Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekobis » OPINI: Pengelolaan SDM Kementerian Keuangan di Era Global

OPINI: Pengelolaan SDM Kementerian Keuangan di Era Global

  • account_circle Admin Kareba
  • calendar_month Sel, 5 Des 2023
  • comment 0 komentar

Oleh: Sanri Efraim Tulak *

Salah satu permasalahan yang dialami oleh Aparatur Sipil Negara atau ASN yaitu bagaimana cara pengelolaan dan pendokumentasian dosir ASN yang mereka miliki. Demikian pula halnya bagi para pengelola dosir dari para ASN sehingga dapat mendokumentasi dosir-dosir para pegawai yang berada dibawah pengawasannya. Dalam menciptakan suatu kondisi  sistem manajemen yang baik yang berbasis kompetensi dan ketertiban administrasi maka dibutuhkan akan adanya ketersediaan dosir yang sewaktu-waktu dapat dipakai ketika dibutuhkan oleh ASN.

Kumpulan dari tulisan dan surat dinas ataupun bahan-bahan lainnya yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang yang menjadi bukti telah terjadinya suatu tindakan administrasi bagi yang bersangkutan sebagai alat yang menunjukkan perjalanan karir sejak dari pengangkatan sebagai Aparatur Sipil Negara sampai pada akhir purna tugas ASN berkenaan disebut Dosir Pegawai. Dosir tersebut karena akan digunakan oleh ASN dalam jangka waktu yang cukup lama maka harus disimpan dengan sangat teliti.

Kementerian Keuangan diharapkan untuk dapat menjadi motivator dalam penggunaan aplikasi-aplikasi berbasis internet dan mendorong pelaksanaan e-government dalam tata kelola pemerintahan pada saat ini. Diharapkan dengan adanya inovasi-inovasi yang diciptakan dan dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan dalam bidang IT, dapat menjadi cambuk atau pendorong bagi semua Kementerian/Lembaga yang ada di negara ini untuk dapat berbuat hal serupa.

Kementerian Keuangan pada tahun 2023 telah meluncur aplikasi Satu Kemenkeu yang berfungsi sebagai aplikasi persuratan di Kementerian Keuangan. Pada aplikasi ini juga telah diintegrasikan aplikasi H-RIS (tentang kepegawaian) dan aplikasi E-Performance (tentang kinerja pegawai). Aplikasi Satu Kemenkeu digunakan oleh semua unit eselon 1 yang terdapat di Kementerian Keuangan seperti antara lain, Sekretaris Jenderal, Inspektorat Jenderal, DJA, Pajak, Bea Cukai, DJPb, KPKNL, Balai Diklat Keuangan serta unit-unit lain yang bernaung di Kementerian Keuangan. Hal ini sangat positif di lapangan karena semua aktivitas yang dilakukan oleh semua unit atau jajaran Kementerian Keuangan baik yang berada di pusat maupun di daerah dapat dipantau dalam aplikasi Kemenkeu Satu ini.

Aplikasi HRIS yang terdapat pada aplikasi Satu Kemenkeu adalah aplikasi yang dikelola langsung oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan yang diluncurkan pada tahun 2016. Aplikasi dimaksud diharapkan untuk digunakan oleh setiap Unit Eselon I yang terdapat di lingkungan Kementerian Keuangan, termasuk para pegawai di Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Di dalam aplikasi HRIS terdapat beberapa fitur yang digunakan secara umum oleh para ASN pada Kementerian Keuangan, yaitu:

  • Info Pegawai, yaitu data profil ASN Kementerian Keuangan;
  • Kehadiran Pegawai, yang memuat kehadiran ASN sesuai jam hadir dan pulang. Sehubungan ASN pada saat ini melakukan absensi menggunakan jaringan mobile pada HP mereka maka dalam aplikasi ini digunakan juga gambar/Foto dengan maksimal jarak 1 km dari kantor yang bersangkutan;
  • Cuti, yaitu pengelolaan cuti para ASN seperti cuti tahunan, cuti sakit, cuti alasan penting dan sebagainya. Cuti tahunan bagi setiap ASN diberikan sebanyak 12 hari kerja tiap tahunnya, dan bagi ASN yang bertugas di daerah Remote atau sulit perhubungannya maka akan diberikan tambahan cuti paling banyak sebesar 12 hari kerja sesuai zona wilayah masing-masing;
  • Izin Luar Negeri, yaitu apabila ASN ingin melakukan cuti ke luar negeri harus mendapat izin terlebih dahulu dari Kantor Pusat. Hal ini dimaksudkan untuk menginvetarisir para ASN yang berkunjung ke luar negeri;
  • Flexible Working Space; yaitu apabila ASN akan melakukan tugas sehari-hari di unit lain kemenkeu yang berdekatan dengan homebase;
  • Perjalanan Dinas; yaitu apabila ASN akan melakukan perjalanan dinas. Dari informasi berkenaan maka dapat dilakukan perkiraan rata-rata perjalanan dinas yang dilaksanakan oleh unit kerja berkenaan;
  • Gaji; yaitu pendapatan ASN dalam sebulan. Gaji tersebut dirinci dari gaji pokok, tunjangan istri/anak, tunjangan beras, tunjangan struktural dan lain-lain termasuk juga potongan Iuran Wajib Pegawai dan potongan BPJS. Fitur gaji ini terintegrasi dengan aplikasi Gaji Terpusat sehingga kita dapat juga melihat penerimaan uang makan dan uang lembur yang diterima oleh ASN tiap bulannya;
  • LHKPN; yaitu Laporan Harta Kekayaan Pegawai Negeri yang telah dilaporkan oleh ASN setiap tahunnya. Pada fitur ini akan menampilkan histori dalam seluruh laporan yang dibuat oleh ASN setiap tahunnya pada periode tahun sebelumnya.

