Disoroti Media, BPBD Tana Toraja Potong Pohon Kering di Jalan Poros Makale-Rantepao
- account_circle Redaksi
- calendar_month Rab, 15 Feb 2023

Petugas dari BPBD Tana Toraja memotong dan mengevakuasi sebatang pohon besar yang sudah kering di pinggir jalan poros Makale-Rantepao, Rabu, 15 Februari 2023. (Foto: ist).
KAREBA-TORAJA.COM, LEMO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tana Toraja akhirnya turun tangan memotong serta mengevakuasi sebatang pohon kering berukuran besar, yang berdiri di pinggir jalan Jalan Poros Makale-Rantepao, tepatnya di Pala’-Pala’, Kelurahan Lemo, Kecamatan Makale Utara.
Pohon kering itu dipotong dan dievakuasi pada Rabu, 15 Februari 2023. Sehari sebelumnya, media KAREBA TORAJA menyoroti lambannya BPBD Tana Toraja dan PLN Makale dalam merespon keluhan warga terkait bahaya yang bisa ditimbulkan oleh pohon kering ini jika tumbang.
“Sudah ditindaklajuti (dipotong dan dievakuasi), komandan (wartawan),” demikian Kepala BPBD Tana Toraja, Yunus Sirante, membalas konfirmasi wartawan KAREBA TORAJA, Rabu, 15 Februari 2023.
Pantauan di lapangan, proses pemotongan dan evakuasi batang pohon kering itu dilakukan oleh beberapa personil BPBD Tana Toraja menggunakan chainsaw (senso). Usai dipotong, batang pohon itu langsung dibersihkan dari badan jalan. Terjadi penundaan lalu lintas sesaat ketika proses pemotongan pohon itu dilakukan.
Tindakan yang dilakukan oleh BPBD ini diapresiasi oleh warga setempat. “Bagusmi, ka sudah dipotong,” ujar seorang warga.
Diberitakan sebelumnya, sebatang pohon berukuran besar yang berdiri di tepat di pinggir jalan Jalan Poros Makale-Rantepao, tepatnya di Pala’-Pala’, Kelurahan Lemo, Kecamatan Makale Utara, mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.
Pohon yang sudah mati dan mulai kering serta berdiri tepat dipinggir jalan ini sangat rawan tumbang, apalagi saat ini cuaca buruk seperti angin dan hujan sedang melanda Sulsel, termasuk Tana Toraja.
Disekitar pohon tersebut juga melintang kabel listrik dan internet sehingga semakin membahayakan jika pohon tersebut tumbang menimpah kabel listrik.
Catherine, salah seorang Warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi berdirinya pohon, ikut khawatir dan berupaya berkoordinasi dengan pemerintah agar pohon tersebut segera ditebang.
Namun, bukannya mendapat respon cepat untuk penanganan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan PLN Makale justru saling lempar tanggung jawab.
“BPBD bilang itu masih rananya PLN sesuai surat BPBD yang dikirim ke saya, sementara PLN mengaku tugasnya hanya mengamankan jaringan. Jadi saya bingung harus kemana minta tolong,” cerita Catherine kepada wartawan, Selasa, 14 Februari 2023. (*)
Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur
- Penulis: Redaksi
Saat ini belum ada komentar