Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Tana Toraja » Penyaluran Dana Desa di Tana Toraja Sudah 55,32 Persen, DAK Fisik 10,53 Persen

Penyaluran Dana Desa di Tana Toraja Sudah 55,32 Persen, DAK Fisik 10,53 Persen

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kam, 19 Agu 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Makale terus berupaya mempercepat pencairan dana desa dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik tahun 2021 guna mendorong pertumbuhan dan perputaran ekonomi daerah di tengah pandemi Covid-19.

Kepala KPPN Makale, Susilo Tri Anggono menerangkan bahwa penyaluran DAK Fisik untuk Kabupaten Tana Toraja sudah mencapai Rp 13,275,873,250,- dari total pagu Rp 126,126,685,000,- atau sebesar 10,53%. Sedangkan penyaluran Dana Desa Kab. Tana Toraja mencapai Rp.69,019,613,600,- dari total Pagu Rp.124,774,034,000,- atau sebesar 55,32%.

“Kami akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam upaya mengakselerasi penyaluran/realisasi DAK Fisik dan Dana Desa yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat sebesar besarnya kepada masyarakat Tana Toraja dan mempercepat pembangunan daerah di Bumi Lakipadada,” ujar Susilo, Kamis, 19 Agustus 2021.

Pada kesempatan lain, Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka peningkatan kualitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

Penandatanganan nota kesepahaman ini berlangsung di Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sulawesi Selatan, 12 Agustus 2021 yang lalu, di sela-sela acara Bedah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2020.

Hadir sebagai narasumber pada acara tersebut adalah Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulawesi Selatan, Paula Henry Simatupang, yang membahas tentang strategi tindak lanjut temuan BPK atas LKPD dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, Arman Sahri Harahap, dengan penyampaian materi tentang penguatan Sistem Pengendalian Internal (SPI).

Dalam sambutannya, Syaiful menyampaikan bahwa di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, seluruh Pemerintah Daerah telah menyelesaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2020, dan telah dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sebanyak 18 (delapan belas) LKPD meraih opini tertinggi yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sedangkan sisanya sebanyak 7 (tujuh) LKPD meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Apabila dibandingkan dengan tahun 2019, capaian tahun 2020 mengalami penurunan. Terdapat 4 (empat) Pemerintah Daerah yang mengalami penurunan opini dari WTP menjadi WDP sedangkan 3 (tiga) Pemerintah Daerah lainnya tetap memperoleh opini WDP. Namun demikian, secara umum sebagian besar Pemerintah Daerah telah berhasil mempertanggungjawabkan APBD-nya dengan tetap menjaga akuntabilitas.

Namun demikian, lanjut Syaiful, untuk 7 (tujuh) Pemerintah Daerah yang mendapatkan opini WDP, hasil opini tersebut mengindikasikan perlunya peningkatan tata kelola keuangan  pemerintah  daerah di tahun 2021 sehingga diharapkan seluruh Pemerintah Daerah di Sulawesi Selatan memiliki level kompetensi terbaik dengan kinerja dan akuntabilitas melalui dukungan dan sinergi seluruh pihak, termasuk peran aktif Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Sulawesi Selatan. Peran aktif Kanwil DJPb Prov. Sulawesi Selatan merupakan bagian dari peran sebagai Regional Chief Economist yang memiliki kedudukan strategis sehingga diharapkan dapat berkontribusi terbaik untuk menyokong perbaikan indikator ekonomi dan sosial di Sulawesi Selatan.

Secara paralel, dukungan aktif Kanwil DJPb Prov. Sulawesi Selatan telah diinisiasi sejak Triwulan I Tahun 2021 melalui kegiatan pendampingan pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah, termasuk pelaporan keuangannya. Kerangka pelaksanaan pendampingan tersebut diwujudkan melalui pembangunan forum kerjasama yang dituangkan dalam Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara Kanwil DJPb Prov. Sulawesi Selatan bersama seluruh Pemerintah Daerah di Sulawesi Selatan.

