oleh

Kemensos Salurkan Bantuan Program untuk Dua Sanggar Seni di Toraja Utara

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia menyalurkan bantuan Program Kearifan Lokal dan Penguatan Ekonomi kepada dua kelompok Sanggar Seni di Toraja Utara.

Dua sanggar seni itu, masing-masing Sanggar Seni Tari Pakaraya Art dan Rumah Budaya Tindoki.

Bantuan senilai Rp 50 juta untuk masing-masing sanggar diserahkan oleh Dinas Sosial Toraja Utara yang diwakili Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Yola R. Papalangi dan Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Alexander Mangambe.

Penyerahan bantuan digelar Jumat, 14 Januari 2022 kepada Sanggar Seni Tari Pakaraya Art, sementara untuk Rumah Budaya Tindoki dijadwalkan diserahkan senin mendatang. Meskipun diserahkan di bulan Januari 2022 namun bantuan ini merupakan bantuan tahun anggaran 2021.

Baca Juga  Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Lakipadada Dikabarkan Penuh

Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinas Sosial Toraja Utara, Alexander Mangambe  berharap sanggar penerima bantuan kearifan lokal tahun 2021 ini dapat meningkatkan ekonomi kelompok dan anggotanya.

Alex mengatakan bantuan kearifan lokal tiap tahun disalurkan sejak tahun 2020 ada tiga kelompok sanggar penerima dan tahun 2021 ini ada dua kelompok penerima yakni Sanggar Tari Pakaraya Art dan Rumah Budaya Tindoki.

“Bantuan ini namanya Bantuan Kearifan lokal, tujuannya bagaimana kearifan lokal itu tetap terjaga, dan diharapkan pemuda di kelompok sanggar ini kiranya dengan bantuan dapat menjadi filter yang bertujuan mendeteksi konflik diantara pemuda yang kadang muncul karena tidak adanya kegiatan, sehingga mereka harus lebih kreatif dan sibuk mengembangkan bantuan ini,” urai Alex

Baca Juga  Masih Banyak Warga Toraja Tidak Percaya Adanya Virus Corona

Menurut Alex, kelompok sanggar tari di daerah diberi bantuan dari Kemensos agar disibukkan dengan kegiatan positif yang bertujuan mengantisipasi terjadinya konflik dan radikalisme di daerahnya dan  dibarengi dengan penguatan ekonomi.

Sementara itu, Ketua Sanggar Tari Pakaraya Art, Lucky Rachmat Randalayuk yang mewakili menerima bantuan mengatakan bantuan ini sebagai pendukung pengelolaan sanggar tari serta usaha penguatan ekonomi dimasa pandemi Covid-19.

“Dari bantuan kami beli alat dan perlengkapan untuk pementasan tari yang bertujuan menonjolkan kearifan lokal tarian asli Toraja, selain itu sisanya untuk penguatan ekonomi seperti cinderamata, souvenir sebagai oleh-oleh khas Toraja.

Dana bantuan juga digunakan untuk pelatihan tari dasar pagellu kepada para pelajar dan mahasiswa. Anggota Sanggar Tari Pakaraya Art juga sudah berhasil mengukir prestasi di ajang kompetisi tari yang digelar UKI Toraja.

Baca Juga  Anggota BNN Gadungan Sekap dan Peras Warga Toraja Utara Ratusan Juta, Kronologinya Mirip Film

Pengelola Sanggar berterimakasih kepada Kemensos atas dukungan untuk mengembangkan kesenian dan kearifan lokal, terutama dari segi tarian Toraja.

Lucky juga menyampaikan terima kasih atas pendampingan pihak Dinas Sosial Toraja Utara dalam pembuatan proposal, dengan harapan generasi muda dapat lebih minat terhadap kearifan lokal yg ada di Toraja dan terus melestarikan ciri khas Toraja. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya