Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » OPINI: Masalah dan Perspektif Personalnya

OPINI: Masalah dan Perspektif Personalnya

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 6 Nov 2021
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Ammy Sudarmin*

MASALAH adalah sebuah keniscayaan yang tetap akan menjadi salah satu elemen dari kehidupan selama masih ada nafas di badan. Hanya saja, dengan tingkatan berbeda beda pada tiap personnya.

Tapi percayalah, masalah besar hanya untuk orang orang yang berfikir hal-hal besar dan masalah kecil juga untuk orang orang yang tak berani berbuat besar. Setidaknya menurut pengamatanku.

Pada dasarnya ada orang-orang yang hidupnya nggak ngeyel dan nrimo, gak ada impian-impian dan cita cita. Yaaahh, zona nyamannya sangat simpel.

Lalu, adakah orang yang tidak punya masalah?

I think that’s impossible.

Yang ada adalah kemampuan dalam memanage masalah itu dimana kembali pada EQ per individu untuk melihat segala kejadian dari perspektif masing masing. Satu hal yang pasti, IQ belum tentu berbanding lurus dengan EQ tinggi.

Lalu, seperti apakah tiap pribadi dalam menanggapi masalah itu?

Garis besarnya ada tiga ternyata.

Yang pertama, individu yang ketika suatu masalah datang kemudian menyalahkan orang lain sebagai sumber masalah. Baginya kejadian kurang mengenakkan yang menimpanya adalah akibat dari A,B,C, dan seterusnya.

Tipikal ini cenderung mencari kambing hitam atas segala problema hidup yang dialami, sehingga susah untuk segera beranjak dan melepaskan simpul hatinya. Ini fatal bila semua dilalui dalam semua aspek kehidupan sebab kebenaran adalah dirinya dan kegagalan adalah karena sebab dari si A, si B, si C..etc..

Wuaahhh…pribadi ini bahkan secara tidak sadar menyalahkan Tuhan-nya. Akan muncul pertanyaan pertanyaan seperti “Mengapa Tuhan mengambil dia, mengapa saya terlahir begini, dan kenapa saya tidak bisa seperti itu”.

Mhhh…berat yaa..

Tipikal selanjutnya adalah individu yang ketika suatu masalah datang kemudian menyalahkan diri sendiri sebagai sumber masalah dan tenggelam dalam rasa bersalah itu.

Nah, kalau yang ini beda lagi. Dimana jika ada kejadian, selalu menyalahkan diri sendiri, merutuki keteledorannya, menyesali tindakan tindakannya, penuh pengandai-andaian.

“Andai saya tidak begitu, pasti tidak jadi begini, kalau kemarin saya bisa begini, pasti tidak akan sekacau ini”, dan seterusnya.

Tipikal ini, cenderung susah move on karena takut salah lagi, takut kecewa lagi, takut terluka lagi, dan membawa beban besar dalam hati dan jiwanya dalam kurun waktu yang lama.

Kadang kadang, memiliki trauma yang butuh proses sangat panjang untuk bisa sembuh bila tidak membuka diri untuk berbagi.

Duhh..hidup mang gak ada yang gampang yaaa…

Dan yang terakhir adalah individu yang ketika dihadapkan pada suatu masalah, ia sadar dan tau bahwa masalah itu tidak lepas dari kesalahannya. Ia tidak tenggelam dalam rasa bersalah itu melainkan mencari cara/solusi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Tipikal ini adalah orang orang yang open minded, terbuka pada saran dan kritik. Berani berbuat namun faham akan konsekuensi sehingga saat gagal, mereka ini hanya butuh waktu sedikit untuk recovery lalu pelan pelan bangkit dengan berpijak pada pengalaman yang ada.

Tipikal inj kadang kadang sangat berani mengambil langkah besar, sehingga jika gagal juga dengan tingkat kegagalan yang besar.

Namun pun jika itu terjadi, dia tidak akan mencari kambing hitam, atau tenggelam dalam penyesalan namun sejenak berada pada titik terendahnya sebagai manusia normal yang juga merasakan sakit dan kecewa, namun setelah itu pelan pelan akan bangkit kembali dengan rencana2 baru dan solusi solusi baru.

Wuiihh…hebat ya?

Yah…hebat..tapi ketahuilah, kemampuan managemen dirinya itu tidak diperoleh dengan mudah. Dunia yang keras mengharuskan mereka survive dan tahan terhadap ujian.

Anda temasuk yang mana?

*Ammy Sudarmin — Guru PAI SMK Negeri 1 Tana Toraja

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anak Sekolah di Tana Toraja Menantang Maut Lintasi Jembatan Gantung Rusak

    Anak Sekolah di Tana Toraja Menantang Maut Lintasi Jembatan Gantung Rusak

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, REMBON —  Video sejumlah siswa SMP melintasi jembatan gantung yang dalam kondiai rusak, beredar di media sosial. Beberapa siswa SMP tersebut terlihat nekat menyeberangi jembatan yang kondisinya nyaris roboh dengan lantai yang sudah lapuk, bahkan sebagian lantainya sudah roboh. Para siswa SMP harus berpegangan di tali jembatan agar bisa menyebrangi jembatan rusak tersebut. Setelah […]

  • VIDEO: Hening Cipta untuk Pejuang dan Korban Covid-19 Polres Toraja Utara

    VIDEO: Hening Cipta untuk Pejuang dan Korban Covid-19 Polres Toraja Utara

    • calendar_month Sabtu, 10 Jul 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Kepolisian Resor Toraja Utara dan jajaran melakukan kegiatan hening cipta untuk para pejuang dan korban Covid-19 di beberapa lokasi di Toraja Utara, Sabtu, 10 Juli 2021. Kegiatan Hening Cipta Indonesia ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan Hening Cipta Indonesia di wilayah hukum Polres Toraja Utara dilaksanakan dengan memberi himbauan […]

  • Kenakan Busana Toraja, Ketua DPRD Beri Apresiasi kepada Pdt Rasely Sinampe Pada Puncak Hari Jadi Sulsel

    Kenakan Busana Toraja, Ketua DPRD Beri Apresiasi kepada Pdt Rasely Sinampe Pada Puncak Hari Jadi Sulsel

    • calendar_month Kamis, 20 Okt 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKASSAR — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ina Kartika Sari memberikan apresiasi khusus kepada Pendeta Rasely Sinampe, seorang warga Toraja Utara, yang baru-baru meraih Penghargaan Kalpataru Kategori Pembina tahun 2022. Apresiasi itu diungkapkan Andi Ina Kartika Sari dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memperingati Hari Jadi Sulsel yang ke 353, Rabu, 19 […]

  • UPDATE: Satu Korban Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 2 Orang Meninggal, 1 Masih Dicari

    UPDATE: Satu Korban Longsor Buntao’ Ditemukan, Total 2 Orang Meninggal, 1 Masih Dicari

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Satu dari dua orang korban tanah longsor yang terjadi di jalan poros Rantepao-Buntao, tepatnya di Salu Tembamba, Kelurahan Tallang Sura’, Kecamatan Buntao’, Toraja Utara, Jumat, 26 April 2024, ditemukan. Korban atas nama Margareta Tandek/Mama Ma’ Ical ditemukan pada sekitar pukul 16.15 Wita, Jumat, 26 April 2024 sore. Dengan demikian, tinggal satu korban […]

  • Longsor di Parodo Sudah Dibersihkan, Jalan Poros Toraja-Mamasa Bisa Dilalui

    Longsor di Parodo Sudah Dibersihkan, Jalan Poros Toraja-Mamasa Bisa Dilalui

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, BITTUANG — Material longsor yang menutup badan jalan poros Toraja-Mamasa di Parodo, Lembang Buttu Limbong, Kecamatan Bittuang, Kabupaten Tana Toraja, sudah dibersihkan. Petugas dan alat berat dari Balai Jalan Nasional Makassar bekerja keras mengevakuasi material longsor sepanjang hari, Senin, 29 November 2021. Aparat kepolisian dari Polsek Saluputti, juga turut membantu pembersihan material longsor tersebut. […]

  • Theofilus: Bukan Saya yang Hapus Honorer, Tapi Undang-Undang

    Theofilus: Bukan Saya yang Hapus Honorer, Tapi Undang-Undang

    • calendar_month Senin, 3 Apr 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAKALE — Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung menegaskan bahwa kebijakan merumahkan ribuan tenaga kontrak daerah (TKD/honorer) di lingkup Pemkab Tana Toraja sejak Januari 2023, bukan kebijakan daerah atau dirinya, melainkan perintah Undang-Undang. “Kebijakan penghapusan honorer itu bukan kebijakan saya, tapi Undang-Undang,” tegas Theofilus kepada wartawan di Makale, beberapa hari lalu. Sebelumnya, puluhan tenaga kontrak […]

expand_less