Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Pdt Metris Terpilih Ketua Umum MPH, Begini Susunan Pengurus MPH, BPP, dan MP PGI Wilayah Sulselra, Periode 2026-2031

Pdt Metris Terpilih Ketua Umum MPH, Begini Susunan Pengurus MPH, BPP, dan MP PGI Wilayah Sulselra, Periode 2026-2031

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sab, 28 Feb 2026
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Pdt. Yohanis Metris dari Gereja Toraja terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Pekerja Harian (MPH) Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulselra), periode 2026-2031.

Sedangkan posisi Sekretaris Umum diisi oleh Pdt. Alex Thomas dan Bendahara, Pnt. Agustinus Ginting.

Mereka terpilih pada Sidang Wilayah XIV Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulselra) yang digelar di Hotel Myko Makassar. Sidang ini berlangsung selama tiga hari, dari Kamis 26 Februari 2026 hingga Sabtu, 28 Februari 2026.

Sidang Wilayah XIV PGIW Sulselra dibuka oleh Ketua MPH PGI, Pdt. Jackievya Fritz Manuputty dan ditutup dengan ibadah yang dipimpin Ketua Umum BPS Gereja Toraja, yang juga Ketua I PGI, Pdt. Alfred Anggui.

Gereja Toraja Mamasa (GTM) bertindak sebagai Tuan Rumah pelaksanaan sidang ini. Tema besar yang diusung dalam sidang ini, yakni: Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran.

Selain para tokoh interen PGI, hadir pula sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, diantaranya Gubernur Sulawesi Selatan yang diwakili Staf Ahli Gubernur Dr. Since Erna Lamba, Bupati Mamasa Welem Sombolangi, mantan Wali Kota Makassar, H. Danny Pomanto, Ketua I FKUB Sulsel, Ketua PGI Wilayah, serta para Ketua Majelis Sinode.

Kepada KAREBA TORAJA yang menghubunginya pasca terpilih menjadi Ketua Umum MPH PGIW Sulselra, Pdt. Yohanis Metris menyatakan dirinya dengan penuh kerendahan hati  menerima kepercayaan yang telah diberikan melalui Persidangan ke-14 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, Barat dan Tenggara untuk melayani sebagai Ketua MPH.

“Bagi saya, keterpilihan ini bukanlah karena kelebihan pribadi, melainkan semata-mata anugerah Tuhan dan wujud kepercayaan bersama dari gereja-gereja anggota,” katanya.

Lebih lanjut, Pdt. Metris mengatakan dirinya menyadari bahwa tanggung jawab ini besar dan tidak mungkin dipikul seorang diri.

“Karena itu, saya memohon dukungan doa, kebersamaan, serta kerja sama dari seluruh MPH dan gereja-gereja anggota, agar pelayanan kita sungguh menjadi alat Tuhan untuk memperkuat persekutuan, kesaksian, dan pelayanan gereja di wilayah Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara. Kiranya dalam segala hal, Tuhanlah yang dimuliakan. Semua ini hanyalah anugerah,” pintanya.

Berikut susunan Pengurus MPH, BPP, dan MP PGIW Sulselra, periode 2026-2031:

MPH (Majelis Pekerja Harian)

* Ketum: Pdt. Yohanis Metris

* Sekum: Pdt. Alex Thomas

* Wasekum: Pdt. Nelki Noa’

* Bendahara: Pnt. Agustinus Ginting

* Ketua I: Pdt. A. J. Bawoloe

* Ketua II: Pdt. Lukas Dayung

* Ketua III: Pdt. Masye Vindi Mamentu

* Ketua IV: Pnt. Alfred Cornelis Benu

BPP (Badan Pemeriksa Perbendaharaan)

* Pnt. Fredy Erens Pinontoan

* Widi Asnita

* Pnt. Ishak Pagala

MP (Majelis Pertimbangan)

* Ketua: Pdt. Adrie Massie

* Sekretaris: Pdt. Yance Tonapa

* Anggota:

– Pdt. Abdur Razak

– Pdt. I. Y. Panggalo

– Pdm. Jimmy Tawaluyan.

