Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » BERITA FOTO: Kain Tenun Toraja “Sarita” Jadi Primadona Pada HUT 43 Dekranas di Medan

BERITA FOTO: Kain Tenun Toraja “Sarita” Jadi Primadona Pada HUT 43 Dekranas di Medan

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Kamis, 18 Mei 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MEDAN — Wakil Ketua Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Toraja Utara, Damayanti Batti berhasil mempromosikan kain tenun Toraja motif “Sarita” pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 Dewan Kerajianan Nasional (Dekranas) yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara, Selasa, 16 April 2023.

Selain dikenakan dan menjadi seragam untuk tim Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, kain tenun Sarita juga laris manis dan paling banyak dicari oleh pembeli pada Expo HUT 43 Dewan Kerajinan Nasional tersebut.

HUT ke 43 Dekranas ini dibuka  Ibu Hj. Iriana Joko Widodo dan Ibu Hj. Wury Maruf Amin dan dihadiri oleh pengurus Dekranasda dari seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Wirausaha Baru Tercipta, Perajin Berjaya”, Dekranas berupaya menjaga warisan tradisi dan budaya bangsa dengan melakukan pembinaan kepada para perajin, dan regenerasi perajin lokal serta penumbuhan wirausaha baru.

Ketua Tim Penggerak PKK Naoemi Octarina mengatakan jika Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel siap menjadi mitra pemerintah untuk mendukung peran perajin dalam meningkatkan perekonomian nasional khususnya di provinsi Sulsel.

Dan pada HUT ke 43 Dekranas yang dipusatkan di Kota Medan ini, Pemprov Sulsel juga dilibatkan dari segi Exponya.

“Jadi kita masukkan standnya Provinsi Sulsel dan produk-produk unggulan dari Kabupaten/Kota, seperti Kabupaten Wajo kain sutera, Kabupaten Jeneponto kain tope, kerajinan perak dari Kabupaten Takalar dengan khas tulisan lontarnya begitu juga dengan kabupaten Bulukumba, songkok lontar dari kabupaten Takalar, dan kain Sarita dari Toraja.

Menurut Naoemi, kain Sarita yang paling banyak yang cari dan habis terjual tapi, stoknya terbatas yang dibawa.

Ibu Hj. Iriana Joko Widodo dan Ibu Hj. Wury Maruf Amin membuka HUT ke 43 Dewan Kerajinan Nasional di Medan, Sumatera Utara. (foto: dok. istimewah).

“Kita berharap kedepannya agar para pengerajin di Sulsel bisa jauh lebih kreatif lagi dan update perkembangan teknologi yang dipadukan dengan tradisional, selain itu regenerasi Sumber Daya Manusia (SDM) bisa bekerjasama dengan SMK atau ekstrakurikuler untuk melestarikan budaya yang ada di provinsi Sulsel,” harapnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Dekranasda Toraja Utara, Damayanti Batti, menyatakan Dekranasda Kabupaten Toraja Utara akan berupaya untuk melakukan berbagai pelatihan, pendampingan dan pemasaran produk-poduk unggulan perajin yang ada di daerah ini.

“Kita sebagai orang Toraja harus bangga , mencintain dan memelihara kain Toraja, seperti Sarita dan motif-motif lainnya,” kata Damayanti.

Kontingen Sulawesi Selatan mengenakan kain tenun khas Toraja pada puncah HUT ke 43 Dekranas di Meda, Sumatera Utara. (*)

Dia menyebut, pada HUT ke 43 Dekranas tersebut, seluruh kontingen Sulsel mengenakan kain Sarita yang merupakan produksi UKM dari Toraja Utara.

Dekranasda Toraja Utara juga memamerkan produk-produk unggulan kain tenun, sarita dan busana yang dikombinasi dengan tenun dan sarita dengan desain otentik, modern dan berkualitas dunia.

Stand Provinsi Sulsel yang memamerkan berbagai produk kerajinan dari Kabupatan/Kota, termasuk produk tenunan dari Toraja. (*)

“Promosi ke Medan, Sumatra Utara ini dimaksudkan untuk memperkenalkan dan meningkatkan kualitas serta daya saing kerajinan UKM Toraja Utara yang berbasis kearifan lokal,” terang Damayanti, yang juga Ketua Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) Toraja Utara itu.

