Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Ditlantas Polda Sulsel Survey Andalalin di Tana Toraja, Sejumlah Bangunan Tak Penuhi Standar

Ditlantas Polda Sulsel Survey Andalalin di Tana Toraja, Sejumlah Bangunan Tak Penuhi Standar

  • account_circle Arsyad Parende
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ditlantas Polda Sulsel saat melaksanakan Survey Analisis Dampak Lalu Lintas di Tana Toraja. (Foto: Arsyad/Kareba Toraja)

 

 

KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE —- Tim Survey Subdit Keamanan dan Keselamatan (Subdit Kamsel) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan melaksanakan kegiatan survey dan peninjauan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) di wilayah Kabupaten Tana Toraja Kamis 12 Maret 206 lalu.

Dalam kegiatan tersebut, Survey Andalalin oleh Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Sulsel dipimpin oleh Aipda M. Irman S.Psi. M.T selaku Basubdid Kamsel Ditlantas Polda Sulsel bidang Keahlian transportasi Universitas Indonesia didampingi Kasat Lantas Polres Tana Toraja AKP A.M. Yusuf, S.H, Kepala Dinas Perhubungan  Tana Toraja Eric Cristal Rante Allo dan pejabat dari DPMPTSP Tana Toraja.

Aipda M. Irman S.Psi. M.T selaku Basubdid Kamsel Ditlantas Polda Sulsel mengatakan survey tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung situasi arus kendaraan di beberapa titik di Makale untuk mengidentifikasi potensi dampak yang dapat timbul terhadap kelancaran maupun keselamatan pengguna jalan.

Hasil peninjauan lapangan akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi kepada pihak terkait agar dilakukan pengaturan atau pembenahan lalu lintas yang diperlukan.

Dalam kegiatan tersebut, Ditlantas Polda Sulsel mengambil sampel 2 bangunan usaha di Kota Makale yakni Bank BNI dan Mr. DIY.

Dari hasil survey, kedua bangunan tersebut dianggap tidak memenuhi standar Andalalin mulai dari fasilitas parkir, akses keluar – masuk, dan fasilitasnya keamanan pendukung.

Untuk Bank BNI, tidak memiliki area parkir yang memadai sementara usaha tersebut berada di area yang padat aktivitas lalu lintas dengan jumlah kunjungan usaha yang tergolong tinggi.

Sementara Bangunan MR. DIY tidak memenuhi stadar sepadan jalan dimana bahu jalan langsung dijadikan parkiran, kemudian bangunan tersebut berdiri di tikungan kiri jalan sehingga sangat beresiko terhadap terjadinya kecelakaan. Bangun tersebut juga tidak dilengkapi dengan fasilitas keamanan seperti lampu hati-hati dan rambu lalu lintas.

Selain itu area parkir bangunan juga melebihi standar kemiringan 10% sehingga sangat rawan bagi kendaraan untuk meluncur.

Meski begitu, Aipda M. Irman mengatakan kehadiran Ditlantas bukan untuk menyalahkan usaha namun untuk jangka pendeknya beberapa standar yang tidak terpenuhi berdasarkan survey Ditlantas agar segera dilakukan perbaikan oleh pihak pemilik usaha demi keselamatan lalu lintas.

Sementara untuk jangka panjangnya, pemilik usaha diminta untuk tidak memperpanjang kontrak bangunan dalam artian diminta untuk mencari bangunan baru yang lebih memenuhi standar keselamatan lalu lintas kedepannya.

“Kalau secara hukum usaha ini harusnya tutup, namun dengan pertimbangan ekonomi dan kemajuan daerah dan melihat kearifan lokal maka beberapa hal yang perlu menjadikan perbaikan itulah yang akan dibenahi melalui koordinasi pihak pengelola, Lalu lintas dan Pemerintah Daerah agar tercipta sistem transportasi yang aman tertib dan lancar.” urai Aipda M. Irman.

