Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Gerakan Solidaritas Toraja Desak KPK Tuntaskan Kasus Harun Masiku

Gerakan Solidaritas Toraja Desak KPK Tuntaskan Kasus Harun Masiku

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Aksi seruduk gedung KPK oleh Gestor dengan menggunakan busana Adat Toraja. (foto: dok. istimewa).


KAREBA-TORAJA.COM, JAKARTA — Gerakan Solidaritas Toraja (Gestor) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menuntaskan kasus Harun Masiku dengan proses hukum transparan dan seadil-adilnya.

Ketua Gerakan Solidaritas Toraja (Gestor) Pither Singkali SH MH meminta KPK jangan takut membongkar dan menyeret dalang di balik hilangnya atau dihilangkannya Harun Masiku.

“Stop sandiwara politik untuk melindungi kepentingan tertentu. Hentikan dagang sapi Harun Masiku untuk bargaining politik siapa pun,” tegas Pither Singkali ketika memimpin massa menyeruduk gedung KPK di Kuningan, Jakarta, Jumat 30 Januari 2025 pagi.

Aksi seruduk gedung KPK oleh Gestor ini menarik perhatian awak media yang sehari-hari meliput dan memantau lembaga independen antirasua ini.

Dengan berbusana adat Toraja, Aksi Gestor diwarnai dengan atraksi adat Toraja “Ma’randing” yaitu tarian yang  biasa digelar masyarakat adat Toraja menuju atau pun pulang dari medan perang di zaman dulu.

Pither Singkali yang didampingi Wakil Ketua Gestor Rahmana MA, Adv. Daniel Minggu SH, dan Drs Marsel Rombe Baan (Sekretaris Jenderal) dan Wakil Sekretaris Jenderal Alderianto Faldy SH mengatakan Harun Masiku adalah warga Toraja sekaligus keluarga, apa pun statusnya, dia adalah warga Toraja sebagai bagian dari anak bangsa. Karena itulah, Gestor hadir memberikan dukungan moril tidak hanya untuk Harun Masiku, tetapi sekaligus juga dukungan terhadap KPK agar serius menegakkan hukum.

Ditegaskan, Gestor maupun keluarga Harun Masiku mendukung KPK untuk proses hukum yang transparan dan seadil-adilnya.

Gestor sama sekali tidak bermaksud menghalangi proses hukum atas Harun Masiku, karena berlarut-larutnya kasus ini justru sangat merugikan keluarga dan masyarakat Toraja, karena jelas-jelas patut diduga keras bahwa Harun Masiku selama ini sengaja dihilangkan atau disandera elite bangsa ini untuk kepentingan yang tidak jelas.

Kalau pun memang bersalah, Harun Masiku telah menjadi korban permainan dan dagang sapi politik oleh para elite politik dan atau pun oknum aparat negara. Karena itu, KPK jangan takut dan jangan ikut permainan politik kotor di balik kasus Harun Masiku ini.

“Siapa pun dalangnya, kalau ada elite politik atau bahkan partai politik, mantan pejabat atau masih menjabat sampai sekarang, KPK harus berani menyeret semua pihak yang terlibat permainan kasus Harun Masiku,” tegas advokat senior Pither Singkali asal Toraja bersama para lawyer yang tergabung dalam Gestor.

Gestor juga mendesak KPK untuk segera menemukan warga Toraja Harun Masiku tersangka dugaan tindak pidana korupsi yang menghilang sejak lebih empat tahun lalu hingga saat ini. Keluarga sendiri telah capek dipanggil penyidik KPK, juga rindu bertemu dengan Harun apa pun keadaannya.

“Jangan sampai ada apa-apa dengan Harun Masiku. Karena itu, KPK maupun Polri secara lembaga harus segera menemukan dan melindungi Harun Masiku sebagai warga negara, kami sangat khawatir akan keselamatan Harun Masiku” tegasnya.

Di sisi lain, Gestor juga meminta PDI Perjuangan untuk mempertanggungjawabkan kasus hilangnya kader PDI Perjuangan Harun Masiku.

Jangan sampai warga Toraja tersebut dijadikan dagangan dan mainan politik kotor yang patut diduga keras masalah Harun Masiku dipelihara untuk kepentingan partai atau elite partai.

Ditegaskan pula Gestor mendukung penuh Pemerintahan Prabowo Subianto dan jajaran terkaitnya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dan membersihkan serta menindak siapa pun oknum aparat pemerintah yang terlibat kasus korupsi.

Karenanya, Gestor juga meminta perhatian Pemerintahan Prabowo Subianto untuk serius membantu KPK dengan memerintahkan Menko Politik Hukum dan HAM berikut Polri, Kejaksaan, TNI, dan BIN untuk menuntaskan kasus Harun Masiku agar tidak menyandera banyak urusan bangsa yang lebih besar.

