Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pemkab Toraja Utara Pekerjakan Ratusan TKD Kesehatan Tanpa Digaji

Pemkab Toraja Utara Pekerjakan Ratusan TKD Kesehatan Tanpa Digaji

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 4 Mei 2023
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mempekerjakan sebanyak 170 tenaga kesehatan tanpa digaji selama tahun 2022. Ketika diangkat atau di-SK-kan kembali tahun 2023, hingga Maret, mereka juga belum digaji.

Tenaga kesehatan yang tidak mendapat gaji selama tahun 2022 itu bekerja pada beberapa Puskesmas di Toraja Utara dan RSUD Pongtiku.

Dalam Surat Keputusan (SK) Nomor xxx.x /I/2022 tentang Perpanjangan Masa Kerja Tenaga Kontrak Daerah Lingkup Kabupaten Toraja Utara Tahun 2022 disebutkan bahwa setiap TKD yang mendapat SK tersebut diberi honor atau gaji sebanyak Rp 1 juta per bulan.

“Namun, selama 12 bulan di tahun 2022, kami tidak pernah menerima gaji,” keluh seorang TKD perawat yang tidak mau ditulis namanya.

Terkait ratusan TKD yang tidak dibayar gajinya tahun 2022 itu dibenarkan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan, Irawati dan Kepala Sub Bagian Kepegawaian Dinas Kesehatan, Hesriani Kala’, saat dikonfirmasi Kamis, 4 Mei 2023.

Menurut Hesriani, TKD yang tidak sempat dibayarkan gajinya tahun 2022 itu merupakan TKD susulan, yang SK-nya keluar kemudian. Sebelumnya, Bupati sudah mengeluarkan SK kepada 308 TKD. Kemudian menyusul 170 TKD.

“Yang 308 orang itu dibayar gajinya, full 12 bulan. Yang tidak sempat dibayarkan itu yang 170 orang gelombang kedua,” tutur Hesriani.

Sekretaris Dinas Kesehatan, Irawati menambahkan, penyebab tidak terbayarkannya gaji 170 TKD tersebut adalah tidak tercapainya target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Gaji TKD itu sumbernya kan dari PAD. Kalau PAD tidak tercapai, ya tidak tidak mungkin diambil dari sumber lain,” kata Irawati.

Meski begitu, lanjut Irawati, pihak Dinas Kesehatan sudah mengusulkan kembali biaya gaji TKD yang tak terbayarkan itu menjadi utang dalam APBD tahun 2023.

“APBD tahun 2023 itu disahkan sebelum akhir tahun 2022. Nah, gaji TKD yang 170 orang ini baru masuk saat akhir tahun, sehingga tidak masuk di APBD induk. Tetapi setelah ada pemeriksaan BPK, gaji TKD itu dimasukkan sebagai utang yang mesti dibayarkan pada tahun 2023. Kami sudah usulkan itu. Sudah dikonsultasikan juga ke Inspektorat dan Inspektorat setuju,” terang Irawati.

Menurut Irawati, jika usulan mereka dimasukkan oleh DPKAD dalam bentuk utang, meskipun tidak masuk dalam APBD induk, tetapi bisa dibayarkan pada APBD Perubahan tahun 2023.

“Harapan kita, ya itu masuk ke utang. Supaya gajinya teman-teman TKD itu bisa dibayarkan tahun ini,” pungkas Irawati. (*)

Penulis: Arthur
Editor: Desianti

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Henry Arie Pongrekun Sebut Stunting dan Kemiskinan Bisa Diatasi dengan UMKM

    Henry Arie Pongrekun Sebut Stunting dan Kemiskinan Bisa Diatasi dengan UMKM

    • calendar_month Sab, 20 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Angka stunting dan kemiskinan yang sangat tinggi di Kabupaten Tana Toraja menimbulkan keprhatinan banyak pihak. Termasuk salah satu bakal calon Bupati, Henry Arie Pongrekun. Henry menganggap masalah stunting dan kemiskinan di Tana Toraja merupakan hal yang sangat serius. “Saya terus terang terkejut terkejut dan sangat sedih melihat besarnya data angka kemiskinan dan […]

  • TERKINI: Potongan Tubuh Korban Longsor Palangka, Total Korban Meninggal 17 Orang

    TERKINI: Potongan Tubuh Korban Longsor Palangka, Total Korban Meninggal 17 Orang

    • calendar_month Sel, 16 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pencarian terhadap potongan tubuh (kepala) salah satu korban longsor di Palangka, Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Tana Toraja, membuahkan hasil pada pencarian hari ketiga, Selasa, 16 April 2024 pagi. Informasi ini diperoleh KAREBA TORAJA dari Tim Basarnas yang melakukan pencarian pada Selasa, 16 April 2024 pagi. Dengan begitu, semua korban maupun potongan tubuh […]

  • Lagi, KPA Anak Rimba Toraja Bangun WC Untuk Warga Kurang Mampu di Salubarani

    Lagi, KPA Anak Rimba Toraja Bangun WC Untuk Warga Kurang Mampu di Salubarani

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Kelompok Pencinta Alam (KPA) Anak Rimba Toraja kembali membangun satu unit WC untuk warga kurang mampu di Kecamatan Gandangbatu Sillanan melalui program “Gerakan Seribu Jamban”. KPA Anak Rimba Toraja bangun satu unit WC untuk Fitri dan Irda, dua bersaudara warga kurang mampu yang tinggal di Kelurahan Salubarani Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, […]

  • SMP se-Tana Toraja Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar)

    SMP se-Tana Toraja Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar)

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Foto Bersama Bupati, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala BNNK Tana Toraja, Guru dan Siswa SMP setelah Deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (BERSINAR). (Foto-Diskominfo).   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba semakin gencar digaungkan di Kabupaten Tana Toraja. Salah satunya melalui deklarasi Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) yang dilakukan seluruh sekolah tingkat SEkolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Tana […]

  • Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Toraja ditolak Koalisi Mahasiswa Toraja. Alasannya, beberapa pasal dalam Ranperda RTRW itu dinilai kontradiktif. Salah satu contoh, wilayah adat yang masuk dalam kategori hutan konservasi dan  cagar budaya, tetapi dalam waktu yang sama juga dikategorikan sebagai kawasan industri dan pertambangan. […]

  • Kasus Pencurian Toko Terjadi Lagi di Makale, Korban Kehilangan Uang Puluhan Juta Rupiah

    Kasus Pencurian Toko Terjadi Lagi di Makale, Korban Kehilangan Uang Puluhan Juta Rupiah

    • calendar_month Sen, 29 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kasus pencurian kian marak saja terjadi di Tana Toraja dan Toraja Utara dalam beberapa waktu terakhir ini. Beruntung, polisi terus melakukan upaya agar kasus-kasus ini terungkap. Terbaru, kasus pencurian terjadi di salah satu toko milik warga di Kelurahan Kamali Pentalluan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Jumat, 27 Mei 2023. Pelaku berhasil membawa […]

expand_less