Sementara itu pihak DPMPTSP juga mengaskan bahwa dokumen terkait izin usaha MR. DIY seperti dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk lantai 2 bangunan tersebut belum ada. (*)

  • Penulis: Arsyad Parende
  • Editor: Arthur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DRONE PERMATA Beri Perhatian Serius untuk Lingkungan dan Ekosistem Tandung Nanggala

    DRONE PERMATA Beri Perhatian Serius untuk Lingkungan dan Ekosistem Tandung Nanggala

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, NANGGALA — Menjadi pintu gerbang Toraja Utara dari arah Palopo tentu menjadikan daerah Tandung Nanggala sebagai wajah Toraja Utara. Hal ini yang membuat sekelompok pemuda yang tergabung dalam Drone Persatuan Pemuda Tandung dan Nanggala (Drone Permata) memberikan perhatian khusus terhadap persoalan lingkungan dan ekosistem di wilayah tersebut. Di daerah Tandung Nanggala, khususnya di sekitar […]

  • Perantau Asal Toraja Dib*nuh OTK di Deiyai, Papua Tengah

    Perantau Asal Toraja Dib*nuh OTK di Deiyai, Papua Tengah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, DEIYAI — Pembunuhan terhadap warga negara yang merantau dan mencari nafkah di Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah, terjadi lagi. Senin, 9 Maret 2026 sore, seorang perantau asal Toraja, Alexander Lintang (47) ditemukan meninggal dunia di Kampung Okomo, Distrik Tigi, Kabupaten Deiyai. Alexander Lintang, yang diketahui berasal dari Sa’dan Pebulian, Kecamatan Sa’dan, Kabupaten Toraja Utara, […]

  • Kado Akhir Tahun, IPSI Tana Toraja Bawa Pulang 57 Medali dari Kejurnas Pencak Silat

    Kado Akhir Tahun, IPSI Tana Toraja Bawa Pulang 57 Medali dari Kejurnas Pencak Silat

    • calendar_month Minggu, 31 Des 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Kontingen Tana Toraja membawa pulang 57 medali dari Kejuaraan Nasional Pencak Silat yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, 29 – 31 Desember 2023. 57 medali itu terdiri dari 10 medali emas, 20 medali perak, dan 27 medali perunggu. Pada event ini, Pengda Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tana Toraja, yang dikomandoi Sumartin, […]

  • Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    Diteriaki “Pelakor”, Warga Mengkendek Ini Aniaya Tetangganya

    • calendar_month Selasa, 16 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MENGKENDEK — Hati-hati meneriaki atau mencap seseorang dengan kata “pelakor” (perebut laki orang). Karena dampaknya bisa fatal, berujung ke pidana. Seperti yang dialami oleh seorang ibu berinisial LL (47 tahun), warga Tiroali, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja. Dia dianiaya oleh tetangga kampungnya, SY (24 tahun), gegara diteriaki “pelakor” saat berpapasan di Jalan Rarukan, Kelurahan […]

  • BPJS Kesehatan dan Unhas Kampanyekan Hidup Sehat Melalui Fun Run 5K

    BPJS Kesehatan dan Unhas Kampanyekan Hidup Sehat Melalui Fun Run 5K

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Arsyad Parende/Rls
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan Fun Run 5K yang digelar di Kampus Universitas Hasanuddin. (Foto: Istimewa)     KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — BPJS Kesehatan terus memperkuat kampanye hidup sehat bersama para pemangku kepentingan, salah satunya melalui kegiatan BPJS Kesehatan Fun Run 5K yang digelar di Kampus Universitas Hasanuddin, Jumat 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Utama […]

  • PLN Rantepao Salurkan Santunan Ramadan bagi Anak Yatim dan Penggiat Masjid

    PLN Rantepao Salurkan Santunan Ramadan bagi Anak Yatim dan Penggiat Masjid

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Arsyad Parende
    • 0Komentar

    Penyaluran Santunan Ramadan oleh PLN ULP Rantepao kepada Anak Yatim dan Penggiat Masjid. (Foto: Istimewa)   KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO —-Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan 1447H, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rantepao menyalurkan santunan kepada masyarakat yang membutuhkan di Masjid Besar Rantepao, Toraja Utara. Bantuan tersebut diberikan kepada 10 penerima yang […]

expand_less