Aplikasi E-Performance adalah aplikasi yang digunakan oleh Kementerian Keuangan dalam mengukur semua capaian kenerja yang telah dilakukan oleh setiap ASN Kementerian Keuangan. Secara garis besar dalam aplikasi ini mencakup penilaian kinerja ASN dan penilai perilaku ASN. Setiap tahunnya seluruh ASN pada Kementerian Keuangan memyusun kontrak kinerja masing-masing untuk kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan pada unit kerjanya. Baik dan buruknya kinerja yang dilakukan oleh setiap ASN dapat dilihat pada capaian kinerja dibandingkan dengan target yang diharapkan untuk dicapai. Baik dan buruknya kinerja yang diperoleh oleh masing-masing ASN akan berpergaruh terhadap penghasilan Tunjangan Kinerja yang akan diterima.

Selain penilaian Kinerja, aplikasi E-Performance juga menilai aspek perilaku dari ASN Kementerian Keuangan dilakukan setiap Semester atau 6 (enam) bulan sekali. Komponen perilaku yang dinilai terdiri dari kriteria sebagai berikut:

  • Berorientasi Pelayanan, yaitu pegawai yang dinilai memberikan pelayanan yang tepat dan akurat;
  • Kompeten (Komitmen), yaitu pegawai yang dinilai senantiasa bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab, memberikan upaya secara maksimal, efisien, efektif serta terus menerus melakukan pengembangan diri;
  • Kepemimpinan, yaitu pegawai yang dinilai memberikan kepercayaan dan pembinaan kepada bawahan/rekan kerja, menghargai setiap keberhasilan dan senantiasa membangun budaya belajar dalam menjalankan tugas;
  • Kolaboratif (Kerjasama), yaitu pegawai yang dinilai menunjukkan sikap kooperatif, kolaboratif dan transparan serta tanpa membeda-bedakan untuk mencapai hasil yang terbaik;
  • Adaptif (Inisiatif Kerja), yaitu pegawai yang dinilai melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan, terbuka terhadap usulan dan proaktif dalam mencari peluang perbaikan dengan memanfaatkan informasi terkini;
  • Akuntabel (Integritas), yaitu pegawai yang dinilai memegang teguh kebenaran, menaati peraturan dalam berbagai situasi, penuh tanggung jawab serta berani mengemukakan fakta.

Selain penggunaan aplikasi Satu Kemenkeu, sudah banyak pula aplikasi yang telah diluncurkan dan dilaksanakan oleh Kementerian Keuangan pada saat ini antara lain aplikasi SPAN (Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara), OM SPAN (Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara), SAKTI, MPN, Simponi, dan lain-lain yang dipergunakan dalam melaksanakan tugas pelaksanaan APBN, baik ditingkat pusat maupun di daerah.

Oleh karena itu, para ASN saat ini dituntut untuk harus menguasai teknologi informasi, serta harus ada perubahan pola pikir, dari kebiasaan bekerja secara manual ke  pekerjaan yang menggunakan teknologi informatika, dan mengurangi penggunaan kertas atau paperless. Namun, tentunya perubahan ini juga harus didukung dengan komitmen bersama untuk mewujudkannya baik dari penyediaan sarana dan anggaran maupun peningkatan kompetensi sumber daya aparatur sipil negara.

