oleh

2 Mahasiswi Ini Syukuri Yudisium dengan Berbagi Makanan kepada Pasien Isoman di Tangmentoe

KAREBA-TORAJA.COM, KESU’ — Mungkin tidak banyak mahasiswa yang berpikir seperti mereka. Ya, ungkapan syukur kedua mahasiswi Fakultas Theologi Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja ini, terbilang langka. Mereka mengungkapkan rasa syukur atas Yudisium-nya dengan berbagi makanan kepada pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri di PSP Tangmentoe; tempat isolasi mandiri terpadu yang disediakan Crisis Centre Gereja Toraja kerjasama Pemkab Toraja Utara.

Kedua mahasiswi yang berasal dari Mangkutana dan Pinrang ini bernama Winny Tanduklangi dan Juwitha. Keduanya menyumbangkan makan siang untuk para pasien isoman, tenaga kesehatan, dan petugas lainnya, pada Kamis, 19 Agustus 2021.

“Tidak seberapaji itu Kak, tapi kami memang mau mengungkap rasa syukur dengan berbagi makanan bersama teman-teman yang sedang menjalani isolasi mandiri di Tangmentoe. Semoga bisa membantu,” ungkap Winny, saat dihubungi kareba-toraja.com, Kamis, 19 Agustus 2021 malam.

Baca Juga  UKI Toraja Raih Penghargaan LLDIKTI Wilayah IX Award 2020

Winny mengatakan, selain makanan, dia bersama Juwita, juga berdoa kiranya pasien-pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri segera sembuh dari Covid-19. Juga para tenaga kesehatan diberi kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam merawat para pasien.

Winny juga berharap, aksi yang mereka lakukan bisa menggugah orang lain untuk bersama-sama, gotong-royong membantu para pasien Covid-19 sehingga mereka mendapat kekuatan serta kebesaran hati bahwa mereka didukung dan diperhatikan oleh masyarakat.

“Semoga bisa menggugah orang dan komunitas lain untuk ikut membantu, Kak,” katanya.

Informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, sejak dibuka sebulan yang lalu, sudah banyak komunitas, instansi, maupun orang per orang yang datang membawakan berbagai jenis bantuan untuk para pasien isoman di PSP Tangmentoe.

Baca Juga  Hendak Buka Prodi Pariwisata, UKI Toraja Rekrut Dosen

Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan, vitamin, obat-obatan, bahkan tabung oksigen.

“Terima kasih atas semua bantuan, baik materi maupun non materi, yang telah diberikan oleh warga, komunitas, instansi, dan lain-lain. Inilah solidaritas kita untuk Indonesia, untuk Toraja. Kita berharap pandemi ini cepat berakhir,” ungkap Pdt Alfred Anggui, Ketua I BPS Gereja Toraja, yang juga Ketua Crisis Centre Gereja Toraja. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya