Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Antisipasi Hoax, FKIP UKI Toraja dan Mafindo Gelar “Tular Nalar” di SMA Pelita Rantepao

Antisipasi Hoax, FKIP UKI Toraja dan Mafindo Gelar “Tular Nalar” di SMA Pelita Rantepao

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Di zaman digital saat ini, semua orang bisa berbagi apa saja dengan cepat, mudah, dan instan. Padahal tidak semua pesan teks berantai, berita, konten viral tersebut relevan buat hidup kita dan bisa dipercaya kebenarannya. Itu sebabnya literasi media dan digital sangat penting.

Tular Nalar adalah sebuah situs pembelajaran daring untuk meningkatkan kompetensi literasi digital dengan kemampuan berpikir kritis.

Tular Nalar, program pelatihan literasi digital yang diinisiasi oleh MAFINDO dan didukung oleh Google.org, dengan Love Frankie sebagai mitra pelaksana, telah muncul sebagai platform online pembelajaran utama yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi dan menyikapi hoaks melalui literasi digital dan pemikiran kritis. Dikembangkan bekerja sama dengan Institut Kebudayaan dan Kemanusiaan MAARIF pada tahap awal, Tular Nalar telah mengalami pertumbuhan yang pesat dalam tiga tahun ini, dengan preferensi khusus untuk melibatkan first-time voters pre-lansia, dan lansia.

Untuk meningkatkan literasi digital dan mengantisipasi hoax, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, FKIP UKI Toraja bekerja sama dengan Mafindo serta PBI UKI Toraja menggelar kelas sekolah kebangsaan di SMA Pelita Rantepao, Sabtu, 24 Agustus 2024.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung di aula dan sekitar lingkungan sekolah SMA Pelita Rantepao. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik  FKIP UKI Toraja, Tadius, S.Pd., M.Pd.

Kegiatan dihadiri PiC Sushy Teko Patanduk, S.S., M.Pd. dan Kepala Sekolah SMA Pelita, Nikodemus Saung Paleallo, S.Pd.Gr.

Kegiatan ini dihadiri oleh 102 siswa sebagai peserta pelatihan dengan tim pelaksana 10 fasilitator dan 6 anggota tim dari pihak  UKI Toraja.

Setelah sambutan diteruskan dengan membentuk para siswa dalam 10 kelompok, tiap kelompok terdiri dari 10-11 siswa dengan 1 fasilitator.

Materi pelatihan dipresentasikan dalam beberapa segmen dan diselingi game. Kemudian acara ditutup dengan agenda post-test, penyerahan door prize dan makan siang bersama.

Kepala SMA Pelita Rantepao, Nikodemus Saung Paleallo, S.Pd., Gr, menyatakan sangat beryukur sekolahnya terpilih dari banyaknya sekolah yang lain untuk melaksanakan kelas kebangsaan ini.

“Dan kebetulan tema P5 yang akan kami usung adalah demokrasi yang ada kaitannya dengan kegiatan kita hari ini,” kata Nikodemus.

Nikodemus menyambut baik kegiatan ini dan bersyukur bahwa sekolah yang dipimpinnya bisa dipilih sebagai mitra. “Dalam hal ini membantu misi sekolah yang bukan hanya melaksanakan kegiatan belajar dalam sekolah tapi juga kegiatan luar serta mendukung program P5 dengan tema demokrasi,” ujarnya.

Sementara itu, PiC PBI UKI Toraja, Sushy Teko Patanduk, S,S., M.Pd, merasa bersyukur bahwa proposal UKI Toraja ke Tular Nalar Mafindo dan pihak mitra, SMAS Pelita Rantepao dapat disetujui. Serta pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini. Hal ini ditandai dengan antusias para peserta dalam mengikuti pelatihan dan hasil refleksi yang mereka tuliskan di sticky note.

“Terima kasih pihak Tular Nalar Mafindo telah menjadi sponsor dalam kegiatan ini dan kita tetap berupaya bersama untuk memberikan edukasi bagi calon pemilih khususnya bagi adik-adik SMA sebagai pemilih pemula. Menularkan informasi yang benar dan sesuai faktanya. Menjadi calon pemilih yang cerdas dan dapat berpikir logis tanpa menyebar hoaks,” ungkap Sushy Teko Patanduk.

Beberapa siswa yang dimintai refleksinya terkait kegiatan ini menyatakan sangat banyak hal yang mereka ketahui dari kegiatan ini dari sebelumnya tidak tahu. Dengan kegiatan ini, mereka juga menjadi lebih paham tentang bagaimana itu Pemilu, Demokrasi, dan berita hoaks dan lain sebagainya.

“Yang saya dapatkan kita harus menganalisa berita supaya kita tidak menyebarkan berita hoaks, harus berpikir logis,” ungkap seorang siswa.

Beberapa siswa lain menyebut kegiatan ini bisa membuka cakrawala berpikir mereka bagaimana cara menerima dan menyampaikan informasi dengan dengan benar. Mereka pun jadi tidak mudah percaya dengan berita hoaxs, tidak muda terpengaruh dengan provokator dan memilih pemimpin dengan hati nurani dan logika.

Tentang Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO)

Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) adalah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memerangi misinformasi dan hoaks. Berdiri pada tahun 2016, MAFINDO memiliki lebih dari 95.000 anggota online dan 1.000 sukarelawan. MAFINDO memiliki 20 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia dan mencakup berbagai bidang, termasuk namun tidak terbatas pada pencegahan hoax, hoax busting, edukasi publik, seminar, lokakarya, advokasi, pengembangan teknologi anti-hoax, penelitian, dan keterlibatan sosial di tingkat akar rumput. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor, Gereja Terancam Ambruk, Jalan Poros Rantepao-Pangala’ Tertutup Total

    Longsor, Gereja Terancam Ambruk, Jalan Poros Rantepao-Pangala’ Tertutup Total

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KAPALA PITU — Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Kapala Pitu selama dua hari berturut-turut diduga menjadi penyebab longsornya talud di samping gedung Gereja Toraja Jemaat Kalan, Lembang Sikuku, Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Selasa, 5 November 2024 petang. Akibat longsor ini, gedung gereja terancam ambruk. Selain itu, jalan poros Rantepao-Pangala’ via Sereale, tertutup total. […]

  • Pertokoan Rantepao Dibongkar, Kenangan Warga Ini Bikin “Baper”

    Pertokoan Rantepao Dibongkar, Kenangan Warga Ini Bikin “Baper”

    • calendar_month Selasa, 2 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Sitammuki lau pertokoan.” atau “Kukampaiko inde’ pertokoan.”… mungkin ini kalimat yang sulit dilupakan oleh sebagian masyarakat Toraja Utara, terutama yang mengalami masa remaja pada tahun 1975 hingga tahun 2000-an. KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara merobohkan ruko-ruko yang berada di komplek pertokoan lama Rantepao, Selasa, 2 Maret 2021. Proses pembongkaran bangunan yang sudah berusia […]

  • Beberapa Kali Mencuri Tabung Gas, Pria Asal Nanggala Ini Diringkus Polisi

    Beberapa Kali Mencuri Tabung Gas, Pria Asal Nanggala Ini Diringkus Polisi

    • calendar_month Senin, 30 Okt 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Unit Resmob Satuan Reserse Kriminal Polres Toraja Utara menangkap seorang pria berinisial YL alias IL (32) karena diduga menjadi pelaku pencurian tabung gas elpiji di beberapa tempat di Toraja Utara. YL alias IL ditangkap di persembunyiannya di Tagari Tallunglipu, Kecamatan  Tallunglipu, Toraja Utara, Selasa, 24 Oktober 2023 malam. Saat ditangkap, YL sempat […]

  • Dampak Pemberlakuan Syarat Tes PCR, Penumpang Bandara Toraja Turun Drastis

    Dampak Pemberlakuan Syarat Tes PCR, Penumpang Bandara Toraja Turun Drastis

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Pemberlakuan syarat wajib tes PCR bagi penumpang pesawat yang berlaku secara nasional sejak 24 Oktober 2021 juga berdampak di Bandara Toraja. Kepala Bandara Toraja, Anas Labakara yang dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat, 29 Oktober 2021, mengaku pemberlakuan tes PCR bagi penumpang pesawat berdampak terhadap jumlah kunjungan, baik dari maupun menuju Bandara Toraja. […]

  • Legislator Nasdem Tana Toraja Sesalkan Longgarnya Pemeriksaan di Salubarani

    Legislator Nasdem Tana Toraja Sesalkan Longgarnya Pemeriksaan di Salubarani

    • calendar_month Selasa, 29 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Nasdem, Johanis Lithang Tombi Langi’ menyesalkan sikap lengah Satgas Covid-19 Tana Toraja yang tidak memperketat pemeriksaan di perbatasan Salubarani. Padahal sebelumnya, Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae sudah mengeluarkan Surat Edaran nomor 009/1077/XII/Setda, perihal himbauan agar setiap perantau yang tidak dapat menunda perjalanan ke Toraja untuk wajib […]

  • Jalan Poros Simbuang-Mappak Kian Memprihatinkan, Mantan Ketua PP PMKRI Angkat Bicara

    Jalan Poros Simbuang-Mappak Kian Memprihatinkan, Mantan Ketua PP PMKRI Angkat Bicara

    • calendar_month Rabu, 27 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kecamatan Simbuang dan Mappak; dua kecamatan yang letaknya paling jauh dari Ibu Kota Kabupaten Tana Toraja, seolah tidak pernah tuntas dibicarakan, terutama di bidang infrastruktur jalan. Dua kecamatan yang boleh dikata masih terisolir oleh karena kondisi infrastruktur yang buruk. Sudah 77 tahun Indonesia merdeka, namun dua kecamatan ini seolah belum merdeka dari […]

expand_less