Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan » Alat Deteksi Dini Gangguan Pendengaran Kini Tersedia di RS Elim Rantepao

Alat Deteksi Dini Gangguan Pendengaran Kini Tersedia di RS Elim Rantepao

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Alat deteksi gangguan pendengaran di RS Elim Rantepao yang digunakan untuk mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini. (foto: dok. istimewa).


KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemeriksaan Audiometri menjadi salah satu metode utama yang digunakan untuk mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini.

Pemeriksaan ini kini dapat dilakukan di Rumah Sakit Elim Rantepao untuk membantu masyarakat mengenali kemungkinan gangguan pendengaran yang mungkin tidak disadari.

Audiometri adalah tes untuk mengukur kemampuan pendengaran seseorang.

Prosedur ini melibatkan penggunaan suara dengan berbagai frekuensi dan intensitas, yang kemudian akan diuji untuk mengetahui sejauh mana seseorang dapat mendengarnya.

Hasil pemeriksaan ini akan menunjukkan apakah seseorang mengalami penurunan kemampuan mendengar, dan jika iya, sejauh mana tingkat gangguannya.

Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) RS Elim Rantepao dr. Vithari Anna Sarambu, Sp.THT menjelaskan bahwa pemeriksaan audiometri penting dilakukan terutama bagi mereka yang berisiko tinggi, seperti orang lanjut usia, pekerja di lingkungan bising, serta mereka yang memiliki riwayat gangguan pendengaran dalam keluarga.

“Pemeriksaan audiometri ini sangat penting untuk mendeteksi gangguan pendengaran secara dini, dengan hasil yang cepat dan akurat, kami bisa memberikan solusi yang tepat sesuai dengan tingkat gangguan yang dialami pasien,” urai dr. Vithari

dr. Vithari lebih jauh menjelaskan bahwa dengan hasil tes audiometri tersebut akan dikonsultasikan oleh dokter spesialis THT, yang kemudian akan memberikan rekomendasi langkah penanganan selanjutnya, baik itu terapi atau penggunaan alat bantu dengar, jika diperlukan.

Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan audiometri, terutama bagi mereka yang sudah memasuki usia lanjut atau yang bekerja di lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi.

Pemeriksaan ini bisa menjadi langkah awal untuk mencegah penurunan kualitas hidup akibat gangguan pendengaran.

Bagi masyarakat yang mengalami keluhan atau gangguan pada telinga, hidung, atau tenggorokan, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis THT di RS Elim Rantepao untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan perawatan yang optimal.

Adapun jadwal pelayanan Dokter spesialis THT RS Elim Rantepao yakni:

1. dr. A. Tjandra Manukbua, Sp.THT-KL., MH (Selasa, Kamis, & Sabtu: Jam 10.00 – 11.00 Wita )

2. dr. Vithari Anna Sarambu, Sp.THT-KL (Senin, Rabu & Jumat: Jam 13.00 – 15.00 Wita)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Invalid, 12 Ribu Warga Toraja Utara Dicoret dari Kepesertaan BPJS Kesehatan

    Data Invalid, 12 Ribu Warga Toraja Utara Dicoret dari Kepesertaan BPJS Kesehatan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kurang lebih 12 ribu warga Toraja Utara, akan dinonaktifkan dari kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Warga yang dicoret tersebut merupakan peserta yang selama tercatat di BPJS Kesehatan sebagai penerima bantuan pemerintah. Penonaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 12 ribu warga Toraja Utara itu mulai diberlakukan sejak 1 Oktober 2021. Hal ini […]

  • VDB Klaim Didukung Nico Biringkanae, Darma Lelepadang, dan Beni Papa

    VDB Klaim Didukung Nico Biringkanae, Darma Lelepadang, dan Beni Papa

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bakal Calon Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara VDB) mengklaim didukung beberapa kandidat, yang sebelumnya disebut-sebut maju di Pilkada namun tidak mendaftar hingga hari terakhir pendafran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja, 29 Agustus 2024. Para kandidat yang tidak jadi mendaftar, itu diantaranya Nicodemus Biringkanae, Darma Lelepadang, dan Benidiktus Papa. […]

  • Berikut Nama 17 Kepala Lembang Terpilih di Toraja Utara yang Dilantik Tadi Siang

    Berikut Nama 17 Kepala Lembang Terpilih di Toraja Utara yang Dilantik Tadi Siang

    • calendar_month Jumat, 2 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang melantik 17 Kepala Lembang terpilih, periode 2021-2027, Jumat, 2 Juli 2021. Pelantikan yang dilaksanakan di aula perkantoran Bukit Marante ini dihadiri ratusan kerabat kepala lembang terpilih. Para Kepala Lembang yang dilantik ini adalah hasil pemilihan Kepala Lembang serentak yang digelar pada 24 Juni 2021 yang lalu. Bupati […]

  • Akhir Februari Pertokoan Lama Rantepao Dibongkar, Pemkab Sampaikan SP2 kepada Pedagang

    Akhir Februari Pertokoan Lama Rantepao Dibongkar, Pemkab Sampaikan SP2 kepada Pedagang

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara kembali melayangkan surat peringatan (SP) yang kedua kepada para pedagang yang menggunakan ruko di komplek pertokoan lama Rantepao, Selasa, 16 Februari 2021. Pantauan kareba-toraja.com, puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Toraja Utara mendatangi satu per satu pedagang untuk menyampaikan SP2, sekaligus penjelasan mengenai rencana pemerintah merevitalisasi […]

  • Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    Tiga Kerbau “Tanda” Seharga Setengah Miliar Terjangkit dan Suspect PMK

    • calendar_month Senin, 11 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Per 10 Juli 2022, jumlah kerbau yang positif mengindap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tana Toraja mencapai 28 ekor. Satu diantaranya merupakan jenis kerbau belang (tedong tanda) yang harganya sekitar Rp 200 juta. Ke-28 ekor kerbau yang positif PMK tersebut, menurut laporan Medik Veteriner Dinas Pertanian Tana Toraja, tersebar di […]

  • Lindungi 3.000 Pekerja Rentan, Pemda Toraja Utara Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

    Lindungi 3.000 Pekerja Rentan, Pemda Toraja Utara Jalin Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penandatanganan Kerja Sama Perlindungan 3.000 Pekerja Rentan oleh Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dengan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palopo Haryanjas Pasang Kamase, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Toraja Sulis Indrayani dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Toraja Utara Deddy Elward Rombe Raru   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komitmen Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dalam memberikan […]

expand_less