Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » Sekelompok Warga Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Lembang Balla, Tana Toraja

Sekelompok Warga Tolak Eksplorasi Panas Bumi di Lembang Balla, Tana Toraja

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Sekelompok warga Lembang Balla, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, menyatakan menolak keras eksplorasi maupun eksploitasi sumber daya alam panas bumi yang berada di wilayah lembang (desa) tersebut.

Pernyataan penolakan itu disampaikan warga di Tongkonan Tondonna Balla, Jumat, 22 Januari 2021. Puluhan warga bertanda tangan di atas selembar spanduk penolakan eksplorasi panas bumi tersebut.

Petrus Ramba, tokoh masyarakat Balla, menegaskan bahwa sebagian besar tanah di lokasi dimana terdapat sumber panas bumi, merupakan tanah adat dan kebun milik masyarakat. Itu sebabnya, jika ada rencana pemerintah untuk memanfaatkan panas bumi di lokasi tersebut, harus dibicarakan dan disepakati oleh masyarakat setempat.

“Perlu ada keterbukaan informasi kepada masyarakat, apa saja dampak secara negatif dan positif serta manfaat  dari rencana tersebut,” tegas Petrus.

Informasi yang beredar di masyarakat, rencana eksplorasi panas bumi di Lembang Balla sudah masuk tahap survey. Namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya, terutama masyarakat pemilik kebun dan tanah yang akan dilalui akses mobilisasi peralatan perusahaan.

“Karena ketidakterbukaan informasi ini membuat masyarakat terbelah menjadi dua kubu, ada yang setuju dan ada pula yang menolaknya,” tambah Petrus.

Ketua LSM Lp3, Alharis Tandilinggi’, yang mengaku sebagai anak Tongkonan Tondonna Balla mengajak semua pihak yang terlibat dalam rencana proyek itu untuk duduk bersama dengan semua masyarakat Lembang Balla untuk membicarakannya, agar tidak menimbulkan ganguan keamanan di tengah masyarakat.

“Jangan sampai ada satu pihak yangg memaksakan kehendak dan bisa menimbulkan hal-hal yang kita tidak inginkan. Kumpulkanlah semua masyarakat agar bisa mendengar apa dampak secara  negatif dan manfaat secara positif dari rencana eksplorasi panas bumi tersebut.  Kita semua bersaudara dan kita semua ini yang akan memikirkan kampung halaman kita,” tegas Alharis.

Berdasarkan informasi yang diperoleh kareba-toraja.com, potensi panas bumi yang ada di Lembang Balla, Kecamatan Bittuang akan dimanfaatkan atau dikelola oleh pemerintah, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, untuk pembangkit tenaga listrik.

Sumber panas bumi di Lembang Balla berasal dari gunung berapi Karua, yang terletak tidak jauh dari situ. Potensi panas bumi juga terdapat di Sangalla, Tana Toraja. Dua lokasi di Toraja ini termasuk dalam 14 lokasi panas bumi yang ada di Sulawesi Selatan, yang tengah dipantau oleh Kementerian ESDM.

Rencana eksplorasi dan pemanfaatan panas bumi di Balla, Bittuang ini bahkan sudah disosialisasikan oleh Kementerian ESDM, pada awal Januari lalu, yang dihadiri Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tana Toraja, tokoh adat, tokoh masyarakat dan anggota masyarakat dengan narasumber dari Kementerian ESDM, Pertamina, dan Bappeda Kabupaten Tana Toraja. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur 

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah BUMN Telkom Tana Toraja Gelar Pelatihan Pembuatan Souvenir dari Limbah Tenun

    Rumah BUMN Telkom Tana Toraja Gelar Pelatihan Pembuatan Souvenir dari Limbah Tenun

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —  Rumah BUMN Telkom Tana Toraja terus konsen melakukan pendampingan dan pembinaan kepada UMKM yang ada di Tana Toraja. Kali ini Rumah BUMN Telkom Tana Toraja mengandeng Pengrajin sekaligus Desainer Lokal Tana Toraja Elya Sasti yang merupakan Owner dari Marampa’ Collection untuk melaksanakan Pelatihan Technical Skill pembuatan souvenir, aksesoris fashion dari kain percah […]

  • Bupati Toraja Utara Dapat Penghargaan Maturitas SPIP Level 3 dari BPKP

    Bupati Toraja Utara Dapat Penghargaan Maturitas SPIP Level 3 dari BPKP

    • calendar_month Jumat, 19 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan kembali mendapat pengakuan dari lembaga negara atas kinerjanya dalam  memimpin Kabupaten Toraja Utara. Sebelumnya, Kalatiku mempersembahkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama lima tahun berturut-turut. Jumat, 19 Februari 2021, Kalatiku Paembonan menerima penghargaan Maturitas SPIP Level 3 dari […]

  • Disebut Persulit Pencairan Simpanan Nasabah, KSP Balo’ta: Mereka Masih Berperkara

    Disebut Persulit Pencairan Simpanan Nasabah, KSP Balo’ta: Mereka Masih Berperkara

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Manajemen Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Balo’ta membantah pihaknya menghalangi atau mempersulit pencairan Simpanan Berjangka (SIJAKA) milik nasabah atas nama R. Palinggi. “KSP Balo’ta menjunjung tinggi musyawarah dan mufakat dalam menentukan sikap dalam hal ini pencairan Simpanan Berjangka (SIJAKA) sambil menunggu hasil putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” terang Kristian Rantetasik, SH, […]

  • Event Akbar Bertajuk “Toraja Carnaval” Akan Digelar di Pango-Pango Akhir Tahun Ini

    Event Akbar Bertajuk “Toraja Carnaval” Akan Digelar di Pango-Pango Akhir Tahun Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Event akbar yang akan menjadi event pertama pasca pandemi Covid-19 akan segera digelar di Kabupaten Tana Toraja, tepatnya di Agrowisata Pango – Pango akhir tahun 2021. Event bertajuk Toraja Carnaval dijadwalkan akan digelar pada tanggal 29 sampai dengan 31 Desember 2021 itu merupakan ide dan inisiasi Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi […]

  • Dua Warga yang Meninggal Tersengat Listrik di Mengkendek adalah Karyawan Kontraktor PT XL

    Dua Warga yang Meninggal Tersengat Listrik di Mengkendek adalah Karyawan Kontraktor PT XL

    • calendar_month Minggu, 14 Mar 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Dua warga atas nama Wandi dan Karaeng Ngamba meninggal dunia usai disengat listrik di Ge’tengan, Kelurahan Rantekalua’, Kecamatan Mengkendek, Sabtu, 13 Maret 2021. Kedua warga asal Jeneponto tersebut, menurut data yang diperoleh dari Polres Tana Toraja, merupakan karyawan kontraktor dari PT XL. Kedua jenazah sudah diberangkatkan ke kampung halamannya. Kecelakaan yang merenggut […]

  • Promosikan Objek Wisata, Pemerintah Lembang Buntudatu Susun RKP di Hutan Pinus

    Promosikan Objek Wisata, Pemerintah Lembang Buntudatu Susun RKP di Hutan Pinus

    • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Ciptakan suasana baru sambil memperkenalkan atau mempromosikan objek wisata baru, menjadi alasan pemerintah Lembang Buntudatu, Kecamatan Mengkendek menggelar rapat penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) di hutan pinus Buntubatu. Rapat penyusunan RKP Lembang Buntudatu digelar, Rabu, 27 Oktober 2021 di Objek Wisata Hutan Pinus Buntubatu yang terletak di jalan poros Buntudatu-Uluway, Kecamatan Mengkendek, […]

expand_less