Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Puluhan Warga Lembang Gandangbatu Tolak Patok Kawasan Hutan di Dusun Buntu Batu

Puluhan Warga Lembang Gandangbatu Tolak Patok Kawasan Hutan di Dusun Buntu Batu

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 25 Jun 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAREBA-TORAJA.COM, GANDANGBATU — Puluhan warga Dusun Buntu Batu, Lembang Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja menyatakan penolakan dan perlawanan terhadap patok batas kawasan hutan, yang dipasang oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) di kampung mereka.

Puluhan warga yang menyatakan penolakan itu berkumpul di SDN Talimbung pada Kamis, 24 Juni 2021 untuk membicarakan berbagai hal, termasuk riwayat tanah dan peninggalan sejarah di dalam kawasan yang diklaim Kehutanan tersebut.

Puluhan warga itu membuat surat pernyataan penolakan dan ditandatangani. Dalam daftar tanda tangan warga yang diperoleh kareba-toraja.com, setidaknya ada 68 orang yang membubuhkan tanda tangan.

Masyarakat Dusun Buntu Batu Lembang Gandangbatu merasa diresahkan dan sangat dirugikan adanya pemasangan patok oleh kawasan pembebasan hutan. Pemasangan patok kawasan pembebasan pertama dihadiri langsung oleh Kalvin Minggu’, Kepala Lembang Gandangbatu di RT Korang dan yang paling disayangkan oleh masyarakat dan merasa kecewa ke pemerintah setempat karena sebelum pemasangan patok di mulai belum ada sosialisasi.

Yulianus, Ketua Badan Permusyawaratan Lembang (BPL) Lembang Gandangbatu ikut serta dalam pertemuan ini, menyatakan tidak setuju dengan adanya pemasangan patok pembebasan kawasan hutan.

“Tidak ada sosialisasi. Tidak ada persetujuan dengan BPL mengenai pemasangan patok ini. Bagaimana mungkin tempat yang sudah difungsikan oleh leluhur hingga ke generasi sekarang, sudah ratusan tahun, kemudian diklaim sebagai kawasan kehutanan?” ujar Yulianus setengah bertanya.

Yulianus menunjuk salah satu bukti sejarah dimana kawasan sekitar Buntu Batu dari dulu sudah dikelola oleh masyarakat, yakni liang Bollo Lendong. (Liang adalah makam tradisional suku Toraja pada zaman dahulu dan masih digunakan sampai sekarang).

“Kami akan terus pertahankan tanah ini jika pemerintah (dalam hal ini BPKH) tidak mencabut patok tersebut,” tandas Yulianus.

Tokoh masyarakat lainnya, Daniel Asin, mengatakan jika pemerintah Lembang Gandangbatu dan Dinas Kehutanan Sulsel tidak segera mencabut patok yang sudah terpasang itu, maka masyarakat akan mengadukan hal ini ke polisi.

Puluhan warga Dusun Buntu Batu, Lembang Gandangbatu, Kecamatan Gandangbatu Sillanan berkumpul di SDN Talimbung untuk membicarakan penolakan mereka terhadap pemasangan patok batas wilayah hutan di kampung mereka. Warga juga membubuhkan tanda tangan tanda penolakan.

“Sangat disayangkan mengapa tempat tempat-tempat sejarah nenek moyang kami dimasukkan kawasan hutan. Itu menjadi pertanyaan besar bagi kami. Nyata-nyata liang bersejarah leluhur kami ada di sana dan tempat kami berkebun sudah puluhan tahun. Pajak juga kami bayar,” sesal Daniel.

Masyarakat Dusun Buntu Batu sangat berharap agar pemerintah setempat bisa melihat tanah adat dan bisa mempertahankan peninggalan nenek moyang warga setempat.