Gestor berharap kasus Harun Masiku dan kasus korupsi lainnya segera diselesaikan.

“Kami berharap kasus Harun Masiku tidak berlarut-larut, dan apabila ada upaya menjadikan Harun Masiku yang sejatinya jadi korban dijadikan bargaining politik untuk berbagai kepentingan pihak-pihak tertentu, harus segera diakhiri,” tutup Pither Singkali bersama tim Gestor. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gedung Bekas Terminal Bandara Pongtiku Bakal Dijadikan Tempat Karantina Pasien Covid-19

    Gedung Bekas Terminal Bandara Pongtiku Bakal Dijadikan Tempat Karantina Pasien Covid-19

    • calendar_month Jumat, 29 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Penuhnya fasilitas ruang isolasi khusus pasien positif Covid-19 di RSUD Lakipadada dan beberapa rumah sakit lain membuat sejumlah pihak mulai memikirkan alternatif. Salah satunya adalah gedung bekas kantor dan ruang tunggu Bandara Pongtiku di Kecamatan Rantetayo. Tempat ini akan dijadikan tempat isolasi mandiri bagi pasien yang tidak bergejala. Bandara Pongtiku tidak digunakan […]

  • BREAKING NEWS: Talud Rumah Jabatan Bupati Tana Toraja Longsor

    BREAKING NEWS: Talud Rumah Jabatan Bupati Tana Toraja Longsor

    • calendar_month Rabu, 24 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tanah longsor kembali terjadi di Kota Makale, tepatnya di rumah jabatan Bupati Tana Toraja. Dinding penahan tanah di bagian timur, rumah jabatan, longsor. Dinding penahan tanah (talud) rumah jabatan Bupati Tana Toraja ini longsor sekitar pukul 19.00 Wita, Rabu, 24 November 2021. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja, Alfian […]

  • Polres Tana Toraja Turunkan 137 Personil Amankan Malam Takbiran dan Salat Idul Fitri 1447 H

    Polres Tana Toraja Turunkan 137 Personil Amankan Malam Takbiran dan Salat Idul Fitri 1447 H

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Apel Gelar Pasukan Persiapan Pengamanan Malam Takbiran dan Salat Idul Fitri. (Foto: Humas Polres Tana Toraja)     KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —- Untuk memastikan malam Lebaran, malam takbiran dan ibadah salat Idul Fitri 1447 H/2026 aman dan kondusif, Polres Tana Toraja menurunkan 137 personil untuk melakukan pengamanan. Giat diawali dengan apel kesiapan pengamanan malam Takbiran dan […]

  • Manfaatkan JKN, Esra Rasakan Layanan Semakin Mudah dan Semakin Baik

    Manfaatkan JKN, Esra Rasakan Layanan Semakin Mudah dan Semakin Baik

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Berita bahagia datang dari seorang ibu rumah tangga yang berasal dari Lembang (Desa) Kalua’, Kecamatan Mengkendek, kabupaten Tana Toraja. Esra Sari Yunita (35), seorang penerima manfaat Program JKN melahirkan secara normal seorang bayi dengan selamat. Ia membagikan pengalaman bahagia tersebut kepada Tim Jamkesnews saat mengikuti kegiatan BPJS Keliling untuk melakukan perubahan data […]

  • Rute Penerbangan Toraja-Makassar dan Toraja-Balikpapan Sudah Tidak Ada, Bupati Tana Toraja Kecewa

    Rute Penerbangan Toraja-Makassar dan Toraja-Balikpapan Sudah Tidak Ada, Bupati Tana Toraja Kecewa

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 4Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Bupati Tana Toraja, Zadrak Tombeq menyampaikan rasa kecewa kepada Maskapai Wings Air setelah rute penerbangan Toraja-Makasar tidak lagi tersedia. Kekecewaan ini disampaikan Zadrak Tombeq saat memberikan sambutan pada acara penerimaan penerbangan perdana Rute Manado – Toraja, Senin, 7 Juli 2025 lalu di Terminal Bandara Toraja, Mengkendek, Tana Toraja. Zadrak mengatakan harusnya penebangan […]

  • Gerakan Seribu Jamban, KPA Anak Rimba Toraja Kembali bangun WC untuk Warga di Garassik

    Gerakan Seribu Jamban, KPA Anak Rimba Toraja Kembali bangun WC untuk Warga di Garassik

    • calendar_month Minggu, 4 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Kelompok Pencinta Alam Anak Rimba Toraja (KPA ART) Salubarani kembali membangun satu unit WC untuk warga di Dusun Saredukung Lembang Garassik Kecamatan Gandangbatu Sillanan melalui program Gerakan Seribu Jamban. KPA Anak Rimba Toraja membangun satu unit WC untuk Nasril, seorang warga yang tinggal di Lembang Garassik Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, Minggu,4 […]

expand_less