perkara tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan adanya kendaraan yang mengangkut BBM bersubsidi. Berdasarkan laporan tersebut, telah diamankan 1 unit mobil tangki berwarna biru dan sopir dengan inisial RN (42) untuk dilakukan pemeriksaan,” tegas IPTU Ruxon, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Saat ini, terduga pelaku RN beserta 1 unit armada mobil tangki telah berada di Mapolres Toraja Utara untuk menjalani rangkaian pemeriksaan hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, terduga pelaku terancam dijerat dengan sangkaan pasal tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak yang disubsidi pemerintah.

​”Saat ini penyidik masih melakukan proses hukum lanjutan dengan memeriksa saksi-saksi. Adapun dugaan pasal yang disangkakan yaitu dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan/atau niaga bahan bakar minyak/gas bersubsidi Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang, yang mengubah ketentuan Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas,” tegas IPTU Ruxon.

Diusut Tuntas

Menyikapi persoalan ini, pegamat sosial kemasyarakatan, Roy Rantepadang menyatakan bahwa polisi seharusnya bekerja lebih cepat dalam menangani laporan masyarakat.

Roy menduga, keluhan masyarakat soal adanya aktivitas pelangsiran BBM di SPBU-SPBU di Tana Toraja maupun Toraja Utara telah lama dilontarkan. Namun polisi terkesan lamban dalam menanggapinya.

“Akhirnya masyarakat bertindak sendiri. Menahan dan mengamankan truk tangki itu,” sebut Roy.

Lebih lanjut, Roy menyatakan bahwa aksi masyarakat ini mestinya menjadi cambuk bagi polisi untuk bekerja lebih cepat dalam merespon setiap gejala sosial yang terjadi dalam wilayahnya.

Roy juga menyarankan agar polisi mengusut tuntas kasus penyalahgunaan BBM subsidi ini. Bila perlu sampai ke bos mafianya, mesti dibongkar.

“Inilah saatnya bagi polisi untuk memperlihatkan kinerjanya kepada masyarakat. Apalagi Toraja Utara sekarang Kapolresnya baru. Saya yakin beliau akan konsen dan memberi atensi yang tinggi terhadap kasus ini,” pungkas Roy. (*)

  • Penulis: Desianti/Monika Rante Allo
  • Editor: Arsyad Parende

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Segera Dibangun Infrastruktur Pendukung Objek Wisata Megalit Kalimbuang Bori’

    Segera Dibangun Infrastruktur Pendukung Objek Wisata Megalit Kalimbuang Bori’

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —  Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Toraja Utara akan segera membangun infrastruktur pemukiman mendukung perkembangan objek wisata komplek megalit Kalimbuang Bori’ di Kecamatan Sesean dan objek wisata alam Tirotiku di Kecamatan Kapala Pitu. Rencana pembangunan infrastruktur permukiman untuk mendukung keberadaan kedua objek wisata ini dipaparkan oleh tim perencana dan pejabat pembuat komitmen […]

  • Napak Tilas Kenang A.A van de Loosdrecht, 110 Pemuda Akan  Berlari 11.0 Kilometer

    Napak Tilas Kenang A.A van de Loosdrecht, 110 Pemuda Akan Berlari 11.0 Kilometer

    • calendar_month Jumat, 3 Mar 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 110 pemuda gabungan  dari berbagai komunitas olahraga Toraja dan Palopo akan berlari sejauh 11.0 kilometer dalam napak tilas mengenang martir Antonie Aris van de Loosdrecht, Sabtu, 4 Maret 2023 besok. Antonie Aris van de Loosdrecht adalah seorang pekabar Injil atau Zendeling asal Belanda yang pertama tiba di Toraja sekitar tahun 1913. […]

  • Sekian Lama Bertahan di Gubuk, Kini Anak SMA di Seko, Luwu Utara Akan Miliki Asrama

    Sekian Lama Bertahan di Gubuk, Kini Anak SMA di Seko, Luwu Utara Akan Miliki Asrama

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SEKO — Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja berkolaborasi dengan BPMSW GKI Sinwil Jawa Barat, akan membangun asrama untuk anak sekolah tingkat SMA di Seko, Luwu Utara. Melalui GKI Samanhudi, pembangunan asrama tersebut direncanakan akan dibangun di tanah seluas 600 meter persegi milik Gereja Toraja yang berlokasi di Eno, Kecamatan Seko. Pembangunan asrama ini […]

  • Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni Hadiri Festival Hutan Toraja di Nanggala

    Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni Hadiri Festival Hutan Toraja di Nanggala

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Desianti/Im
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Raja Juli Antoni menghadiri Festival Hutan Toraja di Hutan Kemasyarakatan Tandung Nanggala Lestari Sangullele, Sabtu, 14 Juni 2025. Selain Raja Juli Antoni, Festival Hutan Toraja ini juga dihadiri Staf Khusus Presiden, Grace Natalie yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Festival Hutan Toraja (FHT) digelar […]

  • Kios Souvenir di Pintu Gerbang Salubarani Diobrak-abrik OTK, Diduga Rombongan Penjemput Jenazah

    Kios Souvenir di Pintu Gerbang Salubarani Diobrak-abrik OTK, Diduga Rombongan Penjemput Jenazah

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kios Souvenir di Pintu Gerbang Perbatasan Tana Toraja di Salubarani diobrak-abrik OTK, Diduga Rombongan Penjemput Jenazah   KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Aksi tak terpuji diduga dilakukan oleh sekelompok penjemput jenazah yang sedang melakukan penjemputan jenazah di Gapura Pintu Gerbang Tana Toraja di Kelurahan Salubarani Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja. Kios Souvenir warga yang menjual berbagai […]

  • Tak Punya Keluarga, Dinas Sosial Tana Toraja Fasilitasi Pemakaman Seorang Warga Makale

    Tak Punya Keluarga, Dinas Sosial Tana Toraja Fasilitasi Pemakaman Seorang Warga Makale

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Proses pemakaman jenazah warga Makale yang tak punya keluarga. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Seorang Warga bernama Yadi alias Unyil alias Manggasa’ Warga Palili Kelurahan Lamunan Kecamatan Makale Tana Toraja dilaporkan meninggal dunia di RSUD Lakipadada Kamis 08 Oktober 2026. Yadi yang berprofesi sebagai sopir ini tutup usia setelah menjalani perawatan medis sejak 27 […]

expand_less