Diharapkan juga kepada setiap Aparatur Sipil Negara pada saat ini, baik tua dan muda harus berperan aktif dalam penguasaan IT dalam melaksanakan tugas-tugasnya pada saat ini. Oleh karena itu, sangat dianjurkan selain mengikuti pendidikan dan pelatihan, agar secara autodidak membaca buku-buku yang menyangkut penggunaan aplikasi dan Teknik Teknologi Informatika yang terbaru pada saat ini. (*)

Sanri Efraim Tulak * — Kepala Seksi di KPPN Makale, Toraja

  • Penulis: Admin Kareba

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dimutasi Bersamaan dengan Kapolres Toraja Utara, AKBP Juara Silalahi ke Interpol

    Dimutasi Bersamaan dengan Kapolres Toraja Utara, AKBP Juara Silalahi ke Interpol

    • calendar_month Rab, 29 Mar 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi sejumlah perwira di tubuh Polri, termasuk tujuh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda), dan ratusan Kapolres. Rotasi atau mutasi itu tertuang dalam telegram Kapolri nomor ST/715/III/KEP./2023 tanggal 27 Maret 2023. Diantara sekian banyak Kapolres yang dimutasi, terdapat Kapolres Tana Toraja, AKBP Juara Silalahi dan Kapolres Toraja Utara, AKBP […]

  • Ini Daftar Lembang Penerima Program Hibah Air Minum Perdesaan di Toraja Utara tahun 2021

    Ini Daftar Lembang Penerima Program Hibah Air Minum Perdesaan di Toraja Utara tahun 2021

    • calendar_month Sen, 2 Agu 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Sebanyak 17 Lembang dari 11 Kecamatan di Kabupaten Toraja Utara bakal menerima hibah air minum pedesaan tahun 2021. Besarnya anggaran yang bakal diserap dalam proyek ini senilai Rp 3.216.000.000 untuk 1.606 sambungan rumah pada 17 Lembang tersebut. Program Hibah Air Minum Pedesaan di Toraja Utara telah berlangsung selama tiga tahun sejak 2019. […]

  • Selama Pandemi, Kunjungan Pasien ke RS Menurun Namun Permintaan Formalin Meningkat

    Selama Pandemi, Kunjungan Pasien ke RS Menurun Namun Permintaan Formalin Meningkat

    • calendar_month Sen, 22 Feb 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Fakta mengejutkan diungkap Direktur RS Elim Rantepao, dr. Adrian Benedict Wijaya terkait permintaan cairan formalin dari masyarakat ke RS Elim Rantepao, dalam beberapa bulan terakhir. Dokter Adrian mengatakan permintaan cairan formalin (yang salah satu fungsinya mengawetkan jenazah) dari masyarakat ke RS Elim Rantepao sangat meningkat dalam beberapa waktu terakhir sementara angka kunjungan […]

  • Usai Dilantik, Komda PGPKT Toraja Utara Akan Bentuk “Duta Bising” yang Menyasar Pengantar Jenazah

    Usai Dilantik, Komda PGPKT Toraja Utara Akan Bentuk “Duta Bising” yang Menyasar Pengantar Jenazah

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • account_circle Desianti
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Komite Daerah (Komda) Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) Kabupaten Toraja Utara resmi dilantik, Selasa, 3 Juni 2025. Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong didampingi Wakil Bupati Andrew Silambi dan Sekda Salvius Pasang melantik Komite PGPKT di Ruang Pola Kantor Bupati Toraja Utara. Kepada Komite PGPKT yang beranggotakan para dokter, tenaga medis, […]

  • JKN Dampingi Mertua Nengsi Jalani Perawatan Patah Tulang

    JKN Dampingi Mertua Nengsi Jalani Perawatan Patah Tulang

    • calendar_month Kam, 16 Nov 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Saat melakukan aktivitas sehari-hari kadang tak luput dari musibah. Tidak terkecuali dengan Yohana Leon (70), seorang ibu rumah tangga asal Desa Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Tana Toraja, yang terjatuh ketika berjalan di halaman rumahnya. Akibat kejadian tersebut dirinya harus dirawat di Rumah Sakit Lakipadada karena patah tulang. Kepada tim Jamkesnews (10/10), ia […]

  • Tim Penilai Lomba Kebersihan Harus Jujur dan Tidak Menilai dari Rumah

    Tim Penilai Lomba Kebersihan Harus Jujur dan Tidak Menilai dari Rumah

    • calendar_month Kam, 23 Sep 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang merespon keberatan dan protes yang dilayangkan sejumlah lembang dan kelurahan atas penilaian tim juri dalam lomba kebersihan, yang hasilnya sudah diumumkan pada 17 Agustus 2021 yang lalu. Bupati pun mengingatkan dan menegur tim juru agar dalam penilaian harus dilakukan dengan jujur, turun langsung ke lapangan, dan tidak […]

expand_less