Dia berharap, melalui pameran ini produk kain Toraja lebih dikenal  secara nasional dan meningkatkan ekonomi serta kreatifitas pengrajinnya. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPINI: Memahami Dimensi Filosofis Profesi Kedokteran

    OPINI: Memahami Dimensi Filosofis Profesi Kedokteran

    • calendar_month Sabtu, 15 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. dr. Ampera Matippanna, MH  TENTUNYA tidak ada orang yang akan membantah pernyataan yang menyatakan bahwa  bahwa dokter adalah sebuah profesi yang sangat mulia (officium nobile). Mulianya profesi kedokteran berhubungan dengan pelaksanaan  tugas profesi  yang selalu mengedepankankan pertimbangan keselamatan pasien  sebagai prioritas utama[1]. Hal tersebut dilandasi oleh suatu asas  atau pemikiran yang dianut dalam […]

  • Dosen UKI Toraja Dorong Penguatan Literasi Baca Digital Anak dan Pelestarian Budaya Lokal di SDN 2 Buntao

    Dosen UKI Toraja Dorong Penguatan Literasi Baca Digital Anak dan Pelestarian Budaya Lokal di SDN 2 Buntao

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Program Pengabdian Masyarakat Tim Dosen UKI Toraja lewat GEMERCITA: Penguatan Literasi Digital dan Pelestarian Budaya Lokal. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Tim dosen Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “GEMERCITA: Penguatan Literasi Baca Anak Berbasis Digital bagi Masyarakat sebagai Upaya Pelestarian Kearifan Budaya Lokal Toraja” di SD Negeri 2 Buntao, Lembang […]

  • Berkunjung ke Tana Toraja, Ganjar Pranowo Duduk di Alang yang Pernah Diduduki Presiden Jokowi

    Berkunjung ke Tana Toraja, Ganjar Pranowo Duduk di Alang yang Pernah Diduduki Presiden Jokowi

    • calendar_month Sabtu, 25 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Calon Presiden RI, Ganjar Pranowo berkunjung ke Toraja, Sabtu, 25 November 2023. Ada beberapa agenda yang dilakukan oleh Capres usungan PDI Perjuangan tersebut. Salah satunya, mengunjungi gereja Katolik Paroki Hati Tak Ternoda Santa Perawan Maria Makale. Di pelataran gereja ini, Ganjar Pranowo disambut dan ditemani beberapa tokoh agama. Ganjar duduk di Alang […]

  • Yudisium Sekolah Pascasarjana UKI Toraja Lahirkan 58 Magister Baru

    Yudisium Sekolah Pascasarjana UKI Toraja Lahirkan 58 Magister Baru

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rapat Senat Terbuka dalam rangka Yudisium Sekolah Pascasarjana UKI Toraja. (Foto: Arsyad – Kareba Toraja)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Yudisium Sekolah Pascasarjana Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Yudisium digelar di Aula Kampus 1 UKI Toraja, Makale, Tana Toraja, Rabu 05 Agustus 2026. Sebanyak 58 […]

  • Dari Rapat Pansus LKPJ, 35 Lembang di Tana Toraja Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    Dari Rapat Pansus LKPJ, 35 Lembang di Tana Toraja Belum Laporkan ADD Tahun 2023

    • calendar_month Minggu, 28 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Melanjutkan rapat Laporan Keterangan Pertanggungjwaban (LKPj) Bupati Tana Toraja tahun 2023, kali ini Panitia Khusus (Pansus) menghadirkan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Jumat, 26 April 2024. Empat OPD yang hadir, diantaranya Inspektorat Daerah Tana Toraja, Badan Pengelola Keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD), Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Lembang (BPMPL), dan Badan Layanan Umum […]

  • Mengapa Suhu di Toraja Terasa Lebih Panas Beberapa Hari Ini?

    Mengapa Suhu di Toraja Terasa Lebih Panas Beberapa Hari Ini?

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Beberapa hari belakangan ini, warga Tana Toraja maupun Toraja Utara mengeluhkan suhu yang terasa lebih panas dan terik, terutama pada siang hari. Bahkan suhu pada malam hari di daerah perkotaan juga terasa panas. Sejumlah warga mengeluh merasa gerah dan tidak kurang nyaman. Apakah hal ini merupakan fenomena alam yang normal? Padahal secara […]

expand_less