Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Meski Keterangannya Diragukan Polisi, Pihak Keluarga Kukuh Orang Tua Mereka Dirampok di To’pinus

Meski Keterangannya Diragukan Polisi, Pihak Keluarga Kukuh Orang Tua Mereka Dirampok di To’pinus

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 20 Agt 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pihak keluarga korban begal atau perampokan di To’pinus, jalan poros Ulusalu-Bittuang, yang terjadi pada Jumat, 30 Juli 2021 yang lalu, bersikukuh bahwa orang tua mereka dirampok. Polisi mestinya tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.

“Sejak awal, kami pihak keluarga menyerahkan dan percayakan sepenuhnya kasus ini kepada aparat yang berwenang. Terkait keraguan polisi terhadap keterangan korban, itu terkesan terburu-buru, karena penyelidikan masih dilakukan,” ujar Tigon, menantu korban Tulak Papang Langi’, saat dimintai pendapatnya, Jumat, 20 Agustus 2021.

Menurut Tigon, sesuai hasil penyelidikan polisi yang digelar di Pasar Bolu beberapa pekan lalu, jelas terlihat atau diketahui bahwa korban Tulak Papang Langi’ mengantongi uang hasil jualan kerbau dan dibawa pulang.

Meski begitu, Tigon mengakui ada kekeliruan informasi, baik yang disampaikannya kepada polisi saat melaporkan peristiwa perampokan tersebut, maupun kepada wartawan.

“Memang pernyataan pertama saya dan pihak keluarga waktu itu agak keliru karena saya katakan uang yang dibawa Bapak (Tulak Papang Langi’) sebesar Rp 75 juta, padahal jumlah sebenarnya Rp 46.700.000. Itu juga sesuai hasil penyelidikan kepolisian di Pasar Bolu,” jelas Tigon.

Menurut Tigon, pihak keluarga yakin bahwa orang tua mereka dirampok di To’pinus. Dan pihak keluarga maupun korban selalu siap untuk dimintai keterangan sehubungan dengan kasus tersebut.

“Kami keluarga siap dan sangat mendukung kelanjutan penyelidikan kasus tersebut sampai ditemukannya titik terang. Bahkan kami sangat berharap pihak kepolisian bisa mengungkap dan menemukan pelakunya,” tegas Tigon.

Tigon juga mengatakan bahwa beberapa hari lalu, pihak keluarga mengundang aparat kepolisian ke kediaman mereka di Tabang, Mamasa, untuk meyakinkan polisi bahwa orang tua mereka benar-benar dirampok.

“Dan sebelum aparat kepolisian meninggalkan kediaman kami pada waktu itu, kami berpesan dan sangat mengharapkan sekiranya segera mengungkap dan menemukan pelakunya,” pungkas Tigon. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Untuk ASN Toraja Utara: Tidak Disiplin, TPP Taruhannya!

    Untuk ASN Toraja Utara: Tidak Disiplin, TPP Taruhannya!

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bukan dengan marah-marah atau “menghukum” di depan umum, Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, akan mengatensi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebagai salah satu instrumen untuk mendisiplinkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Toraja Utara. “TPP akan betul-betul saya beri atensi, kalau ada yang main-main, tidak disiplin, ya tahu diri,” tegas Frederik […]

  • Harumkan Tana Toraja di Event Skateboard Sulselbar, Surya Saputra Harap Perhatian Pemda

    Harumkan Tana Toraja di Event Skateboard Sulselbar, Surya Saputra Harap Perhatian Pemda

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Surya Saputra (tengah) saat menerima sertifikat penghargaan juara kategori long ollie event Antween Fest 2026. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, PAREPARE  — Event Skateboard tahunan yang diselenggarakan dalam rangkaian Antween Fest 2026 di Kota Parepare Sulawesi Selatan 26 Juli 2026 kembali mengharumkan nama Tana Toraja lewat aksi Surya Saputra. Talenta muda Tana Toraja dari olahraga skateboard […]

  • Berperan Besar Menekan Angka Covid-19, Lima Orang di Tana Toraja Terima Penghargaan dari Kapolda Sulsel

    Berperan Besar Menekan Angka Covid-19, Lima Orang di Tana Toraja Terima Penghargaan dari Kapolda Sulsel

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Lima tokoh Toraja, yakni Bupati, Pimpinan BUMN, dan tiga dokter menerima penghargaan dari Kapolda Sulsel karena dianggap berjasa dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polres Tana Toraja. Penghargaan kepada Bupati Tana Toraja diserahkan oleh Kapolda Sulsel melalui Kapolres Tana Toraja kepada Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung di Rumah Jabatan Bupati […]

  • Satgas Covid-19 Tana Toraja Dapat Bantuan 5000 Pic Rapid Test Antigen dari BNPB

    Satgas Covid-19 Tana Toraja Dapat Bantuan 5000 Pic Rapid Test Antigen dari BNPB

    • calendar_month Senin, 28 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui Satuan Tugas Covid-19 menerima bantuan 5000 pic Rapid Test Antigen SD Biosensor dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 5000 pic alat Rapid Test Antigen ini sudah tiba di Posko Satgas Covid-19 Tana Toraja dan diterima Kepala BPBD Tana Toraja, Alfian Andi Lolo, Senin, 28 Desember 2020 petang. […]

  • Mantan Ketua BPS Gereja Toraja, Pdt. Musa Salusu Serahkan Dukungan Calon Anggota DPD RI

    Mantan Ketua BPS Gereja Toraja, Pdt. Musa Salusu Serahkan Dukungan Calon Anggota DPD RI

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Mantan Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dua periode, Pdt Musa Salusu, M. Th, resmi menyerahkan KTP dukungan dari masyarakat untuk menjadi bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dari Sulawesi Selatan. Ketua Umum BPS Gereja Toraja, periode 2011-2016 dan 2016-2021 itu membawa 7.940 KTP dukungan awal dari […]

  • Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Ditutut 6 Tahun Penjara, Hak Politiknya Dicabut

    Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah Ditutut 6 Tahun Penjara, Hak Politiknya Dicabut

    • calendar_month Selasa, 16 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut terdakwa dugaan korupsi dana infrastruktur, Gubernur Sulsel Nonaktif, Nurdin Abdullah, 6 tahun penjara dan pidana tambahan berupa uang penganti Rp 7 miliar. JPU KPK juga menuntut agar hakim mencabut hak politik Nurdin Abdullah. Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK dengan […]

expand_less