Terima Kunjungan Kerja DPRD Tana Toraja, Gubernur Sulut Sekaligus Ketua Umum PMTI Minta Pemda Dukung Program PMTI
- account_circle Arsyad Parende
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Gubernur Sulawesi Utara bersama Anggota Banggar DPRD Tana Toraja di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Utara. (Foto: Arsyad-Kareba Toraja)
KAREBA-TORAJA.COM, MANADO — Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tana Toraja menggelar kunjungan kerja ke Provinsi Sulawesi Utara.
Rombongan Banggar DPRD Tana Toraja yang dipimpin langsung Ketua DPRD Tana Toraja Kendek Rante didampingi unsur Pimpinan Evivana Rombe Datu dan Leo Tallupadang serta Anggota Banggar diterima langsung Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus didampingi sejumlah Kepala OPD dan Pejabat Provinsi Sulawesi Utara di Wisma Negara atau Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Utara, Kota Manado, Minggu malam 07 Juni 2026.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai dan penuh suasana kekeluargaan, Wakil Ketua DPRD Tana Toraja Evivana Rombe Datu membuka diskusi bahwa tujuan kunjungan kerja ini dalam rangka melihat bagaimana regulasi, tata kelola dan kebijakan penganggaran bidang pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara.
Secara bergantian anggota Banggar DPRD Tana Toraja menyampaikan beberapa persoalan yang berkaitan dengan pembangunan yang belum berjalan maksimal termasuk bantua dari Pusat ke Tana Toraja.
Gubernur Sulawesi Utara sekaligus Ketua PMTI yang dinilai memiliki koneksi yang baik ditingkat pusat diharapkan bisa mendorong Pemerintah Pusat agar memberikan dukungan atau perhatian yang lebih untuk Tana Toraja.
Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus menyampaikan bahwa tata kelola bidang pariwisata di Sulawesi Utara adalah salah satu program prioritasnya.
Yulius Selvanus mengatakan kunci pariwisata Sulawesi Utara adalah promosi dan konektivitas.
Salah satu konektivitas yang coba didorong adalah membuka penerbangan langsung ke Toraja, hanya saja upaya tersebut tidak berjalan mulus karena Yulius Selvanus mengklaim Pemerintah Daeeah Tana Toraja dan Toraja Utara kurang mendukung program tersebut.
Sebagai Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Yulius Selvanus juga menyayangkan sikap Pemda Tana Toraja yang kurang mendukung program- program PMTI yang dilaksanakan di Tana Toraja selama ini.
Menurutnya program PMTI punya kontribusi besar bagi kemajuan daerah baik it wisata, umkm, pendidikan, kesehatan, pertanian dan lain-lain.
“PMTI bukan saingan Pemda sehingga program PMTI harusnya didukung penuh, Kita PMTI ingin membangun kampung halaman dengan cara kita sendiri” tutur Yulius Selvanus dihadapan Anggota Banggar DPRD Tana Toraja.
Yulius Selvanus menyebut sejak tahun 2021 PMTI melaksanakan program kerja, Pemda Tana Toraja selalu menutup akses komunikasi padahal Pemda dan PMTI bisa berkolaborasi lewat kepanitiaan agar kegiatan berjalan sukses.
“PMTI kan ada di perantauan, banyak kemampuan yang kita miliki Sangtorayaan di perantauan untuk membangun daerah sehingga Pemda harusnya mendukung ” sebut Yulius Selvanus.
Tahun 2027 mendatang, Tana Toraja dijadwalkan akan menjadi tuan rumah event PMTI setelah tahun ini Mamasa yang menjadi tuan rumah, Yulius Selvanus berharap ke Anggota DPRD Tana Toraja agar kolaborasi yang tidak berjalan dengan baik antara Pemda dan PMTI selama ini bisa diperbaiki sehingga event PMTI tahun 2027 dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak bagi daerah. (*)
- Penulis: Arsyad Parende
- Editor: Arsyad Parende



Saat ini belum ada komentar