Anak Sekolah di Gandangbatu Sillanan Mulai Nikmati MBG
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 25 menit yang lalu
- comment 0 komentar

Penyaluran Makan Bergizi Gratis oleh SPPG Sillanan. (Foto: Istimewa)
KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU SILLANAN — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sillanan, Lembang Sillanan, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja resmi beroperasi Senin, 11 Mei 2026.
Kehadiran SPPG ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung pemenuhan gizi bagi para peserta didik, balita, ibu hamil dan ibu menyusui di wilayah Kecamatan Gandangbatu Sillanan melalui penyediaan makanan bergizi gratis (MBG) setiap hari.
Pada tahap awal operasional, SPPG Sillanan telah melayani sejumlah sekolah mulai dari Posyandu, TK hingga SMA/SMK.
Kepala SPPG Sillanan Johan Anugrah mengatakan bahwa dalam minggu pertama sesuai dengan petunjuk, pihaknya baru melayani 11 sekolah dan 1 posyandu namun akan bertambah dalam minggu berikutnya.
“SPPG Sillanan melayani posyandu dan sekolah sebagai penerima manfaat diantaranya Posyandu Sillanan, TK Good News, TK Negeri Pembina, TK Meriba Sillanan, SDN 6 Gandangbatu Sillanan, SDN 10 Gandangbatu Sillanan, SDN 13 Gandangbatu Sillanan, SMPN 3 Gandangbatu Sillanan, SMPN 4 Gandangbatu Sillanan, SMP Advent Mebali, SMA Advent Mebali, dan SMK PGRI Mebali” urai Johan Anugrah.
Johan Anugrah mengatakan saat ini jumlah penerima manfaat yang dilayani mencapai 654 orang setiap harinya. Jumlah tersebut direncanakan akan terus bertambah hingga mencapai target sebanyak 1.560 penerima manfaat.
Untuk menu makanan, SPPG Sillanan memastikan bahwa makanan yang disajikan selalu berganti setiap hari agar kebutuhan gizi siswa tetap terpenuhi secara seimbang dan tidak menimbulkan rasa bosan.
“Menu yang disajikan dihari pertama beroperasi terdiri dari nasi putih, ayam kecap, tahu goreng sederhana, tumis labu siam dicampur jagung manis, dan buah melon. Seluruh penyusunan menu dilakukan oleh Ahli Gizi melalui proses perencanaan yang matang sesuai kebutuhan gizi penerima manfaat” urai Johan
Johan juga memastikan bahwa Ahli Gizi melakukan pengawasan langsung dan monitoring terhadap koordinator setiap tim agar proses yang berjalan sesuai dengan petunjuk teknis dan prosedur keamanan pangan seperti relawan yang bersentuhan langsung dengan bahan pangan diwajibkan menggunakan APD berupa hairnet, handscoon, dan masker
Dalam mendukung kualitas makanan, bahan pangan yang digunakan seperti sayur, ayam, telur, dan beras sebagian besar berasal dari petani serta pemasok lokal. Hal ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat sekitar dan petani lokal di wilayah Tana Toraja.
Proses memasak secara bertahap dimulai sejak pukul 01.00 WITA dini hari agar makanan dapat selesai tepat waktu dan didistribusikan ke posyandu serta sekolah-sekolah penerima manfaat pada pukul 08.00 WITA secara bertahap.
Saat ini, dapur SPPG Sillanan didukung oleh 30 relawan yang sebagian besar berdomisili di sekitar wilayah dapur. Kehadiran para relawan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional pelayanan makanan bergizi bagi para penerima manfaat di wilayah Gandangbatu Sillanan.
Johan Anugrah juga memastikan bahwa sebelum dapur beroperasi sesuai dengan petunjuk terlebih dahulu SPPG Sillanan melakukan simulasi dengan melibatkan seluruh relawan kemudian dalam simulasi itu juga diundang Kepala Sekolah sebagai penerima manfaat untuk diberikan sosialisasi dan edukasi terkait program makan bergizi gratis di wilayah Gandangbatu Sillanan. Kepala sekolah sangat mendukung dan memberikan respons positif terhadap program MBG ini di wilayah Kecamatan Gandangbatu Sillanan
SPPG Sillanan juga didukung 2 unit mobil box sebagai kendaraan distribusi untuk melayani penerima manfaat.
SPPG Sillanan Gandasil berkomitmen untuk melakukan pelayanan yang prima dan maksimal kepada seluruh penerima manfaat agar program makan bergizi gratis ini bisa dinikmati dan dirasakan oleh penerima manfaat yang kami layani. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arthur

Saat ini belum ada komentar