oleh

1.855 Tenaga Medis di Tana Toraja Siap Disuntik Vaksin Corona

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebanyak 1.855 tenaga medis yang bekerja di rumah sakit, Puskesmas, dan layanan kesehatan masyarakat lainnya di Tana Toraja, siap divaksin.

Tenaga medis atau pekerja kesehatan adalah kelompok masyarakat yang akan divaksin pertama, karena mereka dianggap sebagai garda terdepan dalam melawan virus Corona (Covid-19).

“Sudah disosialisasikan. Dan pada prinsipnya tenaga medis di Tana Toraja siap divaksin,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, dr Ria Minoltha Tanggo, kepada kareba-toraja.com, Rabu, 6 Januari 2020.

Dia mengatakan, jumlah tenaga medis yang bekerja pada berbagai fasilitas kesehatan di kabupaten Tana Toraja sebanyak 1.855 orang. “Tapi kami belum tahu berapa banyak tenaga medis yang akan divaksin tahap pertama. Kami masih menunggu informasi dari provinsi,” kata dr Ria.

Baca Juga  Warga Enrekang Ini Sebut Bandara Toraja Sangat Efektif Menunjang Aktivitas Masyarakat

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 30 ribu dosis vaksin virus Corona (Covid-19) tiba di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa, 5 Januari 2021.

Setelah tiba di terminal Cargo Bandara Hasanuddin Makassar, 30 ribu vaksin itu dikawal aparat TNI dan Polri menuju kantor Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah menyebut 30 ribu dosis vaksin ini disimpan di ruang penyimpanan khusus di milik Dinas Kesehatan Sulsel.

Dia menyatakan, 30 ribu dosis vaksin Covid-19 ini akan digunakan atau disuntikkan kepada para tenaga kesehatan di seluruh Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah, sebanyak 30.000 vaksin Covid-19 sudah tiba di Sulawesi Selatan pada hari ini. Untuk tahap awal ini kita akan melakukan vaksinasi kepada seluruh tenaga kesehatan kita yang ada di Sulsel,” terang Nurdin Abdullah.

Baca Juga  Hari Ini, Bertambah 10 Kasus Positif Corona di Toraja Utara, Total 121 Orang

Prof Nurdin menegaskan bahwa vaksin ini telah melewati uji klinis sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. “Saya juga mengajak kepada kita semua untuk tetap melakukan protokol kesehatan,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Ichan Mustari mengatakan dari 66.640 dosis yang diminta Pemprov Sulsel, baru 30 ribu yang diterima. Untuk tahap pertama, kata dia, vaksinasi akan dilakukan kepada tenaga kesehatan, yang merupakan garda terdepan dalam melawan virus Corona.

Dia menyatakan, berdasarkan jadwal dari pemerintah pusat, vaksinasi untuk tahap awal akan digelar pada 14 Januari 2020 serentak seluruh Indonesia.

Ichsan menerangkan vaksin Corona tersebut nantinya akan segera didistribusikan ke 24 kabupaten/kota di Sulsel. Saat ini, pihaknya sedang melakukan persiapan distribusi. (*)

Baca Juga  FOTO: Pergerakan Tanah dan Longsor di Bonggakaradeng, Tana Toraja

Penulis: Arsyad Parende/Desianti
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya