Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi » Padi Hasil Penelitian UKI Toraja mulai Panen, Bupati Toraja Utara: Upaya Nyata Dukung Ketahanan Pangan

Padi Hasil Penelitian UKI Toraja mulai Panen, Bupati Toraja Utara: Upaya Nyata Dukung Ketahanan Pangan

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
  • comment 0 komentar

Bupati Toraja Utara Hadiri Panen Padi Varietas Baru Hasil Penelitian UKI Toraja. (Foto: Multimedia UKI Toraja)

 

 

KAREBA-TORAJA.COM, TIKALA —- Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) akhirnya melaunching Panen Padi Perdana hasil penelitian dan pengembangan padi lokal yang ditanam pada akhir November 2025 lalu.

Panen perdana Padi Varietas Baru hasil penelitian dan pengembangan UKI Toraja yang ditanam di Barana’, Kecamatan Tikala Toraja Utara dipanen Rabu 11 Maret 2026.

Kegiatan panen padi hasil penelitian dan pengembangan UKI Toraja ini dihadiri langsung Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong.

Turut hadir dalam panen perdana tersebut, Rektor UKI Toraja Prof. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak., CA, Prof. Dr. Ir. Yusuf L. Limbongan, MP (akademisi dan peneliti Indonesia di bidang agroteknologi UKI TORAJA), Ketua TP PKK Toraja Utara Damayanti Batti, Wakil Ketua TP PKK Toraja Utara Jeni R. Popang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toraja Utara Pretty Lamban Gasong, Kepala SMA Kristen Barana Marten Kala’ Lembang, segenap sivitas akademika UKI Toraja.

Varietas padi tipe baru ini dikembangkan UKI Toraja melalui program Hilirisasi Riset Padi Berbasis Kearifan Lokal dan Inovasi Pertanian Menuju Ketahanan Pangan.

Padi varietas baru ini mulai dikembangkan UKI Toraja dengan menanam padi di area persawahan Manggala Hills Lembang Uluway Barat Kecamatan Mengkendek Tana Toraja yang berada di ketinggian diatas 1.000 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL) dan di Area Persawahan Barana’ Kecamatan Tikala Toraja Utara, pada 22 November 2025 lalu.

Padi varietas baru yang dikembangkan UKI Toraja ini adalah hasil persilangan antara padi unggul lokal Toraja yakni jenis padi bau’, kombong, lallodo, ambo’ dan lea dengan padi tipe baru dengan genotipe padi merah, hitam dan putih aromatik.

Keunggulan dari varietas padi baru ini adalah berumur genjah (panen cepat 90 – 105 Hari Setelah Tanam/HST), toleran suhu rendah (cocok dengan iklim Toraja yang berada diatas ketinggian antara 800 – 1400 MDPL) dan memiliki berproduksi tinggi (diatas 7 Ton/Hektare)

Dalam sambutannya, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan penelitian dan pengembangan pertanian ini dapat menghasilkan panen padi perdana yang memberikan harapan baru bagi peningkatan produksi pangan di daerah.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Toraja Utara.

Dedi sapaan akrab Frederik Victor Palimbong menegaskan bahwa potensi pertanian di Toraja Utara harus terus dikembangkan agar daerah tidak bergantung pada pasokan pangan dari wilayah lain.

Dedi juga mendorong keterlibatan generasi muda melalui program petani milenial sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat.

Ia berharap produksi padi per hektare dapat meningkat dari rata-rata 6–8 ton menjadi hingga 9 ton per hektare melalui inovasi teknologi pertanian dan pengelolaan yang lebih modern.

“Terima kasih kepada UKI Toraja dan SMA Kristen Barana’ yang telah mendukung pengembangan sektor pertanian di Toraja Utara. Kolaborasi antara Pemerintah, Akademisi, dan Masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Dedi

Kegiatan panen padi perdana ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pengembangan inovasi pertanian berbasis riset yang berkelanjutan di Kabupaten Toraja Utara, sekaligus menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Sementara itu, Rekto UKI Toraja Prof. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak., CA mengatakan bahwa padi lokal varietas baru ini merupakan hasil penelitian dari Prof Yusuf L.Limbongan selaku peneliti UKI Toraja.

Prof Oktavianus mengatakan saat ini UKI Toraja sedang mencanangkan program strategis penelitian sampai pada hilirisasi.

“Jadi penelitian itu tidak hanya dipublikasikan, tetapi kemudian bagaimana penelitian itu dapat berdampak melalui program hilirisasi penelitian. penelitian-penelitian yang berbasis produk” urai Prof Oktavianus.

Prof. Dr. Ir. Yusuf Limbongan M.P selaku Wakil Rektor Bidang Riset, Publikasi dan Inovasi mengatakan pengembangan padi varietas baru UKI Toraja ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memberi nilai tambah pada sektor agrowisata, seperti sawah terasering indah, paket wisata pertanian, dan produk beras khas Toraja yang dapat menjadi suvenir unggulan.

