Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Foto » FOTO: Lahan Bekas Pertokoan Lama Rantepao Kini Jadi “Taman Baliho” dan Kumuh

FOTO: Lahan Bekas Pertokoan Lama Rantepao Kini Jadi “Taman Baliho” dan Kumuh

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sel, 1 Feb 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara belum memanfaatkan lahan bekas pertokoan lama yang terletak di tengah Kota Rantepao. Saat ini dan beberapa waktu sebelumnya, lahan ini digunakan orang untuk mendirikan baliho. Di bagian belakangnya mulai nampak kumuh dengan tenda pedagang kaki lima.

Komplek pertokoan lama Rantepao dirobohkan pemerintah pada Selasa, 2 Maret 2021 di saat-saat akhir masa pemerintahan Bupati Kalatiku Paembonan dan Yosia Rinto Kadang. (Baca: BREAKING NEWS: Pertokoan Lama Rantepao Dirobohkan).

Usai dibongkar, Kalatiku menyebut kawasan bekas pertokoan lama itu akan dijadikan ruang terbuka hijau. (Baca: Setelah Dirobohkan, Kawasan Pertokoan Rantepao Lama Akan Dijadikan Ruang Terbuka Hijau). Sebelumnya, kawasan ini direncanakan akan didirikan plaza Toraja.

Namun Kalatiku Paembonan; Bupati yang berani membongkar pertokoan lama dan bangunan di bantaran sungai, kalah dalam Pilkada Toraja Utara, 9 Desember 2021. (Baca: Kalatiku Paembonan, Bupati yang Berani Bongkar Pertokoan Lama dan Bantaran Sungai). Rencana yang disusun Kalatiku terkait lahan pertokoan lama dan bantara sungai pun terhenti.

Yohanis Bassang dan Frederik Victor Palimbong terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, periode 2021-2026, menggantikan Kalatiku-Rinto. Rencana pemanfaatan lahan bekas pertokoan lama Rantepao pun berubah. Ombas-Dedy ingin menjadikan lahan bekas pertokoan lama Rantepao menjadi alun-alun kota. Rencana itu pun menjadi salah satu dari lima prioritas pembangunan Toraja Utara dibawah kendali Ombas-Dedy.

Saat berbicara di hadapan tokoh-tokoh Toraja yang tergabung dalam Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) yang melaksanakan Mubes IV di Hotel Bidakara, Jakarta, 2 Oktober 2021, Ombas – sapaan akrab Yohanis Bassang, menyebut lahan ini akan dijadikan alun-alun kota. (Baca: Berbicara di Mubes PMTI, Bupati Paparkan Program Unggulan Toraja Utara).

Namun hingga akhir tahun 2021, dari sekian banyak program yang diungkapkan Ombas itu baru dua yang terlihat (meski masih banyak kekurangan), yakni kebersihan dan ketertiban lalu lintas. Program unggulan lain belum tersentuh.

Lahan bekas pertokoan lama Rantepao kini digunakan untuk tempat pemasangan baliho. Di bagian belakangnya nampak kumuh. (AAP/Kareba Toraja).

Karena belum tersentuh, lahan bekas pertokoan lama Rantepao menjadi terlantar. Banyak orang, termasuk pemerintah dan instansi lainnya menjadikan lokasi ini sebagai tempat pemasangan baliho. Karena banyak baliho di lokasi itu, maka terlihat seperti “taman baliho”.

Tidak hanya lahan terlantar, di bagian belakang, tepatnya di pelataran Art Centre kini terlihat kumuh kembali. Banyak lapak dan tenda-tenda milik pedagang kaki lima yang didirikan di situ, sehingga terkesan kumuh. (*)

Penulis: Desianti/Tim
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Silopak Papa Tallang” ala Panitia 110 Tahun IMT Melalui Program Bedah Rumah

