Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Toraja Utara » Mau Glowing-glowing, Silahkan ke Klinik Estetika “Arrang” di RS Elim Rantepao

Mau Glowing-glowing, Silahkan ke Klinik Estetika “Arrang” di RS Elim Rantepao

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rab, 23 Mar 2022
  • comment 0 komentar

KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Rumah Sakit Elim Rantepao membuat terobosan dengan menghadirkan dua jenis pelayanan baru, yang fasilitas dan ahlinya tidak kalah dengan fasilitas sejenis di kota-kota besar.

Kedua fasilitas baru itu, yakni Klinik Estetika “Arrang” dan Poliklinik Mata.

Peresmian kedua fasilitas layanan baru ini dilakukan oleh Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui, Selasa, 22 Maret 2022. RS Elim adalah salah satu cabang pelayanan Gereja Toraja, melalui Yayasan Kesehatan Gereja Toraja (YKGT).

Peresmian kedua fasilitas, yang dirangkaikan dengan ucapan syukur atas selesainya proses renovasi Gedung IMT dan Bakti Sosial ini merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 75 Gereja Toraja.

Ketua Umum BPS Gereja Toraja, Pdt Alfred Anggui mengatakan peresmian Poli Mata dan Cluster Estetika dengan alat-alat yang amat modern, serta Renovasi Gedung Perawatan IMT dalam rangkaian syukur HUT ke 75 Gereja Toraja itu merupakan momentum dan tugas panggilan Gereja Toraja, khususnya di Bidang Kesehatan.

“Sejak awal Zending hadir di Toraja, kesehatan dan pendidikan merupakan dua bidang kehidupan yang diberi perhatian utama. Itu sebabnya, HUT ke 75 Gereja Toraja dapat menjadi momentum bagi keluarga besar RS Elim Rantepao untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat,” ujar Pdt Alfred.

Selain kompetensi tenaga medis, lanjut Pdt Alfred, penambahan sarana alat kesehatan, layanan penuh kasih dan dedikasi bagi segenap warga tanpa kecuali, juga harus terus ditingkatkan.

Ketua Yayasan Kesehatan Gereja Toraja (YKGT), Hendry Pailan Tandi Payung mengatakan konsep Gereja Toraja itu tidak hanya pelayanan diatas mimbar yang disampaikan tapi bagaimana pelayanan holistik itu bisa dijalankan yaitu pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Klinik mata ini, peralatannya terbaik setelah rumah sakit di Makassar. Jika ada kebutuhan keperluan pemeriksaan mata ,bolah datang ke RS Elim Rantepao,” ujar Hendry.

Sementara itu, Direktur Utama RS Elim Rantepao ,dr. Adrian Benedict  Wijaya mengatakan bahwa Klinik Mata yang ada di RS Elim Rantepao merupakan yang pertama dan satu-satunya di Toraja Utara dengan peralatan setara dengan Rumah Sakit yang ada di Makassar.

“Sehinggah kami harapkan dengan adanya pelayanan di RS Elim Rantepao masyarakata tidak perlu jauh-jauh lagi dirujuk ke Makassar,” katanya.

Di Poliklinik Mata ini, lajut dr Adrian, sudah bisa melayani operasi katarak, tekanan bola mata yang tinggi, pengukuran kacamata, dan beberapa tindakan lainnya.

“Selain klinik mata, juga tersedia Klinik Estetik Arrarng. Di klinik ini ada pelayanan kulit estetik, pelayanan gizi, dan pelayanan akupuntur,” urai dr Adrian. (*)

Penulis: Desianti
Editor: Arthur

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Safari Ketua Umum Fasilitasi Pembentukan Pengurus PMTI Kabupaten/Kota di Sulsel

    Safari Ketua Umum Fasilitasi Pembentukan Pengurus PMTI Kabupaten/Kota di Sulsel

    • calendar_month Sel, 28 Jun 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, PARE-PARE — Ketua Umum Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa melakukan safari mengunjungi masyarakat Toraja di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Tujuannya, selain bersilaturahmi, juga menerima aspirasi masyarakat untuk membentuk PMTI Kabupaten/Kota. Safari dimulai dari Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Kehadiran Ketua Umum PMTI dan rombongan disambut hangat masyarakat Toraja […]

