oleh

Lampu Gantung Berukuran Besar di Gedung Tammuan Mali’ Jatuh, Nyaris Menimpa Petugas dan Peserta Vaksinasi Covid-19

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Sebuah insiden menegangkan dan nyaris mencelakakan sejumlah petugas dan peserta vaksinasi Covid-19 terjadi di Gedung Tammuan Mali’ Makale, Tana Toraja, Jumat, 26 Maret 2021 siang.

Satu unit lampu gantung berukuran besar yang berada di tengah gedung jatuh dari atas plavon gedung setinggi kurang lebih 10 meter. Lamput pecah dan terhambur di meja dan lantai gedung.

Beruntung tidak ada peserta atau petugas vaksinasi yang terima reruntuhan lampu tersebut.

Akibat kejadian tersebut, peserta dan petugas vaksinasi Covid-19 historis dan berhamburan keluar dari gedung Tammuan Mali’.

Lampu berukuran besar ini diduga jatuh akibat tali untuk penggantung lampu tidak kuat menahan beban lampu sehingga putus dan mengakibatkan lampu terjatuh.

Baca Juga  1.600 Tenaga Medis di Toraja Utara Siap Divaksin Corona, Forkopimda Giliran Pertama

Salah satu saksi mata mengatakan sebelum lampu terjatuh, didahului oleh potongan plavon sehingga peserta dan petugas vaksinasi yang ada dibawa sempat menghindar.

Akibat insiden tersebut kegiatan vaksinasi untuk petugas pelayan publik yang masih sedang berlangsung harus dihentikan dan ditunda untuk sementara waktu.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tana Toraja, dr. Ria Minolta Tanggo, mengatakan akibat adanya insiden lampu jatuh tersebut mengakibatkan vaksin harus ditunda untuk hari ini.

“Ya dengan adanya insiden ini, proses vaksinasi terpaksa kami tunda, dihentikan untuk hari ini, karena khawatir  akan berbahaya. Dan kami bersyukur dalam insiden ini tidak ada korban jiwa, hanya luka ringan saja,” jelas dr. Ria.

Baca Juga  Vaksinasi Covid-19 di Toraja Utara dan Tana Toraja Dimulai 1 Februari 2021

Dikatakan dr. Ria bahwa vaksin selanjutnya akan dijadwalkan ulang oleh panitia dan kemungkinan besar tidak akan dilakukan dalam gedung Tammuan Mali’ tetapi di luar gedung untuk menjaga hal-hal yang tak diinginkan terjadi lagi. (*)

Penulis: Arsyad Parende
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya