Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Event » Kementerian Pariwisata Hadirkan Empat Event Bertaraf Internasional di Toraja

Kementerian Pariwisata Hadirkan Empat Event Bertaraf Internasional di Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno meluncurkan “Calendar Event Toraja Tahun 2022” yang berisi berbagai kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif berstandar internasional yang diharapkan kembali mendongkrak Toraja sebagai destinasi favorit wisatawan.

Peluncuran “Calendar Event Toraja” ini berlangsung di Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 31 Juli 2022.

Keempat event tersebut, masing-masing “Toraja Highland Festival”, yang akan berlangsung dari tanggal 11 – 13 Agustus 2022, “Magical Toraja” (tanggal 15- 30 Agustus 2022), “Toraja & Beyond Tourism Festival”, yang akan berlangsung dari tanggal 1 hingga 2 Oktober 2022, serta “Lovely December” pada 5 hingga 31 Desember 2022.

Sandiaga mengatakan, Toraja dengan keindahan alam dan ragam budaya di dalamnya pernah menjadi destinasi favorit wisatawan mancanegara kedua di Indonesia setelah Bali, khususnya di era tahun ’70-’80. Namun kondisi tersebut berubah pada tahun ’90an hingga awal tahun 2000.

“Saya mengapresiasi komitmen dari rekan-rekan Teman Parekraf Nasional (Tepanas) bersama Toraja Tourism Board yang me-launching Calendar Event Toraja yang di dalamnya ada beberapa kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Sandiaga.

“Kita sepakat bahwa Toraja dengan tempatnya yang indah dan budayanya yang kuat, harus memiliki event berskala internasional untuk dapat mendongkrak kembali kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara,” katanya lebih lanjut.

Menurut Sandiaga, kehadiran Toraja & Beyond Tourism Festival diharapkan dapat menjadi leading international event di Toraja. “Karena kami akan menjadikan event sebagai dasar dalam menunjang recovery. Seperti G20 di mana kami punya banyak event dan akan kami hubungkan Toraja dengan kegiatan itu di Bali,” terang Sandiaga.

Dia berharap, dengan berbagai event di Toraja bisa mendorong kebangkitan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Menurut dia, tren pariwisata saat ini adalah pariwisata dengan karakter yang personalize, customize, localize and smaller in size. “Toraja sangat sesuai dengan karakter tersebut sehingga memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan,” ujarnya.

Apalagi dengan akan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN) nanti, Toraja dapat menjadi destinasi favorit karena letaknya yang tidak memerlukan waktu tempuh yang lama dengan menggunakan pesawat terbang.

“Kami akan buat travel pattern tourism dari IKN dan Toraja bisa jadi tujuan. Melalui event ini saya berharap kita bisa lalui tantangan dan dapat mewujudkan target 1,1 juta lapangan kerja baru di tahun ini dan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024,” kata Sandiaga.

Sementara itu, Chief Community Officer Teman Parekraf Nasional (Teppanas), Panca R Sarungu menjelaskan, akan ada banyak kegiatan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam rangkaian Calendar Event Toraja.

“Toraja Highland Festival (THF) 2022” misalnya yang diinisiasi Masyarakat Sadar Wisata (Masata) DPC Toraja Utara bersama Geopark Toraja. Kegiatan akan berlangsung pada 11 hingga 13 Agustus 2022 di Lapangan Bakti Rantepao, Sulawesi Selatan,” kata Panca.

Kegiatan yang mengusung tema “Taste of Toraja” ini sebagai ajang promosi Toraja yang berbasis budaya, alam, dan olahraga. Sekaligus mendukung program pemerintah wisata #DiIndonesiaAja juga #BanggaBuatanIndonesia.

Adapun kegiatan yang dihadirkan dalam THF 2022 ini antara lain Run Above The Cloud 10K, Pameran Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Pentas Seni Musik dan Tari, Fun XC Jelajah Desa Wisata Toraja, Pasar Kopi, dan Lomba Mural.

Sementara untuk “Magical Toraja” kegiatan akan berlangsung dalam tiga tahap yang salah satunya adalah pada 27 hingga 31 Agustus 2022. Selama kurun waktu ini akan digelar agenda wisata di acara-acara adat seperti Rambu Solo’ dan Ma’nene.

“Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak terutama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Karena kita tidak bisa bekerja sendiri melainkan harus dengan kolaborasi. Semoga kegiatan ini dapat membangkitkan kembali pariwisata dan ekonomi kreatif di Toraja,” kata Panca Sarungu. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengunjuk Rasa yang Sempat Ditahan Polres Tana Toraja Akhirnya Dilepaskan

    Pengunjuk Rasa yang Sempat Ditahan Polres Tana Toraja Akhirnya Dilepaskan

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sekitar 40 pengunjuk rasa yang sempat diamankan aparat Kepolisian Resor Tana Toraja saat melakukan aksi demostrasi di depan Pengadilan Negeri Makale, Rabu, 14 September 2022, akhirnya dibebaskan. Pengunjuk rasa yang diamankan ini rata-rata merupakan siswa SMA dan beberapa diantaranya perempuan. Mereka dilepaskan polisi pada Rabu, 14 September 2022 menjelang tengah malam. Para […]

  • Kebakaran Hanguskan 3 Tongkonan, 5 Lumbung, dan 2 Rumah Panggung di Toraja Utara

    Kebakaran Hanguskan 3 Tongkonan, 5 Lumbung, dan 2 Rumah Panggung di Toraja Utara

    • calendar_month Minggu, 18 Feb 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTU PEPASAN — Kebakaran hebat melanda sebuah permukiman di Komplek Tongkonan Tamana, Lembang Batu Busa, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu, 17 Februari 2024. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita tersebut menghanguskan 3 unit Tongkonan (rumah adat Toraja), 5 unit Alang (lumbung padi), dan 2 unit rumah panggung. Akibat kebakaran tersebut, lima […]

  • Diduga Korupsi Dana Desa, Kepala Lembang Sangpeparikan, Kecamatan Mappak, Ditahan

    Diduga Korupsi Dana Desa, Kepala Lembang Sangpeparikan, Kecamatan Mappak, Ditahan

    • calendar_month Kamis, 21 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Oknum Kepala Lembang (Desa) Sangpeparikan, Kecamatan Mappak, Kabupaten Tana Toraja, berinisial P, ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Kamis, 21 Januari 2021. Sebelum ditahan, oknum Kepala Lembang yang baru dilantik kembali untuk periode kedua pada 4 Januari 2020 ini, ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa senilai Rp 811 juta. Kepala Kejaksanaan […]

  • Ustadz Das’ad Latif Hadiri Wisuda UKI Toraja, Sampaikan Nasehat Pentingnya Punya Ilmu

    Ustadz Das’ad Latif Hadiri Wisuda UKI Toraja, Sampaikan Nasehat Pentingnya Punya Ilmu

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Ustadz Das’ad Latif Hadiri Wisuda UKI Toraja di Auditorium Kampus 2 UKI Toraja. (Foto/KarebaToraja).   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Ustadz Das’ad Latif terpantau sudah tiba di Toraja Utara, Sabtu Siang 10 Mei 2025. Kedatangan Ustadz Das’ad Latif di Toraja Utara dalam rangka menghadiri Halal Bihalal yang akan dilaksanakan Pemda Toraja Utara, Sabtu Malam 10 Mei 2025 […]

  • Perwakilan dari 5 Negara Hadiri Peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia di Ke’te Kesu’, Toraja Utara

    Perwakilan dari 5 Negara Hadiri Peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia di Ke’te Kesu’, Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Memperingati Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia 2024, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan Kedubes Amerika Serikat menghadirkan beberapa peserta perwakilan internasional. Sejumlah peserta Konferensi Internasional Masyarakat Adat 2024 dari berbagai negara hadir pada kegiatan Kunjungan Belajar Masyarakat Adat di Toraja Utara. Bertajuk “Kunjungan Belajar Masyarakat Adat: Inovasi dan Pengetahuan Tradisional Toraya” kegiatan […]

  • Ini Alasan Kenapa Tongkonan di Gandangbatu Sillanan Ini Memiliki Tiga Longa

    Ini Alasan Kenapa Tongkonan di Gandangbatu Sillanan Ini Memiliki Tiga Longa

    • calendar_month Senin, 31 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Beberapa waktu lalu, sebuah foto yang menampilkan rumah adat Toraja dengan tiga longa viral di media sosial. Foto Tongkonan ini jadi bahan perbincangan netizen karena unik dan penampilannya berbeda dengan Tongkonan kebanyakan di Toraja. Lalu, bagaimana ceritanya sehingga ada tiga Tongkonan di daerah Gandangbatu Sillanan yang berarsitektur unik seperti itu? Abe’ […]

expand_less