Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Kondisi SMAN 12 Tana Toraja Terkesan Dibiarkan, Legislator Golkar Ini Geram

Kondisi SMAN 12 Tana Toraja Terkesan Dibiarkan, Legislator Golkar Ini Geram

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 17 Mei 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAPPAK — Tanah di sekitar gedung SMA Negeri 12 Tana Toraja longsor lagi pada Minggu, 16 Mei 2021 malam. Padahal, longsor sebelumnya (tahun 2019) yang merusak beberapa ruang kelas di SMA yang terletak di Kelurahan Kondodewata Kecamatan Mappak ini, belum diatasi.

Kondisi ini memicu kecemasan pada para siswa dan guru dalam melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut. Kecemasan berdampak pada terganggunya proses belajar mengajar.

Menanggapi situasi yang terjadi di sekolah tersebut, anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mengontan mengaku kecewa dan geram terhadap lambannya respon dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel terhadap kondisi di sekolah tersebut.

“Hampir dua tahun lamanya dalam kondisi memprihatinkan, namun hingga kini belum ada tindakan nyata dari Pemprov Sulsel. Ada kesannya terjadi pembiaran, karena kejadian ini sudah dilaporkan oleh pihak Sekolah SMAN 12 ke Dinas Pendidikan Sulsel,” sesal JRM, begitu John Rende Mangontan biasa disapa, dalam keterangan tertulis, Senin, 17 Mei 2021.

Sebelumnya, John Rende Mangontan turun langsung meninjau kondisi SMAN 12 ketika melakukan reses di Kecamatan Simbuang dan Mappak, 8 Mei 2021 lalu. Dia sangat menyayangkan kondisi ini. Apalagi, berdasarkan laporan pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan TGUPP telah meninjau langsung, tapi belum ada penanganan sama sekali.

“Pemprov Sulsel, khususnya Dinas Pendidikan malahan masih selalu beretorika mengatakan koordinasi dulu, padahal ini persoalan sejak 2019 dan tim sudah turun sejak terjadinya longsor. Saya pertanyakan, apakah SMAN 12 ini sengaja dibiarkan biar makin parah atau apakah nanti ada nyawa yang melayang baru tergerak,” tegas JRM, geram.

Diketahui, sebelumnya lokasi SMAN 12 Tana Toraja dilanda longsor pada tahun 2019 lalu. Sejumlah bangunan sekolah rusak diterjang longsor. Tak hanya itu, longsor juga mengakibatkan rekahan panjang pada bahagian depan dan atas sekolah, yang berpotensi longsor jika diguyur hujan deras.

Melihat kondisi sekolah, menurut JRM yang juga Anggota Komisi E berlatar pendidikan tehnik, bahwa diperlukan penanganan matang terhadap longsor, sebab struktur tanahnya sangat labil serta mengandung pasir

Penanganan matang yang ia maksud, yakni rekonstruksi tanah dengan pembuatan talud sistim terasering dan dengan perhitungan konstruksi yang matang, pembangunan atau pembuatan drainase untuk aliran air dan penghijauan disekitar kawasan lokasi sekolah tersebut. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Anggota Polri yang Terlibat Perkelahian di Café Valerie Diproses Pidana Umum dan Sidang Kode Etik

    2 Anggota Polri yang Terlibat Perkelahian di Café Valerie Diproses Pidana Umum dan Sidang Kode Etik

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Monika Rante Allo/Rls
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dua personil Polri dari Polres Toraja Utara yang terlibat dalam perkelahian di Café Karaoke Valerie Rantepao, pada Rabu, 1 April 2026, diproses hukum secara parallel, yakni peradilan umum dan sidang kode etik profesi Polri. Hal itu ditegaskan Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto dalam keterangan resmi kepada media, Senin, 6 April 2026. […]

  • Jambret Kalung Emas di Pasele, Rantepao, Lelaki Asal Pare-Pare Ini Ditangkap Polisi

    Jambret Kalung Emas di Pasele, Rantepao, Lelaki Asal Pare-Pare Ini Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Video tentang penangkapan terhadap lelaki yang diduga melakukan pencurian di Jalan Gajah, Kelurahan Pasele, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, yang terjadi pada Senin, 24 November 2025 siang, viral di media sosial. Terduga pelaku pencurian itu nyaris dihakimi massa. Namun, Tim Sillaku’ Unit Resmob Satreskrim Polres Toraja yang tiba di lokasi sesaat setelah menerima […]

  • Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku Pencurian Motor, 2 Diantaranya Anak Dibawah Umur

    Polisi Tangkap 3 Terduga Pelaku Pencurian Motor, 2 Diantaranya Anak Dibawah Umur

    • calendar_month Rabu, 12 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ —- Kasus pencurian kendaraan bermotor roda dua (sepeda motor) yang melibatkan anak dibawah umur kembali terjadi di Toraja Utara. Tidak main-main, mereka melakukan pencurian di dua lokasi berbeda. Ini kasus curanmor kesekian kalinya yang melibatkan pelaku yang masih remaja atau anak dibawah umur di wilayah hukum Polres Toraja Utara. Sabtu, 8 Juni 2024, […]

  • Satlantas Polres Tana Toraja Tegaskan Penindakan Bagi Pengguna Knalpot Brong

    Satlantas Polres Tana Toraja Tegaskan Penindakan Bagi Pengguna Knalpot Brong

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tana Toraja AKP Sarifuddin. (Foto: Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Polres Tana Toraja melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) terus aktif dan gencar memberikan imbauan terkait larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (brong) yang dapat mengganggu kenyamanan di lingkungan masyarakat. Seperti diketahui bahwa penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar pabrikan […]

  • Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    Lembaga Adat Akan Dibentuk Secara Resmi di Kabupaten Toraja Utara

    • calendar_month Rabu, 15 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Lembaga adat yang selama ini hanya ada di lembang/wilayah adat tertentu akan disatukan menjadi Lembaga Adat Masyarakat Toraja Utara. Lembaga adat tingkat kabupaten itu akan dibentuk pemerintah. “Kita akan membentuk Lembaga Adat Kabupaten, dimana susunan pengurus dan anggotanya berasal dari perwakilan dari tiap-tiap Lembang, dimana 2-3 tokoh masyarakat perwakilan dari Lembang akan […]

  • Tak Kunjung Lunasi Kerbau yang Sudah Dipotong di Rambu Solo’, Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Tak Kunjung Lunasi Kerbau yang Sudah Dipotong di Rambu Solo’, Pria di Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Resmob Polres Toraja Utara amankan Pria terduga pelaku penipuan jual beli kerbau. (Foto/ResmobPolresTorajaUtara)   KAREBA-TORAJA.COM,  RANTEPAO — Seorang pria berinisial YP (31) warga Ba’tan,  Kecamatan Kesu’, Toraja Utara ditangkap Resmob Polres Toraja Utara, Senin malam 19 Mei 2025. YP ditangkap atas laporan korban bernama WS (30) karena diduga melalukan penipuan jual beli kerbau. Kapolres Toraja […]

expand_less