oleh

Pemkab Toraja Utara Hibahkan Tiga Hektar Tanah untuk Pembangunan Mako Polres

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menghimbahkan tiga hektar tanah untuk pembangunan Markas Komando (Mako) Kepolisian Resor (Polres) Toraja Utara.

Lahan seluas tiga hektar tersebut terletak di Panga, Kecamatan Tondon.

Hibah lahan seluas tiga hektar ini telah disetujui DPRD Kabupaten Toraja Utara dalam rapat paripurna yang digelar pada Kamis, 24 Maret 2022. Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Toraja Utara, Nober Rante Siama’ ini dihadiri Penjabat Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang dan Wakapolres Toraja Utara, Komisaris Polisi Marthen Buttu.

“Mako Polres adalah kebutuhan yang sangat mendesak di Toraja Utara sebagai kabupaten baru. Itu sebabnya, paripurna hari ini menyetujui penyerahan hibah lahan kepada Polres Toraja Utara untuk pembangunan markas komando,” tutur Nober Rante Siama’.

Baca Juga  Covid-19 di Toraja Utara Kian Mengkhawatirkan, Total Sudah 111 Kasus, 7 Meninggal

Sementara Penjabat Sekda Toraja Utara, Salvius Pasang mengucapkan terima kasih kepada DPRD, yang telah menyetujui usulah hibah pemerintah daerah kepada Polres Toraja Utara.

Dikatakan Salvius, dengan disetujuinya hibah tanah di Panga, maka lokasi yang sebelumnya juga sudah dihibahkan Pemda Toraja Utara kepada Polres yang terletak di Buntu Mepaken, Kecamatan Tallunglipu, akan dikembalikan kepada Pemda.

“Proses penyerahan kembali hibah tanah yang di Buntu Mepaken akan kita proses secepatnya bersama Polres Toraja Utara,” kata Salvius.

Untuk diketahui, dengan disetujuinya hibah kepada Polres Toraja Utara, berarti sudah tiga instansi yang diberikan lahan oleh Pemda di komplek perkantoran Panga. Sebelumnya, Pemda Toraja Utara juga sudah menghibahkan tanah untuk Kejaksaan Negeri Toraja Utara dan Kantor Kementerian Agama Toraja Utara di lokasi itu. Luas lahan keseluruhan milik Pemda di Panga, yang dibeli tahun 2010 yang lalu seluas 6,5 hektar. (*)

Baca Juga  Polres Toraja Utara Akan Hadirkan Ahli Kejiwaan dalam Kasus Pria Gondrong yang Ancam Warga dengan Badik di Rantepao

Penulis/Editor: Arthur

Komentar

Berita Lainnya