Forum Passemba Toraya; Raker dan Aksi Bersih di Objek Wisata Pango-pango

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE SELATAN — Pemerintah Kabupaten Tana Toraja sudah berupaya keras untuk membersihkan sampah-sampah yang ditinggal pengunjung di objek wisata Pango-pango pada liburan Natal dan Tahun Baru 2024 yang lalu.

Namun, masih banyak sampah yang tertinggal di hutan dan semak-semak di sekitar objek wisata. Sehingga, usai Rapat Kerja (Raker/Kombongan Mali’), Minggu, 14 Januari 2024, Forum Passemba Toraya membantu pemerintah membersihkan sampah-sampah yang tertinggal tersebut.

“Banyak lokasi yang jauh dari tempat sampah dan menjadi tempat pengunjung memasang tenda untuk berkemah terdapat tumpukan sampah plastik bekas makanan dan minuman yang terlihat dan sangat mengganggu pemandangan,” tutur Indra Batara, Ketua Passemba Toraya.

“Sehingga agenda pembersihan sampah sampah yang berserakan menjadi fokus bakti sosial kegiatan pada hari kedua Rapat Kerja, Minggu, 14 Januari 2024,” tutur Indra lebih lanjut.

Baca Juga  Balita 3 Tahun Korban Jembatan Putus di Rindingallo Ditemukan

Indra, yang juga seorang anggota Polri ini, mengatakan Rapat Kerja Forum Passemba Toraya itu bisa terlaksana atas kerja sama yang baik antara pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan pengelola yang memberikan izin tempat pelaksanaan Raker.

Forum Passemba Toraya, terdiri dari lima cabang olahraga, itu pun berhasil menyukseskan rangkaian kegiatan perampungan rancangan kegiatan tahun 2024 dan evaluasi yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Di hari kedua Raker, ratusan peserta melaksanakan aksi bersih-bersih. Berbekal karung bekas ada puluhan karung sampah yang berhasil dikumpulkan peserta Forum Passemba Toraya dari semua spot yang disisir. Sampah-sampah ini dikumpulkan dan disimpan di bak sampah yang ada di kawasan wisata tersebut. Selanjutnya akan dijemput mobil sampah dan dibawa ke TPA.

Baca Juga  Sudah Tiga Hari Ribuan Warga Bokin Terisolasi Akibat Longsor

Forum Passemba Toraya menghimbau kepada setiap pengunjung untuk membuang sampah pada tempat yang disiapkan agar jangan lagi ada sampah yang menumpuk dan tersembunyi dan petugas kebersihan agak susah menangani sampah sampah yang berserakan di beberapa tempat.

“Terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Tana Toraja yang telah memfasilitasi kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan baik,” pungkas Indra. (*)

Penulis: Siska Papalangi’
Editor: Arthur

Komentar