Untuk itu, disela acara Bedah Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2020 tersebut, dilaksanakan  penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara Kanwil DJPb Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja yang dihadiri langsung Bupati Tana Toraja, Theofillus Allorerung. Penandatanganan MoU ini menjadi landasan strategis dalam rangka peningkatan sinergi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, termasuk peningkatan kualitas pelaporan keuangannya. (*)

Penulis: Desianti/Rls
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 Kadis di Toraja Utara Dilantik Hari Ini, Berikut Daftarnya

    14 Kadis di Toraja Utara Dilantik Hari Ini, Berikut Daftarnya

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang melantik 14 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru. Pelantikan 14 Pejabat Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka (lelang jabatan) tahun 2022 ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Kamis, 2 Juni 2022. Selain Pejabat Eselon II, dilantik pula sejumlah pejabat eselon III dan Pejabat Fungsional. […]

  • Pertama di Toraja, Festival Layang -layang Akan Digelar Maret 2023

    Pertama di Toraja, Festival Layang -layang Akan Digelar Maret 2023

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2023
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Pertama kalinya permainan tradisional layang-layang akan digelar secara meriah dalam bentuk event promosi wisata Toraja bertajuk Festival Layang -layang Sulawesi Selatan yang akan digelar Maret 2023 mendatang di Tana Toraja. Kegiatan ini diprakarsai anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Partai Golkar, John Rende Mangontan. Kegiatan akan digelar atas kolaborasi JRM Comunity bekerjasama […]

  • Pemkab Toraja Utara Dinilai Tak Siap Hadapi Bencana Alam

    Pemkab Toraja Utara Dinilai Tak Siap Hadapi Bencana Alam

    • calendar_month Sab, 6 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara diminta untuk mengalokasikan anggaran lebih besar kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Anggaran ini, selain untuk pengadaan peralatan, juga untuk kesiapsiagaan operasional. Sebab, bencana alam bisa terjadi kapan dan dimana saja. Selain itu, Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja merupakan dua daerah yang indeks bencana alamnya masuk kategori […]

  • Lagi, 6 Remaja dan Sepeda Motornya Terjaring Razia Knalpot Racing di Makale

    Lagi, 6 Remaja dan Sepeda Motornya Terjaring Razia Knalpot Racing di Makale

    • calendar_month Jum, 4 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jajaran Kepolisian Resor Tana Toraja kelihatan serius menertibkan penggunaan knalpot bising yang biasa dikenal dengan knalpot racing di wilayah hukumnya. Selang sehari setelah Polsek Sangalla’ menjaring sepeda motor yang menggunakan knalpot racing, giliran anggota Patroli Motor (Patmor) Satuan Samapta, yang menjaring beberapa sepeda motor di jalanan Kota Makale. Sebanyak enam sepeda motor […]

  • Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Belum Temukan Satu Penumpang Hilang dalam Laka Lantas di Salubarani

    Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Belum Temukan Satu Penumpang Hilang dalam Laka Lantas di Salubarani

    • calendar_month Sen, 21 Mar 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Hingga Senin, 21 Maret 2022, satu  penumpang minibus Toyota Innova, yang terjungkal ke sungai di Salubarani, belum ditemukan. Pencarian sudah dilakukan sejak Minggu, 20 Maret 2022 pagi. Jurnalis kareba-toraja.com, Arsyad Parende, yang ikut dalam pencarian mengatakan Tim SAR Gabungan sudah menyisir sungai sejauh kurang lebih 2 kilometer dari titik kejadian hingga ke […]

  • Sepeda Motornya Terjatuh ke Jurang, Penyuluh Pertanian Asal Rindingallo Meninggal Dunia

    Sepeda Motornya Terjatuh ke Jurang, Penyuluh Pertanian Asal Rindingallo Meninggal Dunia

    • calendar_month Kam, 7 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Kecelakaan tunggal yang menyebabkan korban jiwa terjadi di Jalan Poros Dusun Tanite To’ Ao’, Lembang Buntu Batu, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara, Rabu, 6 Januari 2021. Seorang penyuluh pertanian, Zeth Ruka, 51 tahun, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terjun ke jurang sedalam kurang lebih 7 meter. Selama ini Almarhum merupakan Koordinator […]

expand_less