Angin Putting Beliung Terjang Wilayah Nanggala, Sejumlah Bangunan Rusak Berat

KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Hujan lebat disertai angin puting beliung wilayah Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, Minggu, 16 April 2023 sore.

Satu Kelurahan dan tiga Lembang terdampak bencana tersebut. Diantaranya, Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, Lembang Nanna, Lembang Nanggala, dan Lembang Rante.

Laporan sementara dari warga, menyebutkan ada tiga rumah dan satu lumbung padi (alang) yang mengalami kerusakan berat di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu. Dari tiga bangunan rumah tersebut, ada yang seluruh atapnya diterbangkan angin beberapa meter. Ada pula rumah yang rusak berat ditimpa pohon tumbang.

“Rumahnya Ibu Bisa, itu semua atapnya diterbangkan angin. Sisa badan rumahnya saja,” tutur Serly Sombokanan, warga Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, saat dikonfirmasi kareba-toraja.com, melalui saluran telepon celluler, Minggu malam.

Baca Juga  Hadiri Peresmian Yayasan Pendidikan Kemah Injil Toraja, JRM: Kita Dukung untuk Kemajuan Pendidikan

Hujan disertai angina puting beliun tersebut, kata Serly, berlangsung sekitar satu jam. “Hujan deras sekali, terus anginnya, huuuh sangat kencang,” kata Serly.

Selain di Kelurahan Nanggala Sangpiak Salu, angin puting beliung juga merusak atap bangunan Puskesmas Nanggala yang terletak di Lembang Rante. Bangunan rumah milik warga di belakang Puskesmas juga rusak.

“Ada juga pohon tumbang dan menghalangi jalan poros Sangpiak Salu-Ratte di dekat lapangan Nanggala,” ujar Serly lebih lanjut.

Di kejauhan nampak rumah warga yang tinggal dinding karena atapnya diterbangkan angin.

Kemudian, di Lembang Nanggala Induk, juga ada bangunan lumbung padi yang tumbang akibat angin puting beliung tersebut.

Di Lembang Nanna, dilaporkan ada dua lumbung yang tumbang diterjang angin. Juga di daerah Tanete.

Baca Juga  Pemkab Diminta Segera Tetapkan Tarif Angkutan Umum Pasca Kenaikan BBM

Hingga Minggu malam, kareba-toraja.com masih mencari informasi terkait jumlah bangunan yang rusak akibat angin dan hujan lebat tersebut. Sejauh ini, belum ada data resmi yang diperoleh, baik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun Camat Nanggala atau Dinas Sosial Toraja Utara. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar