Mantan Ketua BPS Gereja Toraja, Pdt. Musa Salusu Serahkan Dukungan Calon Anggota DPD RI

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR —

Mantan Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dua periode, Pdt Musa Salusu, M. Th, resmi menyerahkan KTP dukungan dari masyarakat untuk menjadi bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dari Sulawesi Selatan.

Ketua Umum BPS Gereja Toraja, periode 2011-2016 dan 2016-2021 itu membawa 7.940 KTP dukungan awal dari 21 Kabupaten/Kota se-Sulsel untuk diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulsel di Hotel Mercure, Kota Makassar, Kamis, 29 Desember 2022.

Dukungan awal yang diperoleh Pdt Musa Salusu ini jauh melebihi jumlah minimal dukungan awal bakal calon anggota DPD, yakni 3.000 KTP.

KTP dukungan tersebut selanjutnya akan diverifikasi administrasi maupun faktual oleh KPU Provinsi Sulawesi Selatan.

Baca Juga  RS Elim Rantepao Gelar Pengobatan Gratis pada Perayaan 100 Tahun Baptisan Pertama di Simbuang

Selain jumlah dukungan awal KTP yang sangat banyak, sebaran wilayah Kabupaten/Kota untuk dukungan kepada Pendeta Musa Salusu pun melebihi dari yang dipersyaratkan UU yakni 12 Kabupaten/Kota. Sementara Musa Salusu mendapatkan dukungan dari 21 Kabupaten dari total 24 Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan.

LO resmi Pendeta Musa Salusu, yang juga mantan anggota KPU Kabupaten Tana Toraja, Agustinus, menjelaskan bahwa sebenarnya Pendeta Musa mendapatkan dukungan full dari 24 Kabupaten, namun karena keterbatasan waktu dalam proses penginputan data, maka Tim MS4DPD-RI 2024 tidak memasukkan 4 Kabupaten lagi yang tersisa.

“Karna sistem penginputan data ke server KPU yang sangat padat digunakan se-Indonesia, maka 4 Kabupaten ini kami simpan sebagai dokumen internal saja,” terang Agustinus.

Baca Juga  Praktisi Hukum, Pither Ponda Barany, Siap Ramaikan Bursa DPD RI

Menurut Agustinus, jumlah dukungan awal yang sangat signifikan tersebut adalah bukti antusias masyarakat untuk mendudukkan Pendeta Musa Salusu sebagai Senator Sulsel pada tahun 2024 mendatang. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

Komentar