Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » MTQ X Tingkat Kabupaten Tana Toraja Resmi Dibuka

MTQ X Tingkat Kabupaten Tana Toraja Resmi Dibuka

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 28 Feb 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) X tingkat kabupaten Tana Toraja resmi dibuka, Senin, 28 Februari 2022 di Aula SKB Ge’tengan, Kelurahan Rante Kalua’, Kecamatan Mengkendek.

Pembukaan MTQ X Tingkat kabupaten Tana Toraja ditandai dengan pemukulan gendang oleh Bupati Tana Toraja yang diwakili oleh Asisten 1 Setda Tana Toraja, Maraya Allosomba disaksikan Plt Kepala Kantor dan Pejabat Struktural Kementerian Agama Tana Toraja, Rektor IAKN Toraja, Ketua MUI, Para Camat, Lurah dan Kepala Lembang, Tokoh Agama, Tokoh Wanita, Tokoh Pemuda, Panitia dan Kafilah MTQ dari 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tana Toraja.

Pembukaan MTQ X Tingkat Kabupaten Tana Toraja diawali dengan Pawai Ta’aruf Kafilah MTQ dari masing-masing kecamatan dengan mengambil titik start dari Kantor Kecamatan Mengkendek menuju Arena Pembukaan di Aula SKB Ge’tengan. Pawai Ta’aruf dipimpin langsung oleh masing-masing Kepala KUA.

Pembukaan dimeriahkan dengan Tari Pagellu’ dari santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Ge’tengan dan Musik Bambu Ronggeng dari Remaja Masjid Roni Uluway.

Acara Pembukaan diawali dengan Lantunan Ayat Suci Al Qur’an oleh Kepala Lembang Rantedada Kecamatan Mengkendek Abdul Asis lalu dilanjutkan dengan Lagu Indonesia Raya dan Mars MTQ oleh Anak-anak Binaan Lembang Kesejahteraan Sosial Anak Al Maun Tana Toraja.

Ketua Panitia MTQ Kabupaten Tana Toraja Sri Yuthi Andilolo dalam laporannya memberikan apresiasi yang tinggi atas dipilihnya Kecamatan Mengkendek sebagai tuan rumah yang tentunya menjadi kebanggaan bagi warga Mengkendek.

Yuthi Andilolo juga berterimakasih kepada Pemda yang telah mendukung kegiatan, Camat Mengkendek dan jajaran Lurah serta Kepala Lembang termasuk pihak IAKN Toraja, Gereja Silo Getengan dan Gereja Kibaid Ge’tengan yang ikut mendukung terselenggaranya MTQ dengan dukungan tenaga melakukan pembenahan lokasi pelaksanaan kegiatan.

“Semoga silaturahmi, hidup rukun dan damai seperti ini senantiasa terjaga” harap Yuthi Andilolo

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Tana Toraja Tamrin Lodo dalam sambutannya mengatakan LPTQ hadir dari Surat Keputusan bersama Menteri Agama dan Mendagri yang perannya adalah membantu Pemerintah menyelenggarakan MTQ dan STQH.

MTQ dan STQH merupakan kalender tetap Negara mulai dari Pusat sampai Kecamatan yang penyelenggaranya di tingkat Kabupaten adalah Pemda namun karena situasi tertentu sehingga Kementerian Agama Tana Toraja yang banyak berperan secara teknis” kata Tamrin Lodo

Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Tana Toraja Irman berharap MTQ ini menjadi simbol bahwa kegiatan keagamaan di Kabupaten Tana Toraja dalam versi apapun senantiasa bergandengan tangan sesuai tema Toraja Mala’bi.

“Sebagai orang Kementerian Agama, kita harus siap menyukseskan Visi Misi Kementerian Agama sekaligus Visi Misi Kabupaten dimana kita berada” kata Irman

Asisten 1 Setda Tana Toraja Maraya Allosomba dalam arahannya mengingatkan Panitia untuk senantiasa memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

Maraya Allosomba mengatakan Pemda Tana Toraja memahami betul program ini adalah rananya sehingga sangat mengapresiasi Kementerian Agama Tana Toraja yang telah membantu merealisasikan program ini.

Pembukaan MTQ X Tingkat Kabupaten Tana Toraja diawali dengan Pawai Ta’aruf Kafilah MTQ dari masing-masing kecamatan dengan mengambil titik start dari Kantor Kecamatan Mengkendek menuju Arena Pembukaan di Aula SKB Ge’tengan.

Maraya mengatakan MTQ ini bukan hanya ajang kompetisi namun juga ajang silaturahmi antar umat yang dimulai dari anak-anak dan remaja sehingga contoh kehidupan sehari-hari langsung bisa ditanamkan.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, Maraya Allosomba berharap kepada Tim Juri untuk profesional sehingga MTQ Kabupaten bisa menghasilkan bibit bibit terbaik yang akan mewakili Tana Toraja hingga ke pusat bahkan internasional.

Kegiatan yang mengusung Tema “Wujudkan Generasi Qur’ani Yang Cerdas Berakhlakul Karimah Serta Moderat Dalam Kehidupan Menuju Toraja Mala’bi” akan memperlombakan 9 cabang lomba dan akan berlangsung hingga 05 maret 2022 mendatang.

Para juara MTQ tingkat Kabupaten ini nantinya akan mewakili Tana Toraja ke MTQ Tingkat Provinsi yang akan digelar di Kabupaten Bone 24 – 29 Maret mendatang. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Dirazia Satpol PP, Asosiasi Pengusaha THM di Tana Toraja Mengadu ke DPRD

    Sering Dirazia Satpol PP, Asosiasi Pengusaha THM di Tana Toraja Mengadu ke DPRD

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Rapat Dengar Pendapat Komisi II DPRD Tana Toraja bersama OPD Terkait dan Asosiasi Pengusaha Tempat Hiburan Malam. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Komisi II DPRD Tana Toraja menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra kerja, yakni Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, Satuan […]

  • Rumah Warga Mengkendek, Tana Toraja, Ludes Dilalap Api

    Rumah Warga Mengkendek, Tana Toraja, Ludes Dilalap Api

    • calendar_month Selasa, 22 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Satu unit rumah panggung milik Indo’ Anti’ yang terletak di belakang Pesantren Pembangunan Muhammadiyah Ge’tengan, tepatnya di Minanga, Lembang Buntu Tangti, Kecamatan Mengkendek ludes dilalap api, Selasa, 22 November 2022 sore. Penyebab kebakaran diduga akibat hubungan pendek (korsleting) listrik. Chonk, salah seorang saksi mata, mengatakan api bermula dari bagian depan rumah sehingga […]

  • GMNI Prihatin Dengan Persoalan Sampah yang Berserakan di Kota Rantepao

    GMNI Prihatin Dengan Persoalan Sampah yang Berserakan di Kota Rantepao

    • calendar_month Minggu, 1 Des 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Belum ada jalan keluar. Sampah masih menumpuk dan berserakan di sejumlah titik di Kota Rantepao. Pun di depan rumah-rumah penduduk. Sampah belum terangkut hingga Minggu, 1 Desember 2024. Pengangkutan sampah di Rantepao praktis berhenti sejak Kamis, 28 November 2024, sehari setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada). Di tanggal […]

  • Setelah Sasar Pelosok Pinrang, RS Elim Rantepao Kembali Gelar Bakti Sosial di Pelosok Toraja Utara

    Setelah Sasar Pelosok Pinrang, RS Elim Rantepao Kembali Gelar Bakti Sosial di Pelosok Toraja Utara

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Tim RS Elim Rantepao kembali menyasar wilayah pelosok Toraja Utara tepatnya di Lembang Baruppu’ Parodo, Kecamatan Baruppu’ Toraja Utara. (foto: dok. istimewah). KAREBA-TORAJA.COM, BARUPPU’ — Rumah Sakit Elim Rantepao terus menggalakkan kegiatan bakti sosial pengobatan gratis yang menyasar wilayah – wilayah pelosok. Setelah sukses menggelar bakti sosial di pelosok Kabupaten Pinrang tepatnya di Desa Lembang […]

  • Mau Ikut Upacara Rambu Solo’ atau Rambu Tuka di Toraja Utara Wajib Perlihatkan Sertifikat Vaksin Covid-19

    Mau Ikut Upacara Rambu Solo’ atau Rambu Tuka di Toraja Utara Wajib Perlihatkan Sertifikat Vaksin Covid-19

    • calendar_month Senin, 5 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang mengeluarkan Surat Edaran terkait Pedoman Pencegahan dan Pemutusan Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Pada Kegiatan Sosial Kemasyarakatan di Kabupaten Toraja Utara. Surat Edaran bernomor 1.219/VI/2021 tanggal 29 Juni 2021 itu mengatur pedoman umum dan pedoman khusus dalam penyelengaraan kegiatan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Toraja Utara. Pada pedoman umum […]

  • Nama Gereja Katolik di Sa’dan Likulambe’ Ini Dipersoalkan Warga, Pastor Paroki: Nama Gereja Tak Bisa Diganti

    Nama Gereja Katolik di Sa’dan Likulambe’ Ini Dipersoalkan Warga, Pastor Paroki: Nama Gereja Tak Bisa Diganti

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SA’DAN — Umat Gereja Katolik Stasi Santo Lukas Buntu Kole yang terletak di Lembang Sa’dan LikuLambe’, Kecamatan Sa’dan, Toraja Utara tak terima nama gerejanya diganti. Penamaan Gereja Katolik yang mencantumkan Buntu Kole dalam namanya disoal segelintir warga. Keberatan atas penamaan gereja Katolik tersebut diketahui berdasarkan surat yang ditujukan kepada Kepala Lembang Sa’dan Likulambe’, tertanggal […]

expand_less