  • Dari 4.000 Lebih, Sisa 1.800 Honorer Toraja Utara yang Akan Diberi SK, Gaji Rp 1 Juta

    Dari 4.000 Lebih, Sisa 1.800 Honorer Toraja Utara yang Akan Diberi SK, Gaji Rp 1 Juta

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Pemerintah Kabupaten Toraja Utara mengambil kebijakan mengurangi tenaga honorer atau tenaga kontrak daerah (TKD) sejak tahun 2022. Dari sekitar 4000-an tenaga honorer, sisa 1.800 orang yang akan diberi Surat Keputusan (SK). Alasan pengurangan, selain karena adanya Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) bahwa mulai tahun 2023 tidak ada lagi […]

  • Dukung Toraja sebagai KSPN, Kemenhub Sosialisasi Peningkatan Konektivitas Transportasi

    Dukung Toraja sebagai KSPN, Kemenhub Sosialisasi Peningkatan Konektivitas Transportasi

    • calendar_month Sel, 16 Jul 2024
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    Sosialisasi kebijakan peningkatan konektivitas transportasi dalam mendukung kawasan strategis pariwisata Nasional di Toraja. (foto: Ars/kareba toraja). KAREBA-TORAJA.COM, RANTEPAO — Badan Kebijakan Transportasi (Baketrans) Kementerian Perhubungan RI menggelar Sosialisasi Kebijakan Peningkatan Konektivitas Transportasi dalam Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Toraja Utara dan sekitarnya. Sosialisasi digelar Selasa, 16 Juli 2024 di Aula Heritage Hotel Rantepao […]

  • Khawatir Longsor dari Gunung Sangbua, 671 Warga Lembang Kaduaja Mengungsi

    Khawatir Longsor dari Gunung Sangbua, 671 Warga Lembang Kaduaja Mengungsi

    • calendar_month Rab, 23 Feb 2022
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, GANDASIL — Sebanyak 244 Kepala Keluarga dengan jumlah jiwa sebanyak 671 orang di Lembang Kaduaja, Kecamatan Gandangbatu Sillanan (Gandasil), Tana Toraja terpaksa mengungsi karena khawatir akan adanya tanah longsor. Jumlah ini masih bisa bertambah mengingat belum semua warga yang mengungsi datang di Posko untuk melapor, terutama warga yang mengungsi ke rumah kerabatnya di Enrekang. […]

  • Demi Selamatkan Bayi, Suster Berdarah Toraja Ini Tertimbun Puing Bangunan RS Mitra Mamuju, Berhasil Dievakuasi, Kemudian Meninggal Dunia

    Demi Selamatkan Bayi, Suster Berdarah Toraja Ini Tertimbun Puing Bangunan RS Mitra Mamuju, Berhasil Dievakuasi, Kemudian Meninggal Dunia

    • calendar_month Ming, 17 Jan 2021
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, MAMUJU — Nama lengkapnya Natsyelia Paulus Ake. Biasa disapa Suster Mia. Sudah sekitar dua tahun bekerja di RS Mitra Manakarra Mamuju, Sulbar. Meski kedua orang tuanya tinggal di Tobadak, Mamuju. Namun aslinya mereka berasal dari Palipu, Kecamatan Mengkendek, Tana Toraja. Saat gempa bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter mengguncang wilayah Mamuju dan Majene pada pukul […]

  • Balita 3 Tahun Korban Jembatan Putus di Rindingallo Ditemukan

    Balita 3 Tahun Korban Jembatan Putus di Rindingallo Ditemukan

    • calendar_month Ming, 21 Mei 2023
    • account_circle Admin Kareba
    • 0Komentar

    KAREBA-TORAJA.COM, RINDINGALLO — Zheina, 3 tahun, balita yang menjadi korban jembatan putus di Lembang Lempo Poton, Kecamatan Rindingallo, Toraja Utara, ditemukan. Zheina ditemukan meninggal dunua dan mengapung di permukaan air, tepat di bawah Jembatan To’nanna, Lembang Maiting, sekitar 3 kilometer dari lokasi insiden. Untuk diketahui, delapan orang warga yang melintas di jembatan gantung Buntu Lepong, […]

expand_less