“Kami masyarakat Buntu Batu sangat tidak setuju dengan adanya pemasangan patok pembebasan kawasan hutan ini tanpa adanya koordinasi sebelumnya dengan yang memiliki lahan,” tandas Daniel. (*)

Penulis: Abdul Munir
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beli Sabu di Instagram, Pria 58 Tahun di Toraja Utara Ditangkap Polisi

    Beli Sabu di Instagram, Pria 58 Tahun di Toraja Utara Ditangkap Polisi

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    YS alias PR (58) warga Kelurahan Mentirotiku, Rantepao,Toraja Utara diamankan Polres Toraja Utara atas dugaan kasus penyalahgunaan peredaran narkotika. (Foto/Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Toraja Utara Polda Sulsel kembali mengungkap kasus penyalahgunaan peredaran narkotika melalui media sosial, Rabu, 07 Mei 2025. Dalam pengungkapan tersebut, Polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial […]

  • 400-an Warga Lembang Balepe’ Tandatangani Petisi Penolakan Patok Batas Kawasan Hutan

    400-an Warga Lembang Balepe’ Tandatangani Petisi Penolakan Patok Batas Kawasan Hutan

    • calendar_month Rabu, 30 Jun 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, TANA TORAJA — Hingga Rabu, 30 Juni 2021, sudah 400 lebih warga Lembang Balepe’, Kecamatan Malimbong Balepe’, Kabupaten Tana Toraja menyatakan penolakan terhadap pemasangan patok batas kawasan hutan yang dilakukan secara sepihak oleh Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH). Jefri Palallo, salah satu tokoh pemuda Balepe’, yang dikonfirmasi mengatakan penolakan terhadap patok batas kawasan hutan […]

  • Mengenang Roger Leleu, Pendiri SPP Santo Paulus Makale Melalui Drama

    Mengenang Roger Leleu, Pendiri SPP Santo Paulus Makale Melalui Drama

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    “E pia-pia da’mi mamma’ bang … millikko, millikko … talo massikola situru’turu’…” Itu sepenggal syair lagu yang dilantunkan dengan irama merdu oleh siswa-siswi SMKS SPP Santo Paulus Makale dalam pentas drama dari Sanggar Seni Leleu, Sabtu, 5 November 2022. Drama ini dibawakan oleh siswa-siswi SMKS SPP Santo Paulus Makale untuk memperingati hidup bahagianya Pastor Roger […]

  • 5 Rumah Warga Toraja Utara Dibobol Maling Saat Hari Natal, Uang Puluhan Juta dan Emas Raib

    5 Rumah Warga Toraja Utara Dibobol Maling Saat Hari Natal, Uang Puluhan Juta dan Emas Raib

    • calendar_month Selasa, 27 Des 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Warga Toraja diimbau selalu berhati-hati dan waspada saat meninggalkan rumah untuk suatu urusan; ibadah di gereja atau kegiatan lainnya. Rumah yang dalam kondisi kosong bisa dibobol pencuri atau maling. Seperti yang dialami oleh warga Kecamatan Tallunglipu dan Rantepao pada Minggu, 25 Desember 2022. Saat sedang mengikuti ibadah/misa Natal di gereja, rumah mereka […]

  • Seminar Pendidikan Yubileum 85 Tahun BPKT; Menemukan Semangat Panggilan sebagai Guru Melalui Yesus Sang Guru Sejati

    Seminar Pendidikan Yubileum 85 Tahun BPKT; Menemukan Semangat Panggilan sebagai Guru Melalui Yesus Sang Guru Sejati

    • calendar_month Jumat, 5 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTETAYO — Seminar Pendidikan Katolik dalam rangka perayaan Yubileum 85 tahun Baptis Pertama Katolik di Toraja  (BPKT) digelar di Halaman Gereja Katolik Rantetayo, Jumat, 5 Mei 2023. Kegiatan yang mengsung tema “Menemukan semangat panggilan sebagai Guru melalui Yesus Sang Guru Sejati” ini dihadiri Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang dan Wakil Bupati Tana Toraja, Zadrak […]

  • Bersinergi dengan Dinas Koperasi dan Kepolisian, KSP Sahabat Mitra Sejati dan Bank Sampoerna Berbagi Sembako di 17 Kota

    Bersinergi dengan Dinas Koperasi dan Kepolisian, KSP Sahabat Mitra Sejati dan Bank Sampoerna Berbagi Sembako di 17 Kota

    • calendar_month Jumat, 13 Agt 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — KSP Sahabat Mitra Sejati bersama mitra bisnisnya Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna), kembali bersinergi bersama Dinas Koperasi dan Kepolisian setempat untuk melakukan aksi kepedulian di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini. Aksi kepedulian tersebut berupa pembagian masing-masing 300 paket sembako ke 17 cabang KSP Sahabat Mitra Sejati dan […]

expand_less