Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Kerbau Dipasok Lewat “Jalan Tikus”, Jumlah Kasus PMK di Tana Toraja Kembali Meningkat

Kerbau Dipasok Lewat “Jalan Tikus”, Jumlah Kasus PMK di Tana Toraja Kembali Meningkat

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kebijakan lockdown atau penghentian sementara lalu lintas hewan berkuku belah yang dikeluarkan pemerintah Kabupaten Tana Toraja rupanya tidak dipatuhi oleh beberapa warga maupun pedagang. Oknum-oknum ini tetap membawa hewan, terutama kerbau, antar kabupaten melalui “jalan tikus”.

Dampaknya, jumlah kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Tana Toraja kembali meningkat tajam pada 25-29 Juli 2022.

Sebelumnya, Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja mencatat tinggal 7 ekor kerbau yang masih mengalami PMK dan dirawat intensif per tanggal 24 Juli 2022. Namun, pada kurun waktu lima hari saja, kembali terdeteksi 19 ekor kerbau yang mengalami PMK.

“Dan, yang baru terdeksi itu rata-rata kerbau yang baru datang dari Toraja Utara,” terang Veteriner Dinas Pertanian Tana Toraja, drh Lerin Tumanan, Sabtu, 30 Juli 2022.

Lerin menyebut, kerbau yang datang dari Toraja Utara itu dipasok pedagang maupun warga melalui “jalan tikus” atau tidak melalui jalan umum yang dijaga ketat oleh Satgas PMK Tana Toraja.

“Ada kerbau dari Toraja Utara menyusup lewati jalan tikus masuk ke Tana Toraja sehingga kami beranggapan itu yang membuat kasus PMK bertambah,” ,” tegas Lerin.

Meski begitu, Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja terus bekerja mengobati dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyebuhkan kerbau-kerbau yang terjangkit PMK.

Berdasarkan data harian per tanggal 29 Juli 2022, jumlah total kerbau yang terjangkit PMK sebanyak 51 ekor. Dari jumlah ini, 31 ekor diantaranya sudah dinyatakan sembuh. Sisanya, 19 ekor, masih dalam perawatan.

Kemudian, hingga saat ini, Dinas Pertanian Kabupaten Tana Toraja belum mendapati kasus kerbau yang mati akibat PMK.

Dinas Pertanian juga terus mengintensifkan vaksinasi terhadap kerbau milik masyarakat. Hingga 29 Juli 2022, sudah 164 ekor kerbau yang disuntik vaksin. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jawab Tuntutan Pengunjuk Rasa Soal Tunjangan ASN, DPRD Toraja Utara Akan Panggil Pemerintah

    Jawab Tuntutan Pengunjuk Rasa Soal Tunjangan ASN, DPRD Toraja Utara Akan Panggil Pemerintah

    • calendar_month Kam, 21 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Toraja Utara akan memanggil pemerintah, dalam hal ini Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD), untuk dimintai penjelasan terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) atau Tunjangan Kinerja (Tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Toraja Utara, yang tidak dibayarkan selama tiga bulan di tahun 2021. “Kami akan panggil TAPD, […]

  • Tebing Batu Tempat Liang di Kurra Longsor, Peti Mati Bermunculan

    Tebing Batu Tempat Liang di Kurra Longsor, Peti Mati Bermunculan

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KURRA — Bencana longsor menimpa salah satu tebing batu yang dijadikan sebagai makam suku Toraja (Liang) di To’ Karoya’ Lembang Lipungan Tanete, Kecamatan Kurra, Tana Toraja, Jumat, 9 Juli 2021. Akibat dari kejadian ini, Liang yang berisi puluhan peti mati beberapa rumpun keluarga di Kecamatan Kurra tersebut rusak dan bahkan sejumlah peti mati bermunculan […]

  • Longsor Kembali Terjadi di Jalan Poros Bokin, Ribuan Warga Kecamatan Rantebua Terisolir

    Longsor Kembali Terjadi di Jalan Poros Bokin, Ribuan Warga Kecamatan Rantebua Terisolir

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Daerah bagian timur Kabupaten Toraja Utara sepertinya tak henti dilanda bencana alam tanah longsor. Setelah sebelumnya di jalan poros Buntao’, kini tanah longsor menghalangi jalan poros Bokin, tepatnya di Dusun Katengkong, Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua. Tanah longsor yang terjadi pada Minggu, 19 Mei 2024 dini hari tersebut, membuat ribuan warga Kelurahan Bokin, […]

  • Perkuat Jejaring Internasional, UKI Toraja Teken MoU dengan University of Connecticut, Amerika Serikat

    Perkuat Jejaring Internasional, UKI Toraja Teken MoU dengan University of Connecticut, Amerika Serikat

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    UKI Toraja teken MoU dengan University of Connecticut, Amerika Serikat. (Foto/MultimediaUKIToraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) terus memperluas jejaring dengan membangun kerjasama dengan berbagai Universitas. Kali ini, UKI Toraja menjalin kerja sama akademik dan penelitian internasional dengan University of Connecticut Program, Department of Anthropology yang merupakan salah satu Universitas asal […]

  • Dua Atlet Sepak Takraw Asal Toraja Utara Sumbang Medali untuk Tim Papua di PON XX

    Dua Atlet Sepak Takraw Asal Toraja Utara Sumbang Medali untuk Tim Papua di PON XX

    • calendar_month Rab, 13 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, JAYAPURA — Selain Inez yang meraih medali perunggu pada cabang Cricket bersama Tim Sulawesi Selatan, masih ada dua atlet asal Toraja yang mengumbang medali untuk Tim Papua pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Kedua atlet itu, yakni Yuli Pakombong dan Rendy Pangala. Keduanya bergabung dalam Tim Sepak Takraw Provinsi Papua yang berlaga di […]

  • BERITA FOTO: Berwisata Durian Musang King ke Nanggala, Toraja Utara

    BERITA FOTO: Berwisata Durian Musang King ke Nanggala, Toraja Utara

    • calendar_month Sel, 2 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Namanya Durian Musang King. Disebut demikian karena durian ini memang agak berbeda dengan durian pada umumnya. Rasanya juga beda. Legit dan creami. Tektur buahnya lebih tebal dan lembut. Tidak bikin bosan. Juga tidak memabukkan. Menurut literatur, durian ini aslinya dari Malaysia. Memiliki nama lain Mao Shan Wang, yang arti harafiahnya “Raja Kucing”. Juga dikenal dengan […]

expand_less