Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Jelang Pilkada 2024, PGIW Sulselbara Gelar Seminar Budaya Damai

Jelang Pilkada 2024, PGIW Sulselbara Gelar Seminar Budaya Damai

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara (Sulselbara) menggelar Seminar Budaya Damai (foto: dok. istimewa/kareba-toraja).

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Menghadapi pelaksanaan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang akan berlangsung 27 November 2024 mendatang, Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara (Sulselbara) menggelar Seminar Budaya Damai yang berlangsung selama dua hari sejak Rabu – Kamis, 26 s/d 27 Juni 2024 di Hotel Grand Maleo Jln. Pelita Raya, Kota Makassar.

Seminar diselenggarakan dalam bentuk pemaparan materi dan diskusi yang menghadirkan sejumlah pembicara diantaranya, Kepala Kesbangpol Prov Sulsel, Kakanwil Kemenag Prov Sulsel, Ketua FKUB Prov Sulsel dan Pimpinan Sinode Gereja Anggota PGIW Sulselbara.

Materi yang disiapkan adalah materi yang berkaitan langsung dengan realitas yang sedang terjadi di wilayah Sulselbara terutama situasi demokrasi khususnya dalam suasana politik.

Sekretaris PGIW Sulselbara Pdt. Yohanis Metris mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dan diharapkan bisa dikembangkan dalam rangka mengatasi terjadinya ketidak adilan sosial dan intoleransi yang menyebabkan hubungan antar kelompok dan agama tidak harmonis terlebih khusus pada masa menjelang Pilkada.

“Dari pemaparan materi dan diskusi diharapkan peserta akan memberikan masukan-masukan untuk menjadi rumusan kegiatan berkelanjutan” urai Pdt. Yohanis Metris

Selain itu Kata Pdt. Yohanis Metris, setelah acara seminar ini peserta diharapkan memperoleh pengetahuan mengenai budaya damai dalam menghadapi situasi politik menjelang Pilkada Serentak 2024 yang akan berlangsung di berbagai daerah di Indonesia dan wilayah pelayanan PGIW Sulselbara pada khususnya.

“Peserta juga diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan pengalaman tentang bagaimana memperkuat jejaring advokasi antar umat beragama serta memberikan masukan dan kontribusi subtantif pada pihak-pihak terkait untuk membangun keadilan dan perdamaian demi pemajuan HAM dan demokrasi Indonesia” urai Pdt. Yohanis Metris.

Pdt. Metris berharap setelah kembali ke tempat masing-masing, peseta seminar diharapkan menjadi narasumber di Gereja masing-masing untuk mengembangkan kesadaran bersama dalam proses pencarian alternatif baru dalam membangun relasi antar umat beragama, Masyarakat adat dan Negara. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pura-pura Pesan Barang, Wanita Ini Mencuri Saat Pemilik Toko/Kios Lalai

    Pura-pura Pesan Barang, Wanita Ini Mencuri Saat Pemilik Toko/Kios Lalai

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Aksi pencurian dengan modus mengelabui pemilik toko atau kios, yang menghebohkan warga Toraja dalam beberapa bulan terakhir, akhirnya terungkap. Tim Batitong Maro Unit Resmob Satuan Reserse dan Kriminal Polres Tana Toraja berhasil mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti kejahatan pada Jumat, 17 September 2021. Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, AKP Syamsul Rijal […]

  • Rutin Berobat dengan JKN di RS Fatima Makale, Markus Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan

    Rutin Berobat dengan JKN di RS Fatima Makale, Markus Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Markus Batik Saat menjalani rawat jalan di RS Fatima Makale. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Di usianya yang tidak lagi muda dan dengan kondisi kesehatan yang mulai menurun, semangat Markus Batik (62) untuk menjaga kesehatannya tidak pernah surut. Pria asal Ge’tengan, Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana Toraja ini telah sekitar enam bulan terakhir rutin menjalani […]

  • Benarkah Tenaga Honorer di Toraja Utara Akan Dikurangi?

    Benarkah Tenaga Honorer di Toraja Utara Akan Dikurangi?

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Meski belum ada keputusan resmi, namun sejumlah pihak membenarkan bahwa jumlah tenaga kontrak daerah (TKD) di Kabupaten Toraja Utara akan dikurangi. Itu sebabnya, hingga Februari 2022, belum ada SK baru yang keluar dari Bupati. Isu tentang pengurangan tenaga honorer daerah di Toraja Utara yang dalam beberapa hari terakhir diperbincangkan masyarakat, dibenarkan oleh […]

  • 110 Peserta Lomba Latto-latto Akan Unjuk Skill di Moment 110 Tahun IMT

    110 Peserta Lomba Latto-latto Akan Unjuk Skill di Moment 110 Tahun IMT

    • calendar_month Rabu, 15 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 110 peserta Lomba Latto-latto anak dan remaja akan menunjukkan skill di momentum 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT), pada hari Jumat, 17 Maret 2023 di Halaman Gereja Toraja Rantepao, Toraja Utara, pukul 14.00 Wita. Koordinator Lomba, Pdt. Frederik Polis P. M.Th menyampaikan permainan tradisional yang sedang viral tersebut, disambut antusias oleh […]

  • Mantan Kadinkes Toraja Utara Ditahan Kejaksaan atas Dugaan Korupsi, Bupati Prihatin

    Mantan Kadinkes Toraja Utara Ditahan Kejaksaan atas Dugaan Korupsi, Bupati Prihatin

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Desianti/Art
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Penyidik Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao, menaikkan status mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toraja Utara, Esb menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Dinas Kesehatan Toraja Utara tahun 2024. Selain ditetapkan sebagai tersangka, Esb yang juga Pengguna Anggaran dalam program BOK tersebut langsung ditahan di […]

  • Pelaku Begal Terhadap Seorang Gadis di Pala’-Pala’ Divonis 8 Tahun Penjara

    Pelaku Begal Terhadap Seorang Gadis di Pala’-Pala’ Divonis 8 Tahun Penjara

    • calendar_month Selasa, 17 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Majelis hakim Pengadilan Negeri Makale menjatuhkan vonis 8 tahun penjara terhadap terdakwa pelaku pencurian dengan kekerasan (begal) terhadap seorang gadis, yang terjadi di Pala’-Pala’, Kecamatan Makale Utara, Tana Toraja, 24 Maret yang lalu. Sidang pembacaan putusan perkara pencurian dengan kekerasan atas nama Renol Rante Als Renol digelar majelis hakim yang dipimpin Roland […]

expand_less