Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lembaga adat yang selama ini hanya ada di lembang/wilayah adat tertentu akan disatukan menjadi Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara. Lembaga adat tingkat kabupaten itu akan dibentuk pemerintah.

“Kita akan membentuk Lembaga Adat Kabupaten, dimana susunan pengurus dan anggotanya berasal dari perwakilan dari tiap-tiap Lembang, dimana 2-3 tokoh masyarakat perwakilan dari Lembang akan memilih langsung susunan pengurusnya,” ungkap Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang saat memberikan pengarahan pada Workshop Kebudayaan Toraja yang digelar oleh Fasilitasi Pelestarian Nilai Budaya yang mengangkat tema “Urgensi Pelestarian Pengetahuan Lokal Toraja Dalam Menjawab Tantangan Zaman di Era Transformasi Digital” yang berlangsung di Tongkonan Remen, Pangrante, Rantepao, Toraja Utara, Selasa, 15 September 2021.

Bassang menyebut, pembentukan Lembaga Adat Kabupaten itu sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap adat istiadat dan budaya Toraja, sekaligus merawat dan memupuk kearifan lokal yang ada.

Menurut Bassang, kehadiran Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara akan membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang terkait dengan adat istiadat serta budaya. “Kita ingin adat dan budaya tetap terjaga sesuai dengan yang dititipkan para leluhur dan kita wariskan kepada anak cucu nantinya,” katanya.

Bupati juga menegaskan bahwa pemerintah sangat serius dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan adat istiadat. Salah satunya adalah dengan memasukkan kurikulum mata pelajaran Muatan Lokal Budaya Toraja di sekolah-sekolah.

“Generasi penerus harus mengetahui adat istiadat dan budaya kita dengan baik dan benar serta memahami arti dan nilai-nilai dari simbol-simbol budaya yang ada. Oleh sebab itu, kita sedang merumuskan kurikulum pelajaran muatan lokal untuk SD, SMP dan SMA,” tambahnya. (*)

Penulis: Desianti/LPDI-Komunikasi Publik
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TERKINI: Wabup Torut Terpilih Ketua Kaum Bapak Gereja Toraja

    TERKINI: Wabup Torut Terpilih Ketua Kaum Bapak Gereja Toraja

    • calendar_month Sabtu, 30 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong terpilih menjadi Ketua Umum Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Gereja Toraja, periode 2022-2027. Frederik Victor Palimbong yang akrab disapa Dedy terpilih pada sesi terakhir Persidangan III Persekutuan Kaum Bapak Gereja Toraja, yang berlangsung di Gereja Toraja Jemaat Silo Ge’tengan, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, Sabtu, 30 April […]

  • Perayaan Paskah di Toraja Utara Berlangsung Aman

    Perayaan Paskah di Toraja Utara Berlangsung Aman

    • calendar_month Minggu, 4 Apr 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Rangkaian perayaan Paskah, mulai dari Minggu Palma hingga Hari Raya Paskah, Minggu, 4 April 2021, berlangsung aman. Kondisi ini menghilangkan segala kekhawatiran umat/anggota jemaat akan kondisi keamanan pasca peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, saat Minggu Palma, 28 Maret 2021 yang lalu. Selain berlangsung aman, perayaan Paskah juga mengikuti protokol […]

  • Ini Identitas Dua Warga yang Meninggal Tertimpa Pohon di Bittuang, Tana Toraja

    Ini Identitas Dua Warga yang Meninggal Tertimpa Pohon di Bittuang, Tana Toraja

    • calendar_month Rabu, 17 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Identitas dua orang warga yang ditemukan meninggal dunia di sebuah pondok di tengah hutan pinus Lembang Sandana, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, Selasa, 16 November 2021, akhirnya terungkap. Kedua warga yang meninggal dunia karena ditimpa pohon di pondok hutan itu, diketahui bernama Yohanis Tanggaran alias Papa Ela, 45 Tahun, karyawan penyadap getah […]

  • Granat Aktif yang Ditemukan di Tallunglipu Dimusnahkan Tim Gegana Polda Sulsel

    Granat Aktif yang Ditemukan di Tallunglipu Dimusnahkan Tim Gegana Polda Sulsel

    • calendar_month Sabtu, 22 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebuah granat aktif yang ditemukan warga di Jalan Poros Rantepao – Palopo, Kelurahan Tagari Tallunglipu, Toraja Utara, Jumat, 21 Oktober 2022 akhirnya dimusnahkan (disposal) oleh Tim Penjinak Bom Gegana Brimob Polda Sulsel, Sabtu, 22 Oktober 2022. Pemusnahan atau peledakan granat aktif tersebut dilaksanakan di Panga’, Kecamatan Tondon, Toraja Utara dibawah pengawalan ketat […]

  • Kabar Duka: Mantan Bupati Tana Toraja Ir. Nicodemus Biringkanae Tutup Usia

    Kabar Duka: Mantan Bupati Tana Toraja Ir. Nicodemus Biringkanae Tutup Usia

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Ir. Nicodemus Biringkanae Bupati Tana Toraja Periode 20216-2021. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MALIMBONG BALEPE’ — Kabar duka datang dari Mantan Bupati Tana Toraja Periode 2016-2021 Ir. Nicodemus Biringkanae. Bung Nico sapaan akrabnya meninggal dunia Selasa pagi 11 Agustus 2026 sekitar pukul 04:00 Wita di Rumah Sakit Elim Rantepao setelah menjalani perawatan akibat penyakit yang dideritanya. […]

  • Pempov Sulsel Alokasikan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Infrastruktur Objek Wisata Buntu Kandora

    Pempov Sulsel Alokasikan Anggaran Rp 3 Miliar untuk Infrastruktur Objek Wisata Buntu Kandora

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3 miliar untuk pembangunan infrastruktur di kawasan objek wisata Buntu Kandora, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja. Saat ini, anggaran tahap pertama tahun 2022, sebesar Rp 1,3 miliar sementara dilelang. Sedangkan sisanya, Rp 1,7 miliar akan dialokasikan pada APBD Perubahan Provinsi […]

expand_less