Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Objek Wisata » Pemprov Sulsel Beri Bantuan Rp 20 Miliar untuk Pengembangan Objek Wisata Ollon

Pemprov Sulsel Beri Bantuan Rp 20 Miliar untuk Pengembangan Objek Wisata Ollon

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan keuangan sebesar Rp 20 miliar untuk pengembangan objek wisata Ollon, di Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja.

Bantuan keuangan ini disampaikan Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman pada puncak acara peringatan Hari Jadi Toraja ke 774 dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Tana Toraja ke 64 di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Sabtu, 4 September 2021.

Selain menjanjikan bantuan keuangan, Andi Sudirman dan rombongan, didampingi Bupati dan Wakil Bupati Tana Toraja, serta anggota DPRD Provinsi, John Rende Mangontan berkunjung dan berkemah di objek wisata Ollon pada Sabtu malam hingga Minggu, 5 September 2021.

Di sisi lain, pemerintah Kabupaten Tana Toraja, dibawah pimpinan Theofilus Allorerung dan Zadrak Tombeq, juga melaunching dimulainya pembangunan objek wisata Ollon pada puncah HUT Kabupaten tersebut. Bahkan dalam visualisasi Toraja masa yang akan datang diperlihatkan grand desain pengembang objek wisata Pango-pango, objek wisata Ollon, Kolam Makale, dan aplikasi e-toraja.

Selain bantuan keuangan senilai Rp 20 miliar, Andi Sudriman juga menyerahkan CSR dari Bank Sulselbar berupa bantuan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Tana Toraja untuk tahap 1 senilai Rp 400 juta.

Andi Sudirman mengatakan, bahwa CSR dari berbagai pihak berfokus untuk bantuan terhadap pelaku UMKM. Hal itu pun sejalan dengan arahan dan instruksi Presiden RI, Joko Widodo.

“Tahun ini kita membantu seluruh Kabupaten/Kota yang mendapatkan CSR kita arahkan ke UMKM, kalau dulu untuk bantuan lainnya. Sekarang kita fokuskan sesuai instruksi Presiden,” ungkapnya.

Diharapkan bantuan ini bisa membantu dalam menggerakkan perekonomian di tengah kondisi pandemi Covid-19. “Hal ini untuk menggerakkan perekonomian khususnya bagi pelaku UMKM. Serta dalam upaya pemulihan ekonomi,” ujarnya.

Andi Sudirman pun menyerahkan bantuan keuangan dari Pemprov Sulsel senilai Rp 20 Miliar kepada Bupati Tana Toraja.

Dikesempatan itu pula, Plt Gubernur Sulsel menyerahkan bantuan berupa 3 unit hand traktor dari Pemerintah Provinsi Sulsel kepada 3 kelompok tani di Tana Toraja. Serta menyaksikan penyerahan piagam penghargaan kepada Dandim 1414 Tana Toraja dan Kapolres Tana Toraja atas dedikasi dan pengabdian kemanusiaannya dalam penanganan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Tana Toraja yang diserahkan oleh Bupati. (*)

Penulis: Arsyad Parende/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Sulsel Apresiasi Program Mobile Covid-19 Polres-Pemda Tana Toraja

    Kapolda Sulsel Apresiasi Program Mobile Covid-19 Polres-Pemda Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 28 Des 2020
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Merdisyam, mengapresiasi program mobile Covid-19 yang diinisiasi oleh Kapolres dan Pemda Tana Toraja. Hal itu diungkapkan Irjen Pol Merdisyam saat mengunjungi Posko Mobile Covid -19 Tana Toraja di Pos Lantas Makale Plaza Taman Rakyat Kolam Makale, Selasa, 22 Desember 2020. Usai mendapat penjelasan tentang […]

  • Cegah Penyakit Mulut dan Kuku, Dinas Pertanian dan Polisi Periksa Kerbau di Pasar Bolu

    Cegah Penyakit Mulut dan Kuku, Dinas Pertanian dan Polisi Periksa Kerbau di Pasar Bolu

    • calendar_month Sen, 23 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Untuk mengantisipasi dan mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang saat ini tengah melanda sejumlah daerah di Indonesia, Sidokkes Polres Toraja Utara Bersama Dinas Pertanian Bidang Peternakan melakukan pemeriksaan terhadap kerbau-kerbau yang dijual di Pasar Hewan Bolu, Tallunglipu, Senin, 23 Mei 2022. Penyakit mulut dan kuku (PMK) juga dikenal sebagai Foot and Mouth […]

  • Awal Tahun, Dalam 2 Hari, Dua Kasus Bunuh Diri Terjadi di Tana Toraja

    Awal Tahun, Dalam 2 Hari, Dua Kasus Bunuh Diri Terjadi di Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Dua kasus dugaan bunuh diri terjadi pada awal tahun 2021 di Kabupaten Tana Toraja. Dua kasus dugaan bunuh diri ini terjadi dalam dua hari, 10 dan 11 Januari 2021. Sebelumnya, selama tahun 2020, Kepolisian Resor Tana Toraja mencatat 14 kasus bunuh diri. Mayat, yang diduga meninggal karena bunuh diri pertama ditemukan di […]

  • Selain Knalpot Racing, Ini Sasaran Operasi Patuh 2023 Polres Tana Toraja

    Selain Knalpot Racing, Ini Sasaran Operasi Patuh 2023 Polres Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 10 Jul 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kepolisian Resor Tana Toraja menggelar Operasi Patuh Pallawa 2023 selama 14 hari, mulai tanggal 10-23 Juli 2023. Apel gelar pasukan Operasi Patuh 2023 digelar di halaman Mapolres Tana Toraja, Senin, 10 Juli 2023. Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Pallawa 2023 tersebut dan diikuti oleh pejabat […]

  • Metode Persalinan Eracs Kini Hadir di RS Elim Rantepao, Ditanggung BPJS

    Metode Persalinan Eracs Kini Hadir di RS Elim Rantepao, Ditanggung BPJS

    • calendar_month Sen, 24 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Metode Persalinan Eracs dan Tim Dokter Ahli RS Elim Rantepao. (foto dok istimewa/kareba-toraja).   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kabar gembira hadir dari dunia kesehatan untuk masyarakat Toraja. Salah satu metode baru dalam dunia persalinan kini hadir di RS Elim Rantepao yakni metode Eracs. Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) merupakan metode persalinan operasi caesar dengan proses […]

  • Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Toraja ditolak Koalisi Mahasiswa Toraja. Alasannya, beberapa pasal dalam Ranperda RTRW itu dinilai kontradiktif. Salah satu contoh, wilayah adat yang masuk dalam kategori hutan konservasi dan  cagar budaya, tetapi dalam waktu yang sama juga dikategorikan sebagai kawasan industri dan pertambangan. […]

expand_less