Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Toraja Utara Kembali Mendapat Bantuan PHJD Rp 49 Miliar dari Pemprov Sulsel dan Rp 26 Miliar dari Kementerian PUPR

Toraja Utara Kembali Mendapat Bantuan PHJD Rp 49 Miliar dari Pemprov Sulsel dan Rp 26 Miliar dari Kementerian PUPR

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Ming, 23 Mei 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kabupaten Toraja Utara kembali mendapat bantuan keuangan dari pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) sebesar Rp 49 miliar.

Sebelumnya, pada tahun 2020, Toraja Utara juga kebagian PHJD dari Pemprov Sulsel senilai Rp 31,3 miliar.

Selain dari Pemprov Sulsel, tahun 2021 ini, pemerintah Kabupaten Toraja Utara juga mendapat bantuan PHJD dari Kementerian PUPR sebesar Rp 26 miliar lebih.

Rencana bantuan keuangan melalui Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Toraja Utara, Minggu, 23 Mei 2021.

Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong menerima kedatangan Plt Gubernur yang didampingi Kepala Dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan, Rudy Djamaluddin.

“Selain PHJD, Pemprov Sulsel juga masih tetap melanjutkan pembangunan empat ruas jalan provinsi yang sudah dibuka sejak dua tahun yang lalu,” ungkap Andi Sudirman.

Keempat ruas jalan provinsi itu, masing-masing Rantepao-Bua-Luwu, Rantepao-Sa’dan-Batusitanduk, Rantepao-Tikala-Pangala’-Baruppu-Perbatasan Sulbar, dan Rantepao-Rantetayo.

Wakil Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, menyebut pemerintah dan masyarakat Toraja Utara patut bersyukur karena Plt. Gubernur Sulawesi Selatan sudah menyatakan komitmen bersama melanjutkan pembangunan di Sulawesi Selatan, lebih khusus di Kabupaten Toraja Utara.

Dedy, begitu Frederik Victor Palimbong biasa disapa, juga menerangkan bahwa bahwa total ruas jalan provinsi yang akan dikerjakan di Kabupaten Toraja Utara sepanjang 120,6 KM dan yang sementara dikerjakan 79 KM dan masih ada sepanjang 41 KM yang belum ditangani.

“Semoga tahun ini atau tahun depan dapat diselesaikan,” Dedy berharap.

Sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Toraja Utara, Paulus Tandung mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Toraja Utara tahun ini mendapat bantuan PHJD dari Kementerian PUPR sebesar Rp26.020.500.000.

Dari jumlah ini, terang Paulus, sebesar Rp. 23.655.000.000 akan digunakan untuk pekerjaan fisik dan sisanya Rp2.365.500.000,- untuk kegiatan non fisik atau pemberdayaan.

Untuk penanganan fisik PHJD tahun anggaranb 2021 ini menyasar 10 titik ruas jalan yang terbagi dalam dua (2) kegiatan, yaitu: Paket I: ruas Pangli-Batutumonga, Tikala-Batutumonga, Barana’-Pangli, dan Bai’-Deri dengan total panjang jalan 36,15 kilometer.

Paket 2: ruas Ba’tan-Angin-Angin, Londa-Angin-Angin, Kapolang-Dende’, Pongtora-Lolai, Pongtora-Ke’pe, Karasik-Ke’pe, dan Langda-Pasang dengan total panjang jalan 28,49 kilometer. (*)

Penulis: Herson Pasuang
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam 3 Hari, 4 Warga Meninggal karena Covid-19 di Tana Toraja

    Dalam 3 Hari, 4 Warga Meninggal karena Covid-19 di Tana Toraja

    • calendar_month Sen, 5 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jumlah kematian akibat virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Tana Toraja memperlihatkan trend yang mengkhawatirkan. Betapa tidak, hanya dalam tempo tiga hari, sejak Sabtu hingga Senin, 3-5 Juli 2021, empat orang warga meninggal dunia karena Covid-19. Dengan bertambahnya empat warga tersebut, jumlah kematian akibat Covid-19 di Tana Toraja menjadi 23 orang. Kepala […]

  • UPDATE: Data Korban Longsor Buntao’;  6 Orang Ditemukan, 2 Masih Dicari

    UPDATE: Data Korban Longsor Buntao’; 6 Orang Ditemukan, 2 Masih Dicari

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BUNTAO’ — Sekitar 8 orang warga tertimbun material tanah longsor di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Bunto’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024 pagi. Pembaharuan informasi ini sekaligus meralat pemberitaan tentang dugaan jumlah korban, yang sebelumnya dirilis portal www.kareba-toraja.com. BERITA TERKAIT: BREAKING NEWS: 10 Orang Warga Tertimbun Longsor […]

  • PMTI Sulteng Usulkan Matius Salempang dan Dharma Pongrekun Jadi Ketua Umum PMTI

    PMTI Sulteng Usulkan Matius Salempang dan Dharma Pongrekun Jadi Ketua Umum PMTI

    • calendar_month Sen, 27 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PALU — Nama-nama bakal calon Ketua Umum terus bermunculan jelang Musyawarah Besar Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), yang dijadwalkan berlangsung pada 2-3 Oktober 2021. Setelah IKT Provinsi Papua Barat mengusulkan nama Mayjen Yulius Selvanus Lumbaa, kini giliran Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Sulawesi Tengah yang mengajukan nama Jenderal dari Kepolisian. PMTI Sulteng mengusulkan nama […]

  • Ormas Katolik Vox Point Indonesia Kini Hadir di Toraja Utara

    Ormas Katolik Vox Point Indonesia Kini Hadir di Toraja Utara

    • calendar_month Sen, 14 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Organisasi Masyarakat berbasis Katolik, Vox Populi Institute (Vox Point) Indonesia kini hadir di Kabupaten Toraja Utara. Secara resmi, organisasi yang hadir untuk menyuarakan suara umat ini, ditandai dengan pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang berlangsung di Aula STIKPAR Toraja, Sabtu, 12 Desember 2022. Adapun Pengurus DPW Vox Point Indonesia Toraja Utara […]

  • Untuk Pertama Kalinya, Hari Tari Sedunia Dirayakan Secara Akbar di Toraja

    Untuk Pertama Kalinya, Hari Tari Sedunia Dirayakan Secara Akbar di Toraja

    • calendar_month Rab, 6 Apr 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Hari Tari Dunia (World Dance Day) yang jatuh pada tanggal 29 April setiap tahun, diperingati oleh masyarakat dunia untuk merayakan tarian, bersenang-senang dalam universalitas bentuk seni yang melintasi semua hambatan politik, budaya, dan etnis. Kegiatan ini juga menyatukan masyarakat dunia dengan bahasa yang universal yaitu tarian. Hari Tari Sedunia ini mungkin kurang […]

  • Ritual Aluk Todolo Ma’Bugi’; Syukuran kepada Dewata, Bisa Sembuhkan Penyakit

    Ritual Aluk Todolo Ma’Bugi’; Syukuran kepada Dewata, Bisa Sembuhkan Penyakit

    • calendar_month Jum, 11 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON — Penganut Agama Hindu Alukta (Parandangan) di Bua’ Kandeapi, Lembang Sarapeang, Kecamatan Rembon, Tana Toraja melaksanakan ritual Ma’Bugi’ setelah lebih dari 13 tahun lalu ritual ini dilakukan. Ritual Ma’Bugi’ ini dilaksanakan untuk memenuhi nazar penganut Aluk Todolo bahwa jika dalam Bua’ Kandeapi (Lembang Sarapeang) tidak ada yang terkena wabah penyakit, maka mereka akan […]

expand_less