Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Hari Kedua Pekan Alkitab Toraja, Diisi Seminar Kebangsaan, Literasi Digital serta Lomba Mewarnai

Hari Kedua Pekan Alkitab Toraja, Diisi Seminar Kebangsaan, Literasi Digital serta Lomba Mewarnai

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hari Kedua Pekan Alkitab Toraja diisi kegiatan Seminar Kebangsaan dan Literasi Digital serta Lomba Mewarnai TK/SD dan merangkai bunga. (Foto:Arsyad-Karebatoraja)

 

 

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Memasuki hari kedua pelaksanaan Pekan Alkitab Toraja, Jum’at 03 Oktober 2025 digelar beberapa kegiatan di dua tempat berbeda di Rantepao Toraja Utara.

Di Gedung Van De Loosdrecht masih berlangsung pameran museum yang menampilkan beragam koleksi dari Museum Lembaga Alkitab Indonesia di Jakarta.

Juga digelar kegiatan Merangkai Bunga bagi Ibu – ibu PWGT serta Lomba Mewarnai tingkat TK diikuti 48 murid dan tingkat SD diikuti 128 murid.

Sementara di Gedung Bunga’ Lalan Gereja Toraja Jemaat Rantepao berlangsung dua kegiatan seminar yang melibatkan siswa – siswa SMA di Toraja Utara dan Tana Toraja.

Seminar yang pertama adalah Seminar Literasi Digital dengan tema “Bijak Bermedia Sosial di Era AI: Fact, Faith and Sharing” oleh Henry Reggy Leo Capital yang merupakan Content Creator, Pegiat Media Sosial dan Digital Ministry.

Dalam pemaparannya, Henry menekankan 4 pilar penting dalam bermedia sosial yakni CABE (Cakap, Aman, Budaya dan Etika).

Cakap berarti menggunakan komunikasi yang sopan, jelas dan tidak menyinggung orang lain. Aman berarti menjaga keamanan data pribadi dan hindari membagikan informasi yang membahayakan. Budaya berarti hargai perbedaan budaya, nilai dan norma dari berbagai komunitas. Etika berarti menunjukkan kejujuran, tanggung jawab dan integritas dalam setiap tindakan.

Henry mengatakan digitalisasi adalah solusi dari banyak hal namun disatu sisi digitalisasi ini banyak menimbulkan masalah salah satunya adalah ketidakcakapan atau ketidakmampuan orang menggunakan teknologi dengan benar.

Banyak orang yang gampang terprovokasi hoax baik hate coment, hate speech dan narasi negatif di media sosial sehingga lewat seminar ini anak mudah bisa lebih paham membedakan dan memiliki sudut pandang yang lebih dari satu untuk memandang narasi atau peristiwa agar tidak mudah termakan atau terprovokasi narasi kebencian.

Dalam seminar ini juga dilakukan pelatihan membuat konten menggunakan teknologi All In AI yang dinilai lebih akurat dalam memberikan data dibanding dengan fitur AI yang lain yang cenderung memberikan data yang liar. All In AI ini memiliki database yang lebih akurat sehingga dalam pembelajaran Alkitab bisa membantu pembelajaran dengan data yang lebih objektif.

Setelah seminar digital, dilanjutkan Seminar Kebangsaan dan Motivasi dengan tema “Bermakna dan Berkarya Bagi Indonesia” oleh Ulbrits Siahaan S.Th selaku Motivator, Trainer dan Fasilitator.

Dalam pemaparan materinya, Ulbrits Siahaan mengatakan tema ini diangkat karena akhir ini banyak anak muda yang mulai kehilangan motivasi dan merasa hidup begitu sulit dan tidak lagi all out untuk berjuang.

“Kita berharap lewat seminar ini anak mudah bisa diingatkan bahwa selalu ada harapan tapi harus dimulai dari diri sendiri” urai Ulbrits Siahaan

Ulbrits Siahaan mengatakan ditengah perubahan dan tantangan dan di era digitalisasi ini anak muda harus berubah karena digitalisasi ini seperti pisau bermata dua yang bisa menghancurkan dan bisa jadi peluang.

“Anak muda Toraja tidak boleh jadi penonton karena akan terlindas oleh perubahan itu sendiri, seseorang tidak boleh hanya berfikir untuk dirinya tapi juga untuk keluarga karena siapa yang akan menolong orang Toraja kalau bukan orang Toraja itu sendiri yang menolong kampungnya” urai Ulbrits Siahaan.

Ulbrits Siahaan mengatakan sejarah mencatat bahwa orang – orang Toraja banyak mendapatkan peran dalam pembangunan Bangsa baik secara bisnis maupun Pemerintahan.

“Ketika anak Toraja berprestasi, dia akan menjadi aset bagi Gereja, Masyarakat dan Negara, begitupun sebaliknya jika anak Toraja bermasalah maka dia akan jadi beban bagi semua orang” tutup Ulbrits Siahaan.

Pekan Alkitab Toraja yang digelar oleh Lembaga Alkitab Indonesia di Toraja Utara ini masih berlangsung hingga Minggu 05 Oktober 2025 dengan berbagai kegiatan yang menarik dan bermanfaat. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respon Isu ASN dan Pelajar Judi Online, Bupati Tana Toraja Keluarkan Surat Edaran

    Respon Isu ASN dan Pelajar Judi Online, Bupati Tana Toraja Keluarkan Surat Edaran

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung mengeluarkan Surat Edaran tentang pelarangan judi online terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pelajar di Kabupaten Tana Toraja. Surat Edaran bernomor 100.2/1115/Setda tertanggal 16 November 2023 itu dikeluarkan Theofilus Allorerung merespon laporan masyarakat dan isu yang beredar di masyarakat terkait aktivitas judi online yang dilakukan oleh oknum-oknum […]

  • Sepeda Motor Ini Diduga Dibawa Lari Perental

    Sepeda Motor Ini Diduga Dibawa Lari Perental

    • calendar_month Sabtu, 13 Agt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —Berkedok rental, seorang pemuda di Makale dilaporkan ke polisi karena diduga membawa lari motor yang direntalnya. Seorang pemuda berinisial Jfr dilaporkan ke Polres Tana Toraja karena diduga menggelapkan motor yang dirental di salah satu usaha Rental motor di Makale. Norma selaku pemilik usaha rental motor menceritakan kronologi kejadian bermula saat pelaku merental motor […]

  • Ratusan Warga Toraja Hadiri Natal IKKT Halmahera Tengah

    Ratusan Warga Toraja Hadiri Natal IKKT Halmahera Tengah

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Desianti/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, WEDA — Sukacita dan semangat Natal dirayakan oleh masyarakat Toraja yang ada di Halmahera, Maluku Utara. Ratusan warga Toraja yang ada di Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara menghadiri perayaan Natal Ikatan Kerukunan Keluarga Torajan (IKKT) Halmahera Tengah, Sabtu, 20 Desember 2025. Perayaan Natal yang juga dihadiri warga sekitar itu dilaksanakan di Desa Lelilef […]

  • Gerebek Judi Sabung Ayam di Tampan Bonga, Polisi Amankan 3 Terduga Pelaku

    Gerebek Judi Sabung Ayam di Tampan Bonga, Polisi Amankan 3 Terduga Pelaku

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BANGKELEKILA — Tim Gabungan Sat Reskrim Polres Toraja bersama Personel Polsek Sesean melakukan penggerebekan terhadap praktek perjudian jenis sabung ayam yang berlangsung di Lembang Tampan Bonga, Kecamatan Bangkelekila’, Kabupaten Toraja Utara, Jumat, 19 Januari 2024 sore. Dalam penggerebekan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, AKP Aris Saidy, tersebut, polisi berhasil menangkap 3 terduga […]

  • Ruang Isolasi dan ICU Pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada Sudah Penuh, Warga Diminta Patuhi Prokes

    Ruang Isolasi dan ICU Pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada Sudah Penuh, Warga Diminta Patuhi Prokes

    • calendar_month Sabtu, 9 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Ruang isolasi dan intensif care unit (ICU) RSUD Lakipadada Tana Toraja kini telah penuh dengan pasien positif Covid-19. Masyarakat diminta mematuhi protokol kesehatan (prokes) agar jumlah pasien tidak bertambah. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lakipadada adalah salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan. Direktur RSUD Lakipadada, dr […]

  • Rantepao-Bolu Banjir Lagi, Revitalisasi Drainase Sangat Mendesak

    Rantepao-Bolu Banjir Lagi, Revitalisasi Drainase Sangat Mendesak

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    Kota di pegunungan kok banjir? Tidak masuk akal! KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Banyak orang, termasuk diaspora Toraja di perantauan, yang bertanya-tanya, mengapa daerah pegunungan kok bisa banjir? Apa yang salah? Jangan-jangan ini berita hoax, ngarang atau mengada-ada? Faktanya, beberapa tahun belakangan ini, ketika volume curah hujan sedang tinggi, beberapa daerah di Toraja Utara maupun Tana Toraja […]

expand_less