Selain Protes Program MBG, Orang tua Siswa Nilai Pemda Tana Toraja Lambat Dalam Penanganan Situasi Darurat
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Rapat Dengar Pendapat DPRD Tana Toraja terkait Peristiwa Dugaan Keracunan MBG. (Foto: Arsyad)
KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Protes keras dan sorotan tajam dilontarkan sejumlah perwakilan Orang tua siswa dugaan korban keracunan MBG dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar DPRD Tana Toraja, Jumat 04 September 2026.
Dalam rapat RDP tersebut, beberapa perwakilan Orang tua siswa yang hadir meluapkan emosi kepada Mitra dan SPPG yang menjadi penyedia Makan Bergizi Gratis yang diduga jadi penyebab para siswa keracunan.
Orang tua siswa juga meminta kepada DPRD agar Mitra dan SPPG tersebut ditutup permanen dan program MBG ditutup permanen di Tana Toraja.
Salah satu Orang tua siswa yakni Andarias Parakpak bahkan menceritakan bagaimana mencekamnya situasi di SMPN 1 Makale pada kamis pagi 03 September 2026.
Kepanikan Orang tua memuncak saat melihat para siswa menangis dan tergeletak lemas tak berdaya. Bahkan sejumlah siswa mengalami sesak nafas.
“Saya melihat langsung dalam satu kelas ada 18 siswa yang tergeletak lemas, 2 diantaranya sudah sesak nafas” tutur Andarias Parakpak
Andarias Parakpak juga menyoroti lambannya penanganan darurat saat itu. Andarias menyebut kurangnya armada ambulans jadi penyebab lambatnya penanganan.
“Ini sorotan juga untuk Pemda, Kurang liu tu Ambulans ta” tutur Andaris Parakpak
Andarias menyebut ada beberapa siswa yang harus segera dibawa ke rumah sakit karena sesak nafas namun ambulans lambat.
Andarias menyebut Pemda kurang persiapan menghadapi atau tangani situasi darurat.
Pernyataan salah satu orangtua siswa tersebut sejalan dengan kondisi di lapangan, dari pantaun langsung di rumah sakit, sejumlah siswa dievakuasi ke rumah sakit menggunakan kendaraan dinas. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende








Saat ini belum ada komentar