Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Kasus Pengadaan Baju Olahraga di Tana Toraja Dinilai Mandek, Format Datangi Polda Sulsel

Kasus Pengadaan Baju Olahraga di Tana Toraja Dinilai Mandek, Format Datangi Polda Sulsel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Badan Pengurus Forum Mahasiswa Toraja (Format) Makassar kembali mendatangi Mapolda Sulsel, Rabu, 28 April 2021. Mereka menyambangi bagian Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) untuk mempertanyakan kelanjutan sejumlah kasus dugaan korupsi di Toraja.

Badan Pengurus Format mempertanyakan sejumlah kasus dugaan korupsi di Toraja, yang sudah dilaporkan ke Polda Sulsel, diantaranya dugaan korupsi pengadaan baju olahraga untuk pegawai di lingkup Pemkab Tana Toraja, pembebasan lahan Bandara Buntu Kunik, pembangunan jalan Bittuang-Bolokan, dan beberapa kasus lainnya yang masih berproses di Polda Sulsel.

“Kedatangan kami untuk yang kesekian kalinya ini untuk mendesak Polda Sulsel menunjukan sikap profesionalisme dan keseriusannya dalam penanganan kasus korupsi,” tutur Ketua Umum Format, Heriadi, dalam keterangan tertulis ke redaksi kareba-toraja.com.

Heriadi menjelaskan, kasus pengadaan baju olahraga yang menggunakan APBD Tana Toraha tahun anggaran 2016/2017 dengan nilai anggaran sekitar Rp 3 milliar misalnya, sudah ratusan saksi di periksa dan lembaga auditor sudah mengeluarkan hasil perhitungan kerugian negara, namun sampai hari ini belum ada sama sekali orang yang tetapkan sebagai tersangka.

“Ada apa dengan pihak penegak hukum kita? Kami mendesak Polda Sulsel agar dalam waktu dekat melakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka dan segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk penuntutan,” tandas Heriadi.

Heriadi mengatakan, Polda Sulsel mesti segera memberikan status hukum yang jelas terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan baju olah raga di lingkup Pemkab Tana Toraja.

“Jangan sampai nanti seperti kasus pembebasan lahan Bandara Buntu Kunik, yang sudah 9 tahun berjalan dan sampai hari ini belum ada titik terangnya,” tegas Heriadi.

Heriadi menegaskan, jika Polda Sulsel tidak serius menangani beberapa kasus dugaan korupsi di Toraja, maka dalam waktu dekat pihaknya akan menyampaikan dan mengirim langsung surat pengaduan ke Mabes Polri. “Agar penanganan kasus-kasus ini bisa dipantau khusus oleh Mabes Polri,” katanya.

Sementara itu, salah satu penyidik Direskrimsus Polda Sulsel, Yusrizal menerangkan kepada pengurus Format bahwa kasus baju olahraga masih penambahan pemeriksaan saksi dan dalam waktu dekat Direskrimsus akan kembali memanggil dan memeriksa saksi-saksi untuk memperkuat bukti-bukti aliran dana.

“Untuk sementara kami akan lebih fokus ke kasus pengadaan tanah bandara, untuk perampungan berkas dan alat-alat bukti guna pelimpahan berkas kedua ke Kejaksaan Tinggi Sulsel,” terang Yusrizal. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota DPR RI Ini Ajak Wisatawan Berkunjung ke Desa Wisata Lembang Pa’tengko

    Anggota DPR RI Ini Ajak Wisatawan Berkunjung ke Desa Wisata Lembang Pa’tengko

    • calendar_month Jumat, 28 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Setelah berkunjung, melihat, dan menjajal wahana motor ATV di objek wisata hutan pinus Pa’tengko, anggota Komisi X DPR RI, Eva Stevany Rataba mengajak warga dan wisatawan untuk berkunjung dan merasakan indah serta sensasinya tempat wisata baru di Kabupaten Tana Toraja tersebut. Eva beserta keluarga dan beberapa stafnya mengunjungi Desa Wisata Lembang Pa’tengko […]

  • Prodi Teknik Mesin dan Sipil UKI Paulus Makassar Kantongi Akreditasi Unggul, Rektor: Prodi Lain Sedang Didorong

    Prodi Teknik Mesin dan Sipil UKI Paulus Makassar Kantongi Akreditasi Unggul, Rektor: Prodi Lain Sedang Didorong

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Prodi Teknik Mesin dan Teknik Sipil Program Sarjana UKI Paulus Makassar Kantongi Akreditasi Unggul dari LAM Teknik. (Foto: Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Dua Program Studi (Prodi) yakni Prodi Teknik Mesin dan Prodi Teknik Sipil Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus Makassar) baru saja mengantongi akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan […]

  • 2 Bulan Lebih Longsor Tutup Jalan Penghubung Belau Utara – Sesesalu Masanda, Belum Dikerja

    2 Bulan Lebih Longsor Tutup Jalan Penghubung Belau Utara – Sesesalu Masanda, Belum Dikerja

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Petugas Nakes Berjibaku melintasi longsor yang licin dan berlumpur. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MASANDA — Jalan utama penghubung Lembang Belau Utara – Lembang Sesesalu Kecamatan Masanda Tana Toraja tertutup longsor yang terjadi awal Juli 2025 lalu. Akibat longsor tersebut jalan tertutup material longsor dan hanya menyisakan sedikit untuk warga memaksakan kendaraan roda dua agar bisa melintas. […]

  • BERITA FOTO: Suatu Pagi di Alun-alun Kota Rantepao yang Baru Selesai Dibangun

    BERITA FOTO: Suatu Pagi di Alun-alun Kota Rantepao yang Baru Selesai Dibangun

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    WAKTU menunjukkan pukul 08.00 Wita. Matahari, yang mestinya sudah bersinar, masih tersembunyi di balik awan. Namun, ratusan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, maupun para pedagang sudah beraktifitas di lokasi Alun-alun Kota Rantepao, yang terletak persis di tengah kota. Alun-alun Kota Rantepao ini mestinya sudah selesai pembangunannya pada akhir tahun 2022. Namun molor hingga […]

  • Dua Warga yang Meninggal Tersengat Listrik di Mengkendek adalah Karyawan Kontraktor PT XL

    Dua Warga yang Meninggal Tersengat Listrik di Mengkendek adalah Karyawan Kontraktor PT XL

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Dua warga atas nama Wandi dan Karaeng Ngamba meninggal dunia usai disengat listrik di Ge’tengan, Kelurahan Rantekalua’, Kecamatan Mengkendek, Sabtu, 13 Maret 2021. Kedua warga asal Jeneponto tersebut, menurut data yang diperoleh dari Polres Tana Toraja, merupakan karyawan kontraktor dari PT XL. Kedua jenazah sudah diberangkatkan ke kampung halamannya. Kecelakaan yang merenggut […]

  • Tingkat Kejahatan di Toraja Utara Meningkat, Didominasi Curanmor dan Penganiayaan

    Tingkat Kejahatan di Toraja Utara Meningkat, Didominasi Curanmor dan Penganiayaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Tingkat kriminalitas di wilayah Kabupaten Toraja Utara mengalami peningkatan. Itu bisa dilihat dari data perbandingan tahun 2021 dan tahun 2022. Angka tindak kejahatan konvensional tahun 2021 sebanyak 120 laporan, sedangkan tahun 2022 meningkat menjadi 342 laporan. Data ini diungkap Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Toraja Utara, AKBP Eko Suroso saat menggelar konferensi pers […]

expand_less