Selain memilih MPH, BPP, dan MP, sidang yang diikuti oleh utusan-utusan  Gereja-anggota PGIW itu juga merumuskan serta memutuskan beberapa program strategis untuk 5 tahun kedepan. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    Muat Pasal Kontradiktif, Ranperda RTRW Tana Toraja Ditolak Mahasiswa

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • account_circle Cr1/NDL
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Toraja ditolak Koalisi Mahasiswa Toraja. Alasannya, beberapa pasal dalam Ranperda RTRW itu dinilai kontradiktif. Salah satu contoh, wilayah adat yang masuk dalam kategori hutan konservasi dan  cagar budaya, tetapi dalam waktu yang sama juga dikategorikan sebagai kawasan industri dan pertambangan. […]

  • Bupati Toraja Utara Mendobrak Paksa Pintu Kantor Safety Centre 119 Hingga Kacanya Pecah

    Bupati Toraja Utara Mendobrak Paksa Pintu Kantor Safety Centre 119 Hingga Kacanya Pecah

    • calendar_month Kam, 17 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang dikabarkan mendobrak paksa pintu kantor Safety Centre 119 yang berada di komplek perkantoran Panga, Kecamatan Tondon, Kamis, 16 Maret 2022 pagi. Akibat didobrak paksa, pintu gedung yang baru dibangun itu, pecah berantakan. Bassang beralasan bahwa tindakan itu dilakukan karena kondisi pintu gedung Safety Centre 119 itu dalam […]

  • Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Toraja Utara Diperpanjang Hingga 15 Agustus

    Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Toraja Utara Diperpanjang Hingga 15 Agustus

    • calendar_month Rab, 4 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara bersama Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga tanggal 15 Agustus 2021. Sebelumnya, PPKM di Kabupaten Toraja Utara sudah diberlakukan sejak 23 Juli hingga 5 Agustus 2021. Perpanjangan PPKM ini disampaikan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang melalui Surat Edaran Nomor 1.323/VIII/2021 tentang […]

  • Belajar dari Youtube, 5 Remaja di Toraja Utara Berhasil Curi 8 Sepeda Motor

    Belajar dari Youtube, 5 Remaja di Toraja Utara Berhasil Curi 8 Sepeda Motor

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Selain usia mereka yang masih belia, 13-14 tahun, fakta terbaru dari kasus pencurian sepeda yang diduga dilakukan oleh 5 orang remaja di Rantepao, Toraja Utara, terungkap. Kelimanya belajar mencuri sepeda motor dari aplikasi berbagi video Youtube. “Mereka belajar bagaimana menyambung kabel untuk menghidupkan sepeda motor tanpa kunci kontak itu dari Youtube. Juga […]

  • Untuk Kedua Kalinya, RS Elim Rantepao Gelar Bakti Sosial di Simbuang Tana Toraja

    Untuk Kedua Kalinya, RS Elim Rantepao Gelar Bakti Sosial di Simbuang Tana Toraja

    • calendar_month Ming, 13 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Tim kesehatan RS Elim Rantepao kembali mendatangi Kelurahan Sima Kecamatan Simbuang untuk menggelar kegiatan bakti sosial pengobatan gratis. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, SIMBUANG — Untuk kedua kalinya, RS Elim Rantepao menggelar Bakti sosial pengobatan gratis di pelosok Toraja yakni di Kecamatan Simbuang Tana Toraja. Bakti sosial pertama di wilayah ini digelar oleh Tim kesehatan RS […]

  • GMKI Toraja Dukung Penuh Langkah BPS Gereja Toraja Berantas Judi Berkedok Ritual Adat

    GMKI Toraja Dukung Penuh Langkah BPS Gereja Toraja Berantas Judi Berkedok Ritual Adat

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • account_circle Monika Rante Allo
    • 2Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pengurus Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Toraja secara resmi menyatakan sikap tegak lurus mendukung langkah berani Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dalam upaya pembersihan praktik perjudian yang menyusup ke dalam prosesi adat dan budaya di Tana Toraja dan Toraja Utara. Dukungan ini menyusul langkah strategis BPS Gereja Toraja yang telah […]

expand_less