oleh

Begini Cara KPTS Kampanyekan Stop Bunuh Diri

KAREBA-TORAJA.COM, SANGGALANGI — Peristiwa bunuh diri yang begitu marak terjadi di Toraja dalam dua tahun terakhir ini menimbulkan keprihatinan banyak pihak.

Tak ketinggalan para penggemar adu kerbau yang tergabung dalam Komunitas Pencinta Tedong Silaga (KPTS). Mereka memiliki cara unik dan tak biasa dalam kampanye untuk menghentikan tindakan bunuh diri.

Jika selama ini kampanye dilakukan di ruang-ruang seminar, diskusi, atau melalui spanduk dan baliho, serta media massa dan media sosial, beberapa anggota KPTS melakukan kampanye melalui badan kerbau.

Seperti yang terlihat di sebuah upacara Rambu Solo’ di La’bo’, Kelurahan Pa’paelean, Kecamatan Sanggalangi, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu, 6 Maret 2021. Pada badan seekor kerbau petarung dituliskan pesan “Stop Bunuh Diri”. Kerbau yang bertarung di arena itu pun disaksikan oleh banyak sekali orang yang hadir.

Baca Juga  Kebakaran di Rantepao, 2 Rumah Ludes, 1 Rusak, 9 Penghuni Kost Kehilangan Harta Benda

“Semoga pesan kami yang sederhana itu bisa sampai ke masyarakat, terutama generasi muda agar ke depan tidak ada lagi kasus bunuh diri di Toraja,” sebut Hendra RM, salah satu anggota KPTS.

Hendra menyatakan bahwa pesan itu ditulis oleh para penggembala kerbau dengan cara mereka sendiri. Tapi intinya, pesan yang mau disampaikan itu adalah bagaimana masyarakat Toraja menyadari bahwa bunuh diri bukanlah satu-satunya jalan untuk mengatasi masalah.

“Mungkin selama ini sudah banyak teori yang diungkapkan para ahli. Tapi pesan kampanye ini muncul dari akar rumput, dari anak-anak muda, yang mungkin tidak dihitung. Tapi dengan cara ini mereka seutuhnya sadar bahwa bunuh diri itu tidak baik,” pungkas Hendra, sambil berharap tidak ada lagi kasus bunuh diri di masa mendatang. (*)

Baca Juga  Terduga Pelaku Pencurian Kerbau di Rindingallo Ditangkap Polisi

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya