Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Adat dan Budaya » UKI Toraja Gagas Inovasi Pembelajaran Bertema Gerakan Menuju Toraja Tanpa Taruhan, Budaya Tanpa Luka

UKI Toraja Gagas Inovasi Pembelajaran Bertema Gerakan Menuju Toraja Tanpa Taruhan, Budaya Tanpa Luka

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Focus Group Discussion (FGD) Inovasi Pembelajaran MKWK Berbasis Proyek UKI Toraja dengan tema “Gerakan Menuju Toraja Tanpa Taruhan, Budaya Tanpa Luka”. (Foto:Arsyad-Karebatoraja)

 


KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Universitas Kristen Indonesia Toraja (UKI Toraja) sedang menggagas program yang merupakan program bantuan hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yakni pengembangan model pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) berbasis proyek.

Pengembangan model pembelajaran MKWK berbasis proyek ini adalah metode pembelajaran di perguruan tinggi yang mengintegrasikan empat mata kuliah (Pendidikan Agama, Pancasila, Pendidikan Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia) ke dalam proyek-proyek nyata yang kolaboratif.

Tujuan utamanya adalah agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai luhur bangsa dan mengembangkan keterampilan seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi dalam memecahkan masalah sosial kemasyarakatan.

Melalui program ini, UKI Toraja menggagas Inovasi Pembelajaran yang mengusung tema “Gerakan Menuju Toraja Tanpa Taruhan, Budaya Tanpa Luka”.

Program Inovasi Pembelajaran dari bidang akademik UKI Toraja ini digagas oleh Dr. Hersiyati Palayukan, M.Pd. (Ketua), Dr. Roberto Salu Situru’. S.IP.,M.IP (Sekretaris) dan 6 dosen anggota masing-masing Dr. Resnita Dewi, S.S., M.Hum, Pdt. Dr. Kristanto, M.Th., Jens Batara Marewa, S.H., M.M., Dr. Ir. Martina Pineng, M.T., Gideon Aryo Nugraha Pongdatu, S.Kom., M.Kom., dan Vera Logen, S.Kom.

Program Inovasi saat ini memasuki tahap Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan untuk memberikan validasi dan memastikan bahwa ada relevansi sosial dan budaya dalam program yang sedang dikembangkan yang divalidasi langsung oleh stakeholder terkait.

FGD digelar Selasa 14 Oktober 2025 di Ruang Pertemuan Arion Cafe Toraja, Mandetek, Makale Utara.

Dalam FGD tersebut, Tim UKI Toraja menghadirkan 5 narasumber yakni Kapolres Tana Toraja yang diwakili IPDA Fabricho Sulu’ SH selaku Kaurbinops Sat Intelkam Polres Tana Toraja, Pdt. Dr. Abraham Tanggulangan, M.Th ( Tokoh Agama), Yanrianus Tiranda, M.T. (Budayawan/Pemerhati Budaya), Prof. Dr. Oktavianus Pasoloran, S.E., M.Si., Ak. CA. (Akademisi/Rektor UKI Toraja) dan Iindarda Sangkung Panggalo, S.Psi., M.Psi (Psikologi).

Dalam pemaparan materi para narasumber, baik dari sisi Agama, Adat dan Budaya, Akademisi, Psikologi dan Hukum Negara, semuanya mendukung program ini dan menyatakan setuju untuk memberantas judi atau taruhan terutama judi atau taruhan yang dibungkus adat dan budaya.

Terlebih oleh Budayawan Yanrianus Tiranda dalam pemaparannya memberikan penegasan bahwa judi bukan bagian dari adat dan budaya Toraja.

Dr. Hersiyati Palayukan, M.Pd. selaku Ketua Tim mengatakan pemilihan tema “Gerakan Menuju Toraja Tanpa Taruhan, Budaya Tanpa Luka” ini diambil berdasarkan konteks pergeseran budaya yang terjadi saat ini dimana taruhan atau judi saat ini sering dikemas dalam bungkus budaya.

“Hal ini menjadi keprihatinan kami sebagai akademisi dan kami merasa punya tanggung jawab moral dan tanggung jawab akademis untuk mengambil langkah bagaimana bisa menakan atau menghentikan hal itu” tutur Dr. Hersiyati Palayukan.

Melalui program ini, UKI Toraja berharap bisa menjadi patron atau tolak ukur bagaimana implementasi penerapan budaya yang ideal, yang tadinya sudah mulai bergeser dimana praktik taruhan adalah pandangan yang keliru terhadap implementasi budaya.

“Kita mau memulai dari UKI Toraja sebagai salah satu Universitas yang sedang mengembangkan inovasi pembelajaran” kata Dr. Hersiyati Palayukan.

FGD adalah untuk memberikan falidasi yang disampaikan langsung oleh stakeholder terkait terkait untuk memastikan bahwa betul ada relevansi sosial dan budaya dalam program yang sedang dikembangkan ini.

Selanjutnya, Program ini nantinya akan melibatkan langsung mahasiswa dalam implementasi proyek melalui pembelajaran autentik dengan turun ke lapangan melihat budaya itu terjadi di masyarakat dan menggali dan merefleksikan seperti apa sebenarnya budaya yang ideal itu.

Jika menemukan fenomena sesuai tema yang digagas ini maka mahasiswa akan membuat sebuah output produk edukasi kepada masyarakat mengenai pemberantasan judi.

Selanjutnya Program ini nantinya akan diintegrasikan kedalam kurikulum mata kuliah untuk bahan pembelajaran di kampus UKI Toraja. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 40 Stand Produk Kopi Meriahkan Festival Kopi Toraja 2023

    40 Stand Produk Kopi Meriahkan Festival Kopi Toraja 2023

    • calendar_month Jum, 22 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Festival Kopi Toraja dalam rangkaian event Lovely Desember di Pasar Seni Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan resmi dimulai, Kamis, 21 Desember 2023. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung yang ditandai dengan seruput kopi Toraja bareng yang melibatkan ratusan orang. “Lewat Festival Kopi ini bagaimana kita memperkuat pengolahan […]

  • Peringati Hari Ibu, Kalla Toyota Toraja Gelar Lomba Fashion Show Tenun Toraja

    Peringati Hari Ibu, Kalla Toyota Toraja Gelar Lomba Fashion Show Tenun Toraja

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Perayaan Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember setiap tahunnya dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap perjuangan perempuan Indonesia. Berbagai cara digelar masyarakat Indonesia dalam rangka memperingati Hari Ibu. Tak terkecuali manajemen PT Hadji Kalla Toyota Cabang Toraja. Dalam rangka menyambut hari Ibu tahun 2020, Kalla Toyota Cabang Toraja menggelar Lomba Fashion […]

  • Pemuda Adat Simbuang Gelar Silaturahmi Menyambung Tali Sejarah dengan Sawitto, Pinrang

    Pemuda Adat Simbuang Gelar Silaturahmi Menyambung Tali Sejarah dengan Sawitto, Pinrang

    • calendar_month Ming, 3 Jul 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PINRANG — Kader Pemuda Adat Simbuang, Seprianus Sambira Bonga mengunjungi Sawitto, daerah bersejarah yang terletak di Kabupaten Pinrang, Sulsel, 26 Juni 2022. Kehadiran Seprianus menghadiri undangan Keluarga Besar Kerajaan Sawitto sebagai agenda menjalin hubungan silahturahmi antara Simbuang dengan Kerajaan Sawitto yang telah terputus puluhan tahun silam. Di rumah berarsitektur adat Bugis, Seprianus menguraikan benang […]

  • Resmi Dilantik, Ketua PMKRI Toraja: Dunia Pendidikan Kita Mengalami Shock Berat

    Resmi Dilantik, Ketua PMKRI Toraja: Dunia Pendidikan Kita Mengalami Shock Berat

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Suprianto Randa Bunga’ resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja Sanctus Paulus, periode 2020/2021, Jumat, 29 Januari 2021. Suprianto Randa Bunga’ langsung dilantik oleh Ketua Pengurus Pusat PMKRI, Benediktus Papa di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja. Benidiktus Papa adalah Ketua PP […]

  • Sudah Bulan Oktober, Realisasi PAD Toraja Utara Belum Capai 50 Persen

    Sudah Bulan Oktober, Realisasi PAD Toraja Utara Belum Capai 50 Persen

    • calendar_month Sab, 15 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Toraja Utara tahun 2022 benar-benar tidak sesuai harapan. Besar pasak daripada tiang. Hingga 13 Oktober 2022, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru mencapai Rp 28.290.000.000.- atau 41% dari Rp 69 miliar yang ditargetkan dalam APBD tahun 2022. Dampaknya, beberapa kegiatan bisa batal terlaksana. Dua contoh kegiatan […]

  • Opini: Konseling Gratis Sebagai Upaya Penanganan Gangguan Kesehatan Mental di Tana Toraja

    Opini: Konseling Gratis Sebagai Upaya Penanganan Gangguan Kesehatan Mental di Tana Toraja

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Ogin Antariksa – Penulis Adalah Mahasiswa Prodi S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (UNHAS). (Foto/Dokumen Pribadi).   Oleh: Ogin Antariksa – Penulis Adalah Mahasiswa Prodi S2 Administrasi dan Kebijakan Kesehatan – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (UNHAS) Gangguan kesehatan mental merupakan salah masalah serius yang dihadapi oleh pemerintah […]

expand_less