Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » Korpala Unhas Temukan Gua Sepanjang 1,2 Km di Buntu Kandora Mengkendek, Tembus Sampai Sangalla’

Korpala Unhas Temukan Gua Sepanjang 1,2 Km di Buntu Kandora Mengkendek, Tembus Sampai Sangalla’

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month 3 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Tim Speleologi Korpala Unhas saat melakukan Eksplorasi Gua di Kawasan Karst Lembang Palipu’ Kecamatan Mengkendek. (Foto: Dokumen Pribadi Korpala Unhas)

 

 

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Tim Speleologi Korps Pencinta Alam Universitas Hasanuddin (Korpala Unhas) melakukan kegiatan eksplorasi selama 7 hari sejak 23 maret s/d 29 maret 2026 di kawasan Karst Buntu Kandora Lembang Palipu’ Kecamatan Mengkendek Tana Toraja.

Eksplorasi dengan tema Toraja Karst Exploration ini beranggotakan 12 anggota Korpala Unhas masing-masing Richardy Nura’ Bandaso’, Hamrullah, Walad Radillah Idham, Affection Kurniawan Sosang, Andreas Parhusip, Ahmad Resa Tamrin, Muhammad Maulana Arif, Muhammad Farhan Abdullah, Heryanto Manalu, Afriliani Yohana Lubis, Miswanja Batu Padang dan Karasiak Maliku.

Dari kegiatan eksplorasi selama 7 hari tersebut, Tim Speleologi Korpala Unhas berhasil mengidentifikasi sedikitnya tujuh gua dalam kawasan karst yang ditelusuri. Dari keseluruhan tersebut, tiga gua telah berhasil dipetakan hingga selesai.

Salah satu gua yang paling menonjol adalah Lo’ko’ Mapia, dengan total panjang lorong mencapai sekitar 1,2 km dan kedalaman vertikal hingga 150 meter. Proses pemetaan gua ini dilakukan selama kurang lebih 12 jam secara intensif di dalam gua. Lo’ko’ Mapia memiliki sistem sungai bawah tanah yang signifikan, yang mengalir dari Dusun Naniong, Lembang Palipu’ Kecamatan Mengkendek dan muncul kembali (resurgence) di Dusun Kalembang, Lembang Turunan Kecamatan Sangalla’.

Richardy Nura’ Bandaso’ salah satu anggota Korpala Unhas kepada Wartawan Kareba Toraja menjelaskan bahwa penemuan awal gua pada kawasan kasrt buntu kandora berawal dari analisis penginderaan jauh, yaitu dengan memanfaatkan citra satelit dan data topografi untuk mengidentifikasi indikasi morfologi karst, seperti depresi tertutup (dolina), lineament, sungai bawah tanah serta potensi bukaan gua.

Dari hasil interpretasi tersebut, tim kemudian melakukan verifikasi lapangan (ground check) untuk memastikan keberadaan objek yang terindikasi. Saat survei lapangan itulah tim menemukan beberapa gua yang selanjutnya dilakukan eksplorasi lebih lanjut.

Pendekatan ini menggabungkan analisis spasial berbasis GIS dengan observasi langsung di lapangan, sehingga penemuan gua tidak bersifat kebetulan, melainkan melalui proses ilmiah yang terencana.

Dalam penelusuran gua, tim menggunakan metode eksplorasi speleologi yang sistematis, dimulai dari observasi lorong secara visual, kemudian dilanjutkan dengan pemetaan gua.

Tim menerapkan teknik SingleRope Technique (SRT) untuk menjelajahi bagian vertikal gua, serta melakukan pengukuran lorong menggunakan alat seperti kompas, clinometer, dan disto meter untuk memperoleh data panjang, arah dan kemiringan lorong.

Selain itu, tim juga melakukan dokumentasi kondisi gua, termasuk aspek geologi, hidrologi, serta temuan-temuan di dalam. Seluruh kegiatan dilakukan dengan memperhatikan standar keselamatan dan etika eksplorasi gua.

Metode ini memungkinkan tim tidak hanya menelusuri gua, tetapi juga menghasilkan data ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Dalam penelusuran tersebut, tim juga menerapkan teknik ultralight dalam eksplorasi gua. Teknik ini dilakukan dengan membawa peralatan seminimal mungkin untuk meningkatkan efisiensi pergerakan di dalam gua.

Pada titik resurgence tersebut, aliran air telah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat dengan cara dibendung sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.

Lebih lanjut, sistem sungai bawah tanah di kawasan karst Kandora ini diduga memiliki potensi jaringan yang lebih panjang. Hal ini diperkuat dengan temuan pada dua gua lain yang juga telah dipetakan, di mana keduanya menunjukkan keberadaan aliran sungai bawah tanah di dalamnya. Kondisi ini mengindikasikan kemungkinan adanya konektivitas hidrologi antar gua dalam satu sistem karst yang lebih luas.

Di luar temuan gua, tim juga mengidentifikasi tiga lokasi yang terindikasi sebagai situs pemakaman tradisional, salah satunya ditandai dengan keberadaan erong. Selain itu, ditemukan pula keanekaragaman biota gua, antara lain kepiting gua, koloni kelelawar dan berbagai jenis serangga selain itu, tim juga mengidentifikasi keberadaan organisme yang diduga merupakan parasit dalam ekosistem gua.

Pada kawasan eksokarst di sekitar lokasi, tim juga mencatat indikasi keberadaan fauna liar, termasuk dugaan kuskus beruang dan beberapa jenis primata (monyet).

