oleh

Rangkaian HUT ke-127, BRI Cabang Rantepao Gelar Turnamen Tennis

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan memasuki usia yang ke-127 tahun pada tanggal 16 Desember 2022 mendatang.

Menyambut usia 127 tahun ini, Bank BRI Cabang Rantepao menggelar beberapa rangkaian kegiatan.

Kegiatan diawali dengan pertandingan Tennis yang digelar di lapangan tennis Kantor PUPR Tana Toraja, Kelurahan Kamali’ Pentalluan Makale, Sabtu, 03 Desember 2022.

Pertandingan tennis bertajuk Tennis Open 2022 ini diikuti oleh instansi-instansi rekanan dan perwakilan dari 4 Cabang BRI yakni BRI Cabang Rantepao selaku penyelenggara yang membawahi Tana Toraja dan Toraja Utara dan dihadiri oleh BRI Cabang Enrekang, Palopo, dan Luwu.

BRI Unniversari Tennis Open 2022 ini dibuka langsung oleh Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung dan dihadiri Kapolres Toraja Utara, Dandim 1414 Tana Toraja dan sejumlah pimpinan instansi vertikal.

Baca Juga  Diresmikan, Theofilus Minta Siswa Sekolah dan Mahasiswa Berkunjung ke Perpustakaan

Selain pertandingan tennis ini, rangkaian HUT BRI Ke-127, BRI Cabang Rantepao juga akan menggelar kontes nyanyi internal yakni BRI Idol yang diikuti oleh pegawai BRI dari Unit kerja serta turnamen futsal internal BRI.

Puncak acaranya nanti akan digelar tanggal 18 Desember berupa berupa jalan sehat, panggung hiburan, lomba anak-anak, dan family ghatering.

selain itu akan ada juga kegiatan sosial berupa perkunjungan ke Panti asuhan dan mengunjungi pensiun -pensiunan BRI.

Wawan Indarno, MM, Kepala Cabang BRI Rantepao mengatakan tagline BRI di HUT ke-127 tahun ini adalah Tumbuh dan Tangguh.

“Kami berharap di usia 127 tahun ini, BRI bisa terus tumbuh dengan segala keangguhannya apalagi tantangan tidak semakin ringan dimana tahun depan ada isu ancaman resesi,” kata Wawan.

Baca Juga  Perayaan Natal Pemuda Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya Dikemas dalam Drama Musikal

Terkait perputaran ekonomi , khusus untuk penyaluran kredit Toraja masih cenderung stabil dimana dalam satu tahun BRI masih diangka Rp 500 milliar pencairan krediu usaha rakyat. (*)

Penulis/editor: Arsyad Parende

Komentar