“Program ini juga selaras dengan arah pembangunan daerah dalam penguatan ketahanan pangan, inovasi pertanian dan integrasi budaya lokal” urai Prof Yusuf Limbongan.

Prof Yusuf Limbongan mengatan Program ini dirancang untuk menciptakan inovasi pertanian yang bernilai ekonomi tinggi bagi masyarakat Toraja, sekaligus memperkuat sektor pariwisata melalui pengembangan varietas padi khas dataran tinggi melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, kelompok tani dan pelaku wisata.

Dengan padi varietas baru UKI Toraja ini nantinya diharapkan Toraja dapat memiliki ikon pangan lokal yang unggul, berdaya saing dan mencerminkan identitas budaya yang kuat. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tim INA Garuda Mine Rescue yang Dilatih Putra Toraja Harumkan Nama Indonesia Pada Kompetisi MERC di Australia

    Tim INA Garuda Mine Rescue yang Dilatih Putra Toraja Harumkan Nama Indonesia Pada Kompetisi MERC di Australia

    • calendar_month Rab, 29 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Tim INA Garuda Mine Rescue berhasil mengharumkan nama Indonesia pada kompetisi Mining Emergency Response Competition (MERC) di Perth, Autralia. Pada kompetisi MERCH yang digelar selama tiga hari (24-26 November 2023) di Taman Langley Kota Perth, Australia itu, Tim INA Garuda Mine Rescue berhasil memenangkan beberapa kategori. Adapun kategori yang mereka raih adalah […]

  • Asdep SDM Pariwisata Kemenko Marves dan Anggota DPRD Sulsel Kunjungi Toraja Highland Festival

    Asdep SDM Pariwisata Kemenko Marves dan Anggota DPRD Sulsel Kunjungi Toraja Highland Festival

    • calendar_month Kam, 7 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Asisten Deputi Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Hermin Esti Setyowati, mengunjungi pameran UMKM, yang dilaksanakan pada event Toraja Highland Festival (THF) di Lapangan Bakti Rantepao. Saat berkunjung, Hermin Esti Setyowati didampingi anggota DPRD Provinsi Sulsel, John Rende Mangontan dan Kepala Bidang Hubungan […]

  • Siswi SMP dari Daerah Terpencil Toraja Utara Ini Lolos Olimpiade Sains Nasional Tahun 2024

    Siswi SMP dari Daerah Terpencil Toraja Utara Ini Lolos Olimpiade Sains Nasional Tahun 2024

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bersekolah di kampung dengan fasilitas belajar yang minim tidak membuat Marselina Jasmin patah semangat. Kondisi itu bahkan menjadi pemicu semangatnya untuk berprestasi. Ya, Marselina Jasmin adalah siswi Kelas 8 SMP Negeri 3 Balusu Satap. Lokasi sekolah ini ada di Lembang (Desa) Karua, Kecamatan Balusu, Kabupaten Toraja Utara. Marselina Jasmin, yang merupakan putri […]

  • Jelang Hari H Pilkada, Rinto Ajak Warga Jangan Golput dan Patuhi Protokol Kesehatan

    Jelang Hari H Pilkada, Rinto Ajak Warga Jangan Golput dan Patuhi Protokol Kesehatan

    • calendar_month Sen, 30 Nov 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Menjelang masa tenang Pilkada Toraja Utara, tiga pasangan calon yang berkompetisi terus melakukan berbagai upaya untuk memikat hati pemilih untuk memberikan hak suara kepadanya pada 9 Desember 2020 mendatang. Salah satu cara yang ditempuh oleh Calon Bupati Toraja Utara, Yosia Rinto Kadang adalah menyisir daerah-daerah terpencil di sejumlah kecamatan. Salah satunya adalah […]

  • Partai Nasdem Toraja Utara Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Restorasi dan Kepedulian Sosial

    Partai Nasdem Toraja Utara Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Restorasi dan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Gabriel Steven/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Toraja Utara menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Partai Nasdem dengan penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial. Acara yang berlangsung meriah ini dipusatkan di halaman Sekretariat DPD Nasdem Toraja Utara, dihadiri oleh jajaran pengurus, kader, simpatisan, serta masyarakat sekitar, Selasa, 11 November 2025. Puncak […]

  • 7 Hari Menghilang, Warga Mappak Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terseret Arus Sungai

    7 Hari Menghilang, Warga Mappak Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Terseret Arus Sungai

    • calendar_month Kam, 18 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAPPAK — Warga Lembang Miallo, Kecamatan Mappak, Tana Toraja, Bongga, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, Rabu, 17 November 2021. Bongga ditemukan di wilayah Desa Misakada, Kabupaten Pinrang, setelah 7 hari dinyatakan hilang. Almarhum Bongga diduga terseret arus sungai Miallo, pada Rabu, 10 November 2021 lalu, saat hendak menyebrang sungai untuk memberi makan ternak peliharaannya. […]

expand_less