Salah satu temuan menarik dari eksplorasi ini juga terlihat dari aspek antropologi, di mana kawasan Buntu Kandora diduga memiliki peran sebagai salah satu titik penyebaran Aluk Todolo.

Interpretasi ini diperoleh berdasarkan hasil diskusi dengan masyarakat setempat serta didukung oleh survei literatur terkait. Sementara itu, dari sisi geologi, kawasan karst Kandora menunjukkan karakteristik yang cukup unik.

Interpretasi geologi ini didasarkan pada hasil pengamatan langsung di lapangan, yang kemudian divalidasi dengan data sekunder berupa peta geologi regional.

Seluruh hasil eksplorasi ini masih merupakan temuan awal yang memerlukan tindak lanjut melalui kajian dan eksplorasi yang lebih mendalam.

Diperlukan penelitian lanjutan untuk memastikan aspek sistem gua, hidrologi, geologi, arkeologi, antropologi, serta keanekaragaman hayati secara komprehensif.

Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi tahap awal dari rangkaian eksplorasi berkelanjutan yang akan dilakukan oleh Tim Speleologi Korpala Unhas dalam upaya mengungkap potensi dan karakteristik kawasan karst secara lebih utuh dan ilmiah.

Sebelumnya di tahun 2013 – 2014, Tim Speleologi Korpala Unhas juga telah melakukan kegiatan eksplorasi namun masih terpusat di Wilayah Kecamatan Gandangbatu Sillanan, sehingga kawasan lain seperti Buntu Kandora masih relatif belum banyak terungkap. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekjen PMTI: Magical Toraja Bangkitkan Semangat Diaspora Pulang Kampung

    Sekjen PMTI: Magical Toraja Bangkitkan Semangat Diaspora Pulang Kampung

    • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) menggelar event spektakuler bertajuk “Magical Toraja” pada bulan Agustus 2022 di Tana Toraja dan Toraja Utara. Event yang akan berlangsung dari tanggal 15-31 Agustus ini dilaksanakan dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Hari Jadi Toraja ke 775 dan Hari Ulang Tahun Kabupaten Tana […]

  • Tebing Batu Tempat Liang di Kurra Longsor, Peti Mati Bermunculan

    Tebing Batu Tempat Liang di Kurra Longsor, Peti Mati Bermunculan

    • calendar_month Sab, 10 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KURRA — Bencana longsor menimpa salah satu tebing batu yang dijadikan sebagai makam suku Toraja (Liang) di To’ Karoya’ Lembang Lipungan Tanete, Kecamatan Kurra, Tana Toraja, Jumat, 9 Juli 2021. Akibat dari kejadian ini, Liang yang berisi puluhan peti mati beberapa rumpun keluarga di Kecamatan Kurra tersebut rusak dan bahkan sejumlah peti mati bermunculan […]

  • Bawaslu Toraja Utara Sosialisasi Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang

    Bawaslu Toraja Utara Sosialisasi Desa Sadar Pengawasan dan Anti Politik Uang

    • calendar_month Sab, 3 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toraja Utara (Torut) kembali menggelar sosialisasi desa sadar pengawasan dan anti politik uang di Lembang Sangbua, Kecamatan Kesu’, Toraja Utara, Jumat, 2 Desember 2022. Kegiatan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, BPL, aparat Lembang, dan masyarakat Lembang Sangbua. Dalam pemaparannya, Komisioner Bawaslu Toraja Utara, Gabriel R. saat membuka kegiatan tersebut […]

  • Dilantik Sebagai Kasat Reskrim, IPTU Ruxon Ditunggu Tugas Berat Mengungkap Kasus Pencurian di Gereja

    Dilantik Sebagai Kasat Reskrim, IPTU Ruxon Ditunggu Tugas Berat Mengungkap Kasus Pencurian di Gereja

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Polres Toraja Utara menggelar upacara serah terima jabatan (Sertijab) dan Pelantikan sejumlah pejabat yang digelar di Halaman Mapolres Toraja Utara, Senin, 16 Juni 2025. Upacara yang digelar di halaman Mapolres itu, dipimpin langsung Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto.] Adapun jabatan yang diserahterimakan, diantaranya Kasat Lantas, dari AKP Marsuki, kepada AKP Haryanto. […]

  • Musim Kemarau Mulai Berdampak, Sejumlah Wilayah di Makale Kesulitan Air Bersih

    Musim Kemarau Mulai Berdampak, Sejumlah Wilayah di Makale Kesulitan Air Bersih

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Musim kemarau yang sudah sekitar satu bulan lebih terjadi di Toraja mulai berdampak kepada warga. Warga pada sejumlah wilayah di Kota Makale, Tana Toraja, kesulitan mendapat air bersih. Selain warga, PDAM Tana Toraja juga mengaku bahwa salah satu sumber air yang selama ini digunakan oleh perusahaan daerah itu mengalami kekeringan. Sumber air […]

  • Komunitas Run Toraja Bersihkan Sampah di Objek Wisata Gunung Sopai

    Komunitas Run Toraja Bersihkan Sampah di Objek Wisata Gunung Sopai

    • calendar_month Ming, 30 Mei 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SOPAI — Komunitas Lari, Run Toraja kembali mengadakan  olahraga lari mingguan Sunday Morning Run yang kali ini mengusung tajuk Sunday Morning Trail Adventurebagcrue Ke Puncak Gunung Sopai, Minggu, 30 Mei 2021. Kegiatan dimulai dengan titik kumpul di Jembatan Alang-Alang pukul 05.30 Wita dilanjutkan dengan berlari ke arah Kanuruan dan  hiking ke puncak. Setelah menikmati […]

expand_less