Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Komunitas » Jelajah Pesona Sulsel 2021; Bersepeda dari Makassar Sampai ke “Negeri di Atas Awan”

Jelajah Pesona Sulsel 2021; Bersepeda dari Makassar Sampai ke “Negeri di Atas Awan”

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sen, 15 Nov 2021
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Jelajah Sepeda Sulawesi merupakan event bersepeda yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021 dan berhasil mengundang animo yang sangat tinggi dari masyarakat Sulsel secara umum. Animo tersebut terlihat dari antusias pendaftar sampai masa akhir pendaftaran, meski pihak panitia membatasi quota dengan alasan pandemi Covid-19.

Pada tahun 2021 ini, untuk tetap menyalakan api semangat dalam bersepeda meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19.  Melalui event ini, sangat mendukung pemulihan ekonomi khususnya di sektor parawisata akibat pandemi covid 19.

Jelajah Pesona Sulawesi merupakan event ikonik dari Sepeda Lipat Makassar (SLIM) diharapkan menjadi event tahunan  Jelajah Sepeda Sulawesi (JPS).

Sebenarnya panitia ingin event ini dilaksanakan 11 – 14 Agustus 2021, namun tidak terealisasikan karena kondisi pandemi yang kita hadapi ini, sehingga baru bisa dilaksanakan pertengahan 2021.

Dengan menggunakan konsep Cycling Tourism para peserta sepeda lipat ditantang untuk menempuh jarak 333 km yang harus dilakukan selama 4 hari dan  memungkinkan para peserta dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

Setibanya di Tana Toraja, peserta disambut di Taman PKK oleh Bupati Tana Toraja. Keesokan harinya setelah menginap semalam di Hotel Misiliana Kabupaten Toraja Utara, peserta lanjut melakukan agenda city tour ke sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Toraja utara, diantaranya Objek Wisata Negeri di Atas Awan Tatombi, Londa, dan Ke’te’ Kesu’ yang merupakan sebagian objek wisata andalan Toraja Utara.

Turut hadir sambil bersepeda dalam city tour, Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong dan Ibu Damayanty Palimbong, Kapolres Toraja Utara dan Dandim 1414 Toraja.

Panitia juga memberikan pengalungan Medali dan cenderamata berupa kaos jersey JPS kepada Wakil Bupati Toraja Utara dan Ibu, Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati dan Dandim 1414 Letkol Inf. Amril Hairuman Tehupelasury sebagai ungkapan terima kasih atas dukungan serta kerjasama Panitia JPS dan Pemkab Toraja Utara dan seusai jamuan makan siang, peserta JPS kembali ke Misiliana untuk siap siap kembali ke Kota Makassar.

Peserta yang terdaftar sebanyak 100 orang, dimana sebagian besar merupakan peserta dari kota makassar dan kabupaten tetangga. Namun, tidak kurang ada juga beberapa peserta yang berasal dari luar Sulawesi Selatan, seperti Kendari, Jakarta, Jogya dan beberapa kota di pulau Jawa termasuk Papua.

Penulis: Ivan Kalalembang — Panitia Lokal

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Gejala dan Bahaya Cacar Monyet

    Mengenal Gejala dan Bahaya Cacar Monyet

    • calendar_month Jum, 12 Agu 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    CACAR MONYET atau yang biasa disebut Monkey Pox merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus ini merupakan anggota dari genus Orthopoxvirus bersamaan dengan virus small pox atau penyakit variola. Pada tahun 2003, wabah cacar monyet pertama di luar Afrika terjadi di Amerika Serikat dan dikaitkan dengan kontak dengan peliharaan yang terinfeksi. Sejak 2017, Nigeria telah […]

  • Biaya Perawatan Korban Truk Terbalik di Sereale Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    Biaya Perawatan Korban Truk Terbalik di Sereale Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE UTARA — Kepala BPJS Kesehatan Cabang Makale, Natalia Panggelo menegaskan bahwa biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas truk terbalik yang terjadi di Lembang Sereale, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, Sabtu, 12 Juli 2025, tidak dapat ditanggulang BPJS Kesehatan. Kepala BPJS Kesehatan yang membawahi tiga kabupaten, yakni Tana Toraja, Toraja Utara, dan Enrekang ini menjelaskan […]

  • Kejari Tana Toraja Cabang Rantepao Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana, Termasuk 15,8 Gram Sabu-sabu

    Kejari Tana Toraja Cabang Rantepao Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana, Termasuk 15,8 Gram Sabu-sabu

    • calendar_month Rab, 20 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao melaksanakan pemusnahan barang bukti tindak pidana yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrach van gewijsd). Pemusnahan Barang Bukti yang dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri Tana Toraja, Erianto L. Paundanan, SH, MH tersebut berlangsung di halaman Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Tana Toraja di Rantepao, Selasa, 19 Desember […]

  • Ratusan Tabebuya, Pohon yang Mirip Sakura, Ditanam di Objek Wisata Buntu Burake

    Ratusan Tabebuya, Pohon yang Mirip Sakura, Ditanam di Objek Wisata Buntu Burake

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bentuk pohon dan bunganya yang mirip dengan Sakura dari Jepang, bisa mengecoh banyak orang. Tabebuya pun kadang disebut sebagai Sakura. Padahal, sejatinya, pohon Tabebuya (handroanthus chrysotrichus) berasal dari Amerika Latin, tepatnya Brazil. Mulai heboh di Indonesia ketika bunga dari pohon ini mulai mekar di Kota Surabaya, kini Tabebuya banyak ditanam di beberapa […]

  • Warga Salubarani Sesalkan Sampah Dibiarkan Menumpuk Berminggu-minggu

    Warga Salubarani Sesalkan Sampah Dibiarkan Menumpuk Berminggu-minggu

    • calendar_month Rab, 5 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, SALUBARANI — Warga Kelurahan Salubarani, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja menyesalkan kontainer sampah yang ditempatkan di sudut Lapangan olahraga Salubarani dibiarkan sampahnya menumpuk. Sampah yang menumpuk tersebut menimbulkan bau menyengat dan dikhawatirkan bisa mengganggu Kesehatan warga sekitar. Oknum petugas kebersihan setempat malah membakar sebagian sampah dan asapnya mengganggu warga dan anak sekolah karena […]

  • Longsor Kembali Terjadi di Jalan Poros Bokin, Ribuan Warga Kecamatan Rantebua Terisolir

    Longsor Kembali Terjadi di Jalan Poros Bokin, Ribuan Warga Kecamatan Rantebua Terisolir

    • calendar_month Ming, 19 Mei 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEBUA — Daerah bagian timur Kabupaten Toraja Utara sepertinya tak henti dilanda bencana alam tanah longsor. Setelah sebelumnya di jalan poros Buntao’, kini tanah longsor menghalangi jalan poros Bokin, tepatnya di Dusun Katengkong, Kelurahan Bokin, Kecamatan Rantebua. Tanah longsor yang terjadi pada Minggu, 19 Mei 2024 dini hari tersebut, membuat ribuan warga Kelurahan Bokin, […]

expand_less