    “Silopak Papa Tallang” ala Panitia 110 Tahun IMT Melalui Program Bedah Rumah

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — “Silopak Papa Tallang” dalam filosofi Toraja berarti menggandengkan dua atau lebih bambu sehingga memilik fungsi seperti atap pada rumah adat Toraja. Istilah “Silopak Papa Tallang” ini pernah digunakan Pemda Tana Toraja era Nico-Victor dalam merealisasikan program pembangunan daerah dimana saat itu Pemda Tana Toraja menggandengkan (Ma’pasilopak) dua sumber anggaran berbedah yakni APBD […]

  • Anggaran Ganti Rugi Minim, Pemilik Lahan Jembatan Kembar Malango’ Mengadu ke DPRD

    Anggaran Ganti Rugi Minim, Pemilik Lahan Jembatan Kembar Malango’ Mengadu ke DPRD

    • calendar_month Sel, 15 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Jumlah anggaran yang dialokasikan pemerintah untuk pembebasan lahan pembangunan jembatan kembar di Malango’ dinilai terlalu kecil oleh pemilih lahan dan bangunan. Itu sebabnya, mereka mengadu ke DPRD Toraja Utara. Sebanyak 10 Kepala Keluarga pemilik lahan dan bangunan, yang kemungkinan besar akan terdampak pembangunan jembatan kembar di Malango’ Rantepao, mendatangi kantor DPRD Toraja […]

  • Berpotensi Jadi Atraksi Wisata Baru, Paralayang Toraja Butuh Perhatian Pemerintah dan Donatur

    Berpotensi Jadi Atraksi Wisata Baru, Paralayang Toraja Butuh Perhatian Pemerintah dan Donatur

    • calendar_month Sen, 30 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “Lokasi take off kita, ada. Landing apalagi. Tinggal butuh pemerhati yang benat-benar ingin memajukan Toraja lewat pengembangan wisata aero sport. Karena tamu pilot mengakui alam kita, masa kita hanya jadi penonton.” — Mumut Ryels — Komunitas Langkan Paralayang Toraja KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Toraja dianugerahi alam yang indah. Topografinya maupun arah angin juga mendukung. Fasilitas take […]

  • Bawaslu Tana Toraja Sampaikan 132 Saran Perbaikan Hasil Pengawasan Coklit Pilkada 2024

    Bawaslu Tana Toraja Sampaikan 132 Saran Perbaikan Hasil Pengawasan Coklit Pilkada 2024

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2024
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Tahapan  Pengawasan Pencocokan dan Penelitian (coklit) data Pemilih Pilkada 2024 telah berlangsung sejak 24 Juni hingga 24 Juli 2024. Selama proses coklit berlangsung, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tana Toraja hadir memastikan proses coklit berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan terhadap pemutahiran data pemilih dimaksudkan untuk memastikan KPU dan Jajarannya […]

  • Sehari Dua Warga Meninggal karena Covid-19, Dimakamkan di Toraja Utara

    Sehari Dua Warga Meninggal karena Covid-19, Dimakamkan di Toraja Utara

    • calendar_month Sel, 29 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua warga Toraja meninggal dunia karena Covid-19, Senin, 28 Desember 2020 malam. Jenazah kedua warga tersebut sudah dimakamkan pada Selasa, 29 Desember 2020. Sebelumnya, pada Minggu, 27 Desember 2020 malam, seorang warga Tana Toraja juga meninggal dunia di RS Lakipadada karena Covid-19. Jenazah warga berjenis kelamin perempuan ini sudah dimakamkan di Kesu’, […]

  • FORMAT Minta OmBas-Dedy Serius Tangani Pandemi Covid-19 di Toraja Utara

    FORMAT Minta OmBas-Dedy Serius Tangani Pandemi Covid-19 di Toraja Utara

    • calendar_month Jum, 23 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pengurus dan sejumlah anggota Forum Mahasiswa Toraja (FORMAT) Makassar mendatangi kantor bupati Toraja Utara, Jumat, 23 Juli 2021. Mereka datang untuk berdialog dan mendorong beberapa program sebagai langka awal dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Toraja Utara, yang saat ini dipimpin oleh Yohanis Bassang (OmBas) dan Frederik Victor Palimbong (Dedy). Para aktivias FORMAT […]

expand_less