oleh

Plt Gubernur Sulsel Beri Santunan kepada Keluarga Guru Korban Penembakan KKB Papua di Toraja

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman turut merasakan duka yang mendalam atas meninggalnya dua guru asal Toraja, Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo.

Yonathan dan Oktovianus diketahui menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, pada 8-9 April 2021 yang lalu.

Ungkapan duka Andi Sudirman dinyatakan dalam bentuk penyerahan santunan kepada kedua keluarga almarhum. Santunan itu diserahkan melalui keluarganya di Toraja, Jayadi.

Santunan terlebih dahulu diberi kepada istri Oktovianus Rayo, Natalina Pamean di Pebulian, Kecamatan Sa’dan Pebulian, Toraja Utara. Kemudian kepada istri Yonathan Renden, Dewi Gita Paliling di Tiromanda, Kecamatan Bangkelekila’, Toraja Utara.

Baca Juga  Jenazah 2 Guru Korban Penembakan KKB Papua Disambut Isak Tangis Keluarga di Toraja

“Kami mengutus tim langsung untuk menemui keluarga korban sekaligus menyampaikan langsung duka mendalam dan memberi bantuan kepada keluarga kedua guru asal Toraja, Bapak Yonathan Renden dan Oktovianus Rayo yang menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua. Saya turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya kedua almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi penguatan dan penghiburan,” ungkap Andi Sudirman.

Dia berharap santunan tersebut akan membantu keluarga almarhum agar tetap sabar dan ikhlas.

Selain menyatakan turut berduka, Plt Gubernur Sulsel juga mengecam tindakan separatis KKB Papua yang telah membunuh dua guru asal Toraja dan beberapa warga lainnya.

Baca Juga  Plt. Gubernur Sulsel Kecam Insiden Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

Dia juga mendorong aparat keamanan untuk memburu dan menangkap para pelaku serta mengadilinya sesuai dengan perbuatannya.

“Tentu sikap kita telah sangat jelas, mengecam tindakan separatis KKB serta mendorong aparat pemerintah untuk mengejar pelaku serta memberi jaminan pengamanan kepada orang orang yang rela mengabdi di tempat rawan sekalipun sebagai wujud dalam pengabdian,” tegas Andi Sudirman.

Untuk diketahui, jenazah Oktovianus dan Yonathan telah dimakamkan. Yonathan dimakamkan terlebih dahulu pada Rabu, 14 April 2021, sedangkan Oktovianus Rayo pada Sabtu, 17 April 2021. (*)

Penulis: Arsyad Parende/JT
Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya