Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tana Toraja Berpolemik, Ahli Waris Mengadu ke DPRD

Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Tana Toraja Berpolemik, Ahli Waris Mengadu ke DPRD

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rencana pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Likudeata, Rante Tampo, Kelurahan Tampo, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja, bermasalah. Pasalnya, sebagian dari lahan yang akan digunakan diklaim oleh keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi.

Hal itu terungkap saat pihak keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi yang diwakili oleh Bertha Rante dan Piter Lande’ menyampaikan surat keberatan atas dugaan pengambilalihan sebagian tanah oleh Pemda Tana Toraja terhadap tanah yang diklaim milik keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi.

Sebelumnya, lokasi pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Likudeata ini diklaim oleh Pemda Tana Toraja berada dalam kawasan hutan yang telah dibebaskan oleh pihak Kehutanan.

Surat keberatan tersebut disampaikan pihak perwakilan keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi kepada Ketua DPRD Tana Toraja pada tanggal 20 November 2025.

Dalam Surat Keberatan tersebut, pihak keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi mengklaim tanah tersebut telah dikuasai oleh Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi sejak tahun 1943 dan sampai saat ini dalam penguasaan ahli waris dari almarhumah.

Dalam surat keberatan tersebut, perwakilan Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi juga memohon kepada DPRD Tana Toraja untuk mempertemukan pihak keluarga dan Pemda Tana Toraja membahas terkait hal tersebut.

Surat tersebut ditindaklanjuti DPRD Tana Toraja dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan mengundang kedua belah pihak, Senin, 12 Januari 2026 di Ruang Rapat Ketua DPRD Tana Toraja.

Namun RDP tersebut terpaksa ditunda karena pihak Pemda Tana Toraja tidak menghadiri pertemuan dan hanya dihadiri pihak keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi.

Pihak keluarga Almarhumah Yohana Sattu Ta’bilangi menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran Pemda untuk membahas masalah tersebut.

“Kami meminta Ketua DPRD Tana Toraja untuk menjadwalkan ulang pertemuan dan jika Pemda kembali tidak hadir maka kami dari pihak keluarga akan menempuh jalur hukum,” tegas Piter Lande’, salah satu perwakilan keluarga yang hadir.

Pihak keluarga lainnya, Sismai Eliata Tulungallo meminta agar Pemda tidak melakukan kegiatan di lokasi sampai ada titik temu antara pihak keluarga dan Pemda Tana Toraja.

Sementara itu, Ketua DPRD Tana Toraja Kendek Rante berjanji akan menjadwalkan ulang pertemuan.

Kendek Rante juga meminta para pihak terutama Pertanahan agar hati-hati dalam menerbitkan sertifikat tanah di Toraja ini karena tanah di Toraja rata-rata adalah tanah Tongkonan yang merupakan milik bersama.

Sebelumnya, pada bulan November 2025 lalu, perusahaan PT Waskita Karya selaku kontraktor pembangunan Gedung Sekolah Rakyat (SR) dan fasilitas pendukungnya menggelar doa bersama di Kantor Camat Mengkendek sebagai tanda dimulainya pembangunan sekolah rakyat tersebut. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Terduga Pelaku Pembongkaran dan Pencurian Patane di Sopai Ditangkap, Semua Masih Dibawah Umur

    5 Terduga Pelaku Pembongkaran dan Pencurian Patane di Sopai Ditangkap, Semua Masih Dibawah Umur

    • calendar_month Sel, 4 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Lima terduga pelaku pembongkaran patane (makam) dan pencurian barang di Dusun Kata, Lembang Salu, Kecamatan Sopai, Toraja Utara, Sabtu, 1 Juni 2024, berhasil ditangkap polisi. Video tentang pembongkaran patane dan pencurian barang di dalamnya ini viral di media sosial. Pembongkaran makam dan pencurian merupakan sesuatu yang dianggap tabu dan terlarang oleh masyarakat […]

  • Tanpa Biaya, Peserta JKN di Tana Toraja Nikmati Layanan Kesehatan Optimal

    Tanpa Biaya, Peserta JKN di Tana Toraja Nikmati Layanan Kesehatan Optimal

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia dalam memenuhi kebutuhan dasar pelayanan kesehatan. Program ini tidak hanya membantu dari sisi pembiayaan, tetapi juga memberikan kemudahan akses layanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu peserta JKN yang merasakan manfaat tersebut […]

  • Jalan Kaki 6 Jam Lewati Hutan; Kisah Perjuangan Panwascam Simbuang Awasi Pemilu

    Jalan Kaki 6 Jam Lewati Hutan; Kisah Perjuangan Panwascam Simbuang Awasi Pemilu

    • calendar_month Rab, 13 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Cerita perjuangan Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Simbuang Tana Toraja ini dalam mengawal demokrasi patut diapresiasi. Berjalan kaki selama 6 sampai 7 jam melintasi hutan, gunung dan lembah untuk sampai di lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) mereka harus lakukan demi memastikan proses Pemilu 2024 berjalan dengan baik. Senin, 11 Desember 2023, Pasa […]

  • Seleksi Guru PPPK Toraja Utara; Hanya 36 Orang yang Lolos Passing Grade dari 1.180 Peserta Seleksi

    Seleksi Guru PPPK Toraja Utara; Hanya 36 Orang yang Lolos Passing Grade dari 1.180 Peserta Seleksi

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hasil seleksi kompetensi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Toraja Utara tahun 2021, sangat tidak memuaskan. Dari 1.180 peserta yang mengikuti seleksi, hanya 36 orang yang memenuhi passing grade atau hanya 3,05% persen peserta yang dinyatakan lulus. Untuk diketahui, ada 1.211 orang guru honorer yang mendaftar untuk menjadi PPPK. […]

  • Satu Rumpun Bambu Tumbang dan Halangi Akses Jalan Langso-Tampapute

    Satu Rumpun Bambu Tumbang dan Halangi Akses Jalan Langso-Tampapute

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Sabtu, 3 Juli 2021 dinihari, mengakibatkan satu rumpun pohon bambu (betung) di Langso, Lembang Betteng Deata, tumbang. Satu rumpun pohon bambu yang tumbang ini menimpa kandang ternak milik Mama Romi (Rotte). Selain itu, juga menghalangi arus lalulintas di jalan poros Langso-Tampapute. Rotte, warga […]

  • Strategi Revitalisasi Untuk Menghidupkan Kembali Pesona Gunung Singki

    Strategi Revitalisasi Untuk Menghidupkan Kembali Pesona Gunung Singki

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Gunung Singki, salah satu objek wisata yang berada di Kabupaten Toraja Utara berupa salib raksasa di puncaknya. (foto: dok. istimewa). Penulis: Miranda Triirda Munda (Hasil Observasi Magang Mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bosowa. Pendahuluan Gunung Singki merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memiliki keindahan alam yang memukau […]

expand_less