Longsor di Jalan Poros Makale-Rantepao; 2 Rumah Tertimbun, Air Sungai Meluap Ganggu Kelancaran Lalu Lintas

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Dua unit rumah milik warga di jalan poros Makale-Rantepao, tepatnya di lingkungan Lion, Kelurahan Lion Tondok Iring, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja tertimbun longsor, Kamis, 9 Mei 204 dini hari.

Longsor yang terjadi sekitar pukul 01.45 Wita itu membuat dua rumah milik Natsir atau Papa Apeng dan Ne’ Tibe, mengalami kerusakan cukup parah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, material longsor menimbun sebuah sungai kecil, Sungai Pala’-Pala’, yang menyebabkan air meluap ke jalan raya dan permukiman warga.

Jurnalis KAREBA TORAJA, Lexi K, yang tinggal di dekat lokasi kejadian dan rumahnya menjadi salah satu yang terendam banjir, mengatakan longsor terjadi dua kali.

Baca Juga  Turun ke Level 2, Ini Aturan Terbaru PPKM di Kabupaten Toraja Utara

“Pas longsor pertama sekitar pukul 23.30 Wita, penghuni rumah sudah terbangun dan menghindar. Longsor kedua terjadi sekitar pukul 01.45 Wita, itu longsor yang cukup besar sehingga membuat sebagian bangunan rumah rusak,” tutur Lexi.

Lexi mengatakan, selain merusak rumah warga, air sungai yang meluap ke jalan akibat tertutup material longsor menggenangi sejumlah rumah warga yang ada di sekitarnya.

Hingga Kamis, 9 Mei 2024 siang, luapan air Sungai Pala’-Pala’ masih menggenangi sebagian badan jalan poros Makale-Rantepao. Sejumlah petugas dari BPBD, TNI, dan Polri berupaya mengevakuasi material longsor yang menutupi badan sungai.

Lokasi longsor ini hanya berjarak sekitar 100 meter dari titik longsor yang terjadi pada 9 April 2024 yang lalu, yang menyebabkan lalu lintas terputus selama dua hari. (*)

Baca Juga  Ada Dua Batu Besar, Evakuasi Material Longsor di Sereale Butuh Waktu 3-4 Hari

Penulis: Indra
Editor: Arthur

Komentar