oleh

Usai Dilantik, Kepala Bandara Toraja yang Baru Temui Bupati Enrekang

KAREBA-TORAJA.COM, ENREKANG — Usai diresmikan Presiden Joko Widodo pada 18 Maret 2021, jabatan Kepala Bandara Toraja, berganti. Anas Labakara, yang sebelumnya menjadi PPTK pembangunan Bandara Toraja, naik posisi dan dilantik menjadi Kepala Bandara Toraja yang baru menggantikan Rasidin.

Anas Labakara dilantik menjadi Kepala Bandara Toraja pada Rabu, 31 Maret 2021. Sehari setelah dilantik, Anas Labakara langsung membuat gebrakan dengan menemui Bupati Enrekang, Muslimin Bando di Mitra Farm KIWA, Enrekang.

Kunjungan ini bertujuan menjalin kemitraan sekaligus mengajak jajaran pemerintah Kabupaten Enrekang untuk menggunakan jasa transportasi udara melalui Bandara Toraja.

Selain kepada pemerintah kabupaten, Anas juga mengajak masyarakat Enrekang untuk menggunakan jasa Bandara Toraja saat bepergian ke luar daerah maupun sebaliknya.

Baca Juga  Sehari, Polres Bersama Satgas Covid-19 Hentikan Tiga Rambu Solo’ di Tana Toraja

“Inti pertemuan dengan Pak Bupati adalah menjalin kerjasama serta mengajak pemerintah dan mengajak masyarakat ikut memanfaatkan Bandara Toraja,” terang Anas kepada wartawan.

Anas menjelaskan, saat ini, selain melayani rute penerbangan ke Makassar, Bandara yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo 18 Maret lalu ini, akan membuka rute ke Manado dan Kendari dalam waktu dekat.

“Saat ini ada dua maskapai yang beroperasi di Bandara Toraja, yakni Citilink dan Wings Air, yang terjadwal setiap harinya menuju Makassar sejak Desember 2020 yang lalu,” jelas Anas.

Selain memudahkan perjalanan serta mempersingkat waktu, Anas berharap kehadiran bandara ini bisa mendongkrak kunjungan wisatawan maupun tamu daerah.

Bupati Enrekang, Musilimin Bando menyambut positif ajakan tersebut. Menurutnya, warga Enrekang, utamanya yang dekat dengan Toraja dimudahkan dengan kehadiran bandara itu. Waktu tempuh ke Makassar, yang dulunya memakan 5-6 jam perjalanan, dapat dipangkas menjadi 1 jam saja lewat jalur udara.

Baca Juga  Nenek Sebatang Kara yang Tinggal pada Gubuk Sederhana di Pasar Rantetayo Meninggal Dunia

“Ini tentu peluang yang baik bagi pengusaha yang membutuhkan mobilitas tinggi dan ingin mengembangkan usaha,” kata